
"Sudahlah ibu, berhentilah menangis!." pinta Via kepada ibunya.
Tetapi ibunya tetap menangisi nasib nya yang malang ini, mengalami hal yang sama untuk kesekian kalinya.
"Via akan kembali lagi, sekarang Via mau menyimpan belanjaan dulu ya bu." ucap Via kepada ibu dan jasmine hanya mengangguk sebagai jawabannya.
Via bergegas menyimpan belanjaannya, dan memantau ayahnya lari ke mana sementara.
Ternyata marcel ke luar rumah dan menelpon kakek nya atau mertua jasmine.
"Ayah, tolong datang ke sini, jasmine marah besar kepada ku." pinta marcel saat di telpon.
Saat marcel menelpon, Via mendengar bahwa ayahnya mengadu kepada kakeknya, dan ia langsung mengatakan kepada jasmine agar segera menghubungi kakek dari sebelah ibunya.
"Bu, tidak sengaja Via dengar bahwa ayah menelpon kakek dan meminta untuk datang ke sini." ucap Via kepada jasmine yang sedang bersedih.
"Kalau begitu sekarang kamu hubungi kakekmu juga, minta dia untuk datang dan bilang kepada kakek mu untuk mengajak pak abu sebagai penengah nya nanti." ucap jasmine berfirasat akan terjadi sesuatu dan dengan cepat mengambil langkah untuk meminta Pak Abu untuk hadir.
"Memangnya kenapa bu, kenapa meminta kakek untuk datang juga dengan pak Abu?." tanya Via yang polos.
"Sudahlah Via lakukan saja yang ibu minta." jawab jasmine dengan nada sedikit tinggi.
"Baik ibu. Via akan menghubungi kakek." ucap Via ketakutan tidak pernah melihat ibunya marah.
__ADS_1
Tidak membuang waktu, Via segera menghubungi pak De nya untuk menyampaikan kepada kakek nya agar segera datang.
"Pak De, sekarang kakek ada di rumah tidak?." tanya Via kepada adik ibunya itu.
"Ada, ada apa Via?." tanya pak De Via.
"Ibu bilang, kakek ke rumah sekarang ya, ajak Pak Abu juga karena sekarang, ayah dan Ibu sedang bertengkar dan melanjutkan pembahasan tadi malam.
" Baiklah Via pak De akan sampaikan kepada kakekmu." jawab adik kandung jasmine.
Setelah menutup telponnya, sang adik langsung mengatakan kepada kakek Via.
"Yah, kakak meminta ayah untuk ke rumah nya sekarang bersama pak Abu." ucap Adik jasmine menyampaikan pesan nya kepada ayahnya.
"Kurang tahu yah, di suruh datang bersama pak Abu juga." ucap Adik kandungnya.
"Datang saja lah yah." ucap Ibunya menyusul.
"Iya bu, ayah mau siap-siap dulu setelah itu ke rumah pak abu untuk mengajaknya." jawab ayah kandung jasmine.
"Iya ayah." jawab anak dan istrinya.
Setelah ayahnya siap untuk pergi, ia ke rumah pak Abu terlebih dahulu.
__ADS_1
"Bu, jasmine meminta kita untuk ke rumahnya sekarang." ucap Ayah jasmine yang kebetulan bertemu pak abu tepat di depan rumahnya.
"Ada apa lagi?." tanya pak Abu.
"Ada apa lagi bagaimana maksud nya?." tanya Ayahnya karena belum mengetahui ada pertemuan di rumah jasmine waktu itu.
"Ya ada masalah apa lagi setelah malam itu." jawab pak Abu sambil bersiap untuk pergi.
"Jasmine belum cerita kepada kami, jadi saya belum tahu masalahnya ini pak." ucap Ayahnya mulai gelisah akan terjadi sesuatu kepada anaknya jasmine.
"O ya? belum cerita ya?. mungkin sekarang jasmine belum siap cerita pak." jawab Pak Abu.
"Iya kamu benar. Apa sekarang kamu sudah siap pak?." tanya Ayahnya.
"Sudah. Ayo berangkat!." ajak pak Abu karena sudah selesai bersiap.
"Ayo." jawab ayah jasmine.
Sesampainya di rumah jasmine, mereka melihat jasmine sudah menangis dan marcel tidak ada di ruang tamu.
"Ada apa ini jasmine?." tanya ayahnya terlihat bingung, berbeda dengan pak Abu, ia sudah mengetahui jasmine menangis sudah pasti karena marcel.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1