Sabar Tak Berujung

Sabar Tak Berujung
Episode 84


__ADS_3

Beberapa hari setelah memberitahu jasmine bahwa misya mau ikut MTQ, tiba-tiba marcel mengajar misya untuk pergi mendaftar sebagai peserta.


"Misya mau ikut lomba tilawah ngak?." ucap marcel menawarkan misya.


"Mau dong yah, rencana Misya memang ingin ikut." jawab misya tersenyum.


"Ya sudah, sekarang kita daftar yuk!." marcel mengajak misya detik itu juga.


"Sekarang yah? Memangnya sudah buka ya?." tanya misya heran karena marcel terlihat sangat buru-buru.


"Iya lah sekarang. Kalau besok keburu penuh Nak." jawab marcel.


"Iya ayah, Baiklah kita daftar sekarang." ucap Misya dan bersiap untuk mendaftarkan diri sebagai peserta lomba.


Keesokan harinya di malam pembukaan MTQ tersebut, bahwa seorang Bidan juga ikut di undang dala acara MTQ kali ini.


Saat itu jasmine tidak mengetahui kedatangan Bidan tersebut, Ia mendapatkan informasi kedatangan nya dari Misya yang saat itu datang menghadiri acara pembukaannya.


"Ayah, yang duduk di samping ayah itu siapa?." tanya misya ketika pulang dari acara pembukaan MTQ nya.

__ADS_1


"Teman ayah Misya, memang nya kenapa Misya?." tanya narcel kembali.


"Tidak ayah, Misya hanya penasaran saja, karena misya baru kali ini melihat wanita itu di komplek ini." jawab Misya.


"Oh, Dia bukan orang sini, di undang di acara pembukaan malam ini. Itu sebab nya kamu tidak pernah melihatnya Misya." ucap marcel.


Misya tidak menyangka kalau wanita yang ia lihat adalah wanita yang saat ini sedang dekat dengan ayahnya marcel.


Setelah marcel menjelaskan, Misya hanya menganggap itu teman biasa, dan tidak berpikir bahwa ia adalah wanita yang seharusnya bertemu dengan jasmine pada saat jasmine mengintai kemarin.


Setelah selesai acara pembukaannya, Misya dan Marcel pulang dan istirahat karena harus mempersiapkan malam berikutnya.


"Lumayan ramai bu, dan tadi juga ada kedatangan tamu yang tidak pernah misya lihat, tapi itu teman ayah." ucap Misya mengatakan kedatangan wanita tersebut.


"Siapa? Pak Camat ya?." jasmine mengira yang di maksud Misya adalah teman pria dari marcel.


Jasmine tidak menyangka bahwa yang di maksud oleh Misya adalah seorang Bidan.


"Bukan. Tapi Bapak Camat juga hadir kok Bu." jawab Misya memberikan sedikit bukti bahwa marcel sedang dekat dengan seseorang.

__ADS_1


"Siapa lagi kalau bukan pak Camat. Setahu ibu, ayahmu sekarang lagi dekat banget tu dengan pak Camat, sampai-sampai di acara apapun ayah mu selalu di ajak oleh Camat yang di ujung Komplek kita ini." ucap Jasmine.


"Kali ini teman ayah seorang wanita Bu. Katanya dia bekerja sebagai seorang Bidan, tetapi apa pentingnya dia ya bu, kok bisa di undang di acara MTQ di komplek ini?." Misya mulai membuat jasmine curiga.


"Seorang Bidan? Rasanya tidak mungkin kalau Bidan Fitri yang di undang." ucap jasmine mengira Bidan yang di tugaskan di komplek mereka.


"Bukan bu, tadi yang datang bukan Bidan Fitri. Kalau Bu Fitri, Misya kenal. Karena kan suaminya guru kami waktu SMP." jawab Misya.


"Jadi siapa?." jasmine semakin penasaran, dan berpikir bahwa benar wanita ini yang sedang dekat dengan marcel.


Jasmine berpikir dalam acara ini, ia mengusahakan untuk datang, bahkan pada malam terakhir pun ia berpikir harus datang.


"Misya ngak tahu bu, mungkin teman lama ayah kali ya." jawab Misya.


"Emangnya dia ngaji ya tadi ketika pembukaan?." tanya jasmine kembali untuk memperjelas kecirigaannya.


"Tidak, ia hanya duduk dan juga tidak ikut memberi sambutan, dia hanya duduk saja di samping ayah." jawab Misya membuat jasmine panas.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2