Sabar Tak Berujung

Sabar Tak Berujung
Episode 125


__ADS_3

"Iya, sebodoh-bodoh nya orang pasti mengerti apa hubungan mereka sebenarnya, apalagi tadi dia sendiri yang bongkar, belum di tanya sudah banyak yangvdi katakannya." jawab aldi saat masih dalam perjalanan pulang.


Ketika mereka sampai di rumah, Via, misya dan juga Aldi menghampiri ibunya, dan tanpa memandang marcel.


Marcel pun tidak bertanya bagaimana kondisi ketika di rumah marni, karena marni sudah memberitahu bahwa anak-anaknya tidak melakukan hal di luar batas.


"Bagaimana? Apa dia mengakui semua nya kepada kalian?." jasmine langsung bertanya ketika Aldi, Via dan Misya menghampiri diri nya.


"Tidak bu, sama seperti ayah, meskipun mereka sama-sama tidak mengakui nya, Via sangat yakin mereka saling mencintai, anak kecil saja tahu kalau sudah menggunakan nama my love di hp nya pasti berpacaran. Untuk apa menutupi lagi, semua orang sudah tahu kok." jawab Via.


"Iya bu, sekarang keputusan kami serahkan kepada Ibu, jika ibu tidak ingin bersama ayah lagi terserah, kami yang akan bekerja keras untuk ibu. Kali ini kami tidak ingin melihat ibu menangis terus menerus hanya untuk di sakiti oleh orang yang tidak berguna dalam hidup ibu, orang yang hanya akan menjadi beban untuk ibu,Dia saja sudah tidak menginginkan anak pertamanya hanya karena wanita nya itu." ucap Aldi kesal, karena ia pun sudah di buang oleh ayah kandungnya sendiri.


Seketika Marcel meneteskan air mata mendengar ucapan Aldi, ia menyesal telah mengucapkan hal yang tidak pantas ia katakan dengan darah dagingnya sendiri.

__ADS_1


Kemudian Aldi meninggalkan rumah jasmine dan Marcel karena sudah benci melihat Marcel yang rela mengatakan hal tak pantas kepada anaknya.


"Jujur, Via kecewa dengan ayah, ayah memimpin di luar sana sangat baik, tetapi ayah gagal menjadi pemimpin dalam rumah tangga ayah sendiri, ayah menyakiti anggota keluarga ayah, yang pada akhirnya ayah pun akan kembali kepada keluarga ayah sendiri. sekarang kami sudah tidak bisa membela siapa-siapa lagi, keputusan ada di tangan ibu." ucap via sambil memandang Marcel.


"Aku pun sudah muak, sekarang biar kan kita hidup masing-masing Long, kamu pun sudah memilih wanita itu di banding kami. Terserah, aku sudah tidak peduli." jasmine menyaut tetapi Marcel tidak sanggup berkata apa-apa karena ia tahu memang sepenuh nya kesalahannya.


"Kenapa kamu diam saja? Sekarang silahkan pergi, dulu kamu datang dengan sehelai baju, pergi pun kamu dengan sehelai baju juga." Jasmine telah habis kesabaran.


"Maafkan aku jasmine, kita bisa memperbaiki semua dari awal lagi jasmine." Tiba-tiba Marcel berkata setelah beberapa menit tanpa kata.


Batin jasmine, "Apakah hari ini adalah hari terakhir ku untuk berstatus istri."


"Jasmine, tolong beri aku kesempatan terakhir lagi jasmine." Marcel memohon untuk bisa memperbaiki semua nya.

__ADS_1


"Aku tidak ingin mendengar apapun lagi Long, kamu bawa saja harta benda kesayanganmu itu." jasmine membiarkan Marcel untuk membawa sound sistem nya.


Marcel menyadari kesalahannya dan saat itu ia pulang ke rumah orang tuanya untuk menyendiri karena kesalahannya.


Ketika Marcel turun dari rumah, jasmine sama sekali tidak ingin memandang wajahnya.


Sesampainya ia ke rumah orang tuanya sampai tengah malam, orang tuanya bertanya .


"Ada apa Marcel, kamu terlihat murung?." tanya sang Ibu.


"Tidak bu, aku hanya pusing saat ini." jawab Marcel tertunduk.


"Ini sudah larut malam, apa kamu tidak pulang?." tanya Ibunya kembali.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2