
Sesampai nya di rumah, marcel belum memberi tahu misya tentang niatnya ingin membeli HP untuk misya.
"Yah, kapan kita beli HP, Misya lagi banyak tugas yang harus di kerjakan, sampai-sampai misya harus nebeng teman misya untuk menyelesaikan tugas sekolah." tanya Misya ketika ayah nya sedang duduk santai di ruang tamu.
"Doakan saja ayah ada rezeki lebih ya Misya, ayah sedang berusaha untuk itu." Marcel sengaja tidak memberitahukan niat nya untuk mengajaknya langsung dan memilih sesuai seleranya.
"Iya yah, Misya doakan ayah dilimpahkan rezeki dan selalu di berkahi. Aamiin." ucap Misya berdoa di depan Marcel sambil mengangkat kedua tangannya dan mengarahkan kebagian wajahnya.
"Aamiin." marcel juga mengikuti pergerakan Misya.
Setelah itu Misya pergi menghampiri jasmine dan berkata.
"Bu, barusan Misya tanya ayah lagi, kapan mau belikan Misya HP, tapi ayah minta di doakan biar rezekinya lancar. Misya malu bu setiap ada tugas misya selalu nebeng HP orang untuk menyelesaikannya." ucap Misya mengadu kepada jasmine.
"Sabar Misya, mungkin sekarang ayahmu memang belum punya uang, nanti kalau sudah punya pasti di belikan." jawab jasmine mencoba memberi pengertian.
"Tapi sampai kapan bu? Misya kan sangat memerlukannya." Misya masih saja mengadu.
"Ya sabar sayang, kamu rajin-rajin berdoa agar ayah mu segera mendapatkan rezeki nomplok dan bisa belikan kamu HP baru." jasmine sebenarnya tidak yakin jika Marcel bisa membelikan Misya HP baru, karena untuk makan saja ia tidak bisa penuhi.
__ADS_1
"Misya selalu berdoa kok untuk ayah dan ibu, mungkin belum di kabulkan kali." jawab Misya bersedih.
"Misya kalau kamu ada tugas sekarang, tidak masalah jika kamu mau pinjam HP kakak dulu, mumpung kakak belum pulang ke kota orang." ucap Via memcoba meminjamkan HP miliknya.
"Tapi kakak kan perlu juga untuk mengerjakan skripsi kakak, Misya lihat kakak selalu browsing juga kan?." tanya misya ragu untuk meminjam HP milik Via.
"Kakak bisa gunakan laptop saja dulu, sementara kamu bisa pakai HP kakak." jawab Via.
"Bener ya kak?." tanya Misya lagi.
"Iya benerlah, kenapa harus bohong coba." jawab Via.
"Ya sudah, nanti malam Misya pinjam dulu ya
"Iya Misya." jawab Via.
Keesokan harinya tiba-tiba Marcel mengajak mereka berdua pergi untuk membelikan Misya HP.
"Via, Misya ayo kita pergi beli HP!." ajak Marcel .
__ADS_1
"Hah... ayah serius?." tanya Misya.
"Iya serius, ayo cepat." ucap Marcel.
"Kak ini beneran ngak sih kak?." tanya Misya hampir tidak percaya.
"Ngak tau, tapi kenapa kakak juga harus ikut?." tanya Via.
"Ngak tahu kak, ayo kak siap-siap?!." ajak Misya sangat bersemangat.
"Cepat ya ayah tunggu di depan sekarang." ucap Marcel sambil berjalan menuju teras.
"Iya ayah, tunggu sebentar, Via dan Misya ganti baju sebentar." ucap Via sambil mengganti baju mereka.
Sambil menunggu Marcel menyalakan sepeda motor mereka dan melihat bensin motornya.
"Ibu, kami pergi dulu ya, ayah ajak kami pergi beli HP buat Misya, tapi benar atau tidak kita lihat nanti saja." ucap Via kepada jasmine.
"Oh iya Via, kalian hati-hati di jalan, nanti pulang tolong bilang ayahmu belikan ibu kue di tempat biasa kita beli ya." pinta jasmine untuk dibelikan kue langganan nya.
__ADS_1
"Iya bu, nanti Via sampaikan." Via dan Misya langsung menuju teras rumah dan menghampiri Marcel.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰