Sabar Tak Berujung

Sabar Tak Berujung
Episode 24


__ADS_3

Marcel merasa cemas, karena ia khawatir dengan keadaan Jasmine yang sekarang tidak sadarkan diri.


Apalagi sewaktu Jasmine melahirkan ia tidak berada di samping jasmine.


Dengan kecepatan tinggi ia mengendarai sepeda motornya agar cepat sampai ke rumah sakit.


Setibanya di rumah sakit, ia bertemu dengan Pak Ridho tetangga nya di rumah sakit dan pak Ridho berkata, "Jasmine sekarang sedang kritis, kata dokter ia harus istirahat dalam waktu beberapa jam, sekarang ia membutuhkan donor darah Cel." ucap Pak Ridho.


"Ya Allah apa yang aku lakukan. Istri ku sedang memperjuangkan nyawanya tetapi Ada apa dengan ku. Aku meninggalkannya saat ia berjuang." Marcel memegang kepalanya dengan kedua tangannya, sesaat menyadari kesalahannya.


Tetapi semua percuma, semua sudah terjadi. Maria yang juga ikut ke rumah sakit juga merasa bersalah dengan Marcel, karena telah meminta nya untuk mengantar nya sedang kan Maria sendiri tahu bagaimana keadaan Jasmine.


"Cel, kamu yang sabar ya, Aku benar-benar minta maaf kepada ku. Ini semua salahku." Maria merasa bersalah .


"Ini bukan salah mu." ucap Marcel dengan Nada lembut.


Aldi dan Via menyaksikan penyesalan ayah nya karena telah meninggalkan istri nya yang sedang kritis saat ini.


"Ayah bersabar lah, kita doakan saja yang terbaik untuk ibu." Ucap Aldi dan mengelus punggung ayah nya.

__ADS_1


"Iya Nak." Marcel memeluk putra dan putrinya.


Marcel mencoba menghubungi rekan-rekannya, teman nya untuk meminta bantuan, mungkin saja Ada golongan darah yang cocok dengan Jasmine Istri nya.


Rekan kantor tempat ia bekerja semua tidak Ada yang cocok dengan golongan darah Jasmine.


Akhir nya Marcel mendapat bantuan dari teman lama nya yang sekarang sudah menjadi seorang polisi, yang mempunyai golongan darah yang sama dengan Jasmine.


Marcel membagikan cerita nya bahwa saat ini ia membutuhkan golongan darah untuk Istri nya sebanyak 2 kantong.


"Istri mu sakit apa Cel?." tanya Dedi temannya yang menjabat sebagai polisi itu.


"Golongan darah AB, kebetulan saya sendiri golongan darah tersebut Cel, sekarang kamu di rumah sakit mana?." tanya Dedi dengan cepat ia siap mendonorkan darah nya untuk istri Marcel.


"Benarkah?. Kamu mau mendonorkan untuk istriku Pak Dedi? sekarang kami sedang di rumah sakit Medica." tanya Marcel merasa lega mendengar nya.


"Iya Cel, aku akan cek dulu nanti." jawab Dedi.


"Baik lah pak. Terimakasih banyak ya pak, saya tunggu di rumah sakit ya pak." ucap Marcel terharu karena sudah mendapatkan pendonor.

__ADS_1


"Kita sudah mendapatkan pendonor untuk ibu mu nak." ucap Marcel memberi tahu kepada Aldi dan Via.


"Alhamdulillah." jawab Aldi dan Via bersamaan sambil mengusap wajah nya.


Merasa sedikit lega Marcel dan keluarga, Marcel menunggu Jasmine di luar ruangan karena sekarang keadaan Jasmine masih lemah.


"Aldi, Via kalian pulang saja, jaga adikmu, nanti nenek akan datang menemani kalian di rumah dan ayah akan menemani ibu mu di sini." ucap Marcel karena anak nya sudah bisa di bawa pulang karena kondisi bayi sehat.


"Baik lah ayah." jawab Aldi dan Via.


"Via, Ayo kita ke ruang bayi dan bilang ke perawat untuk membawa adik kita pulang." ucap Aldi dengan cepat pergi ke ruang bayi.


"Ayo kak." jawab Via.


Sedang kan Maria pulang bersama dengan pak Ridho karena Marcel tidak ikut pulang.


"Pak Ridho saya boleh pulang dengan bapak tidak, soalnya saya ke sini bersama dengan pak marcel." tanya Maria kepada Pak Ridho


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2