
"Iya ibu, aku tidak ingin ia kepikiran dengan masalah kami." jawab jasmine kepada Ibunya.
"Ingat jasmine, kamu harus sabar, jika benar kalau Marcel selingkuh bicarakan baik-baik, jangan sampai salah bicara." ucap Ibu mengingatkan agar jasmine menjaga perkataannya karena khawatir akan jatuh talak jika salah bicara dan terlalu emosi.
"InsyaAllah jasmine akan hati-hati bu." jawab jasmine.
Sepulangnya jasmine dari rumah orang tuanya, Marcel juga sudah pulang dari bekerja dan sedang duduk di kursi tamu sendirian.
"Dari mana kalian?." tanya marcel ketika jasmine dan anak-anak sampai rumah.
"Dari rumah Nenek dan Kakek yah." jawab putri bungsunya.
"Ngapain?." tanya Marcel karena merasa takut sang mertua akan memberitahu kepada jasmine karena kebetulan rumah mertuanya berdampingan dengan rumah pak abu sebagai pemuka agama tersebut.
"Ya main lah. Kenapa memangnya?." jawab jasmine dengan nada tinggi.
Marcel mulai khawatir bahwa jasmine sudah mengetahui semuanya, karena Marcel sangat yakin mertuanya sudah mengetahui peristiwa yang terjadi kepada Marcel malam itu.
__ADS_1
"Tidak, tidak biasanya kalian ke sana pada siang hari, apa ada sesuatu yang terjadi?." tanya Marcel mencari tahu apakah jasmine sudah mendapat informasi mengenai pemukulan yang di alaminya.
"Seharusnya aku yang bertanya begitu Cel. Apa ada sesuatu yang terjadi antara kamu dan Maria?." tanya jasmine to the point.
"Apa yang terjadi kepadaku dan Maria? tidak ada yang terjadi. Kamu kenapa, datang-datang sudah bertanya yang aneh-aneh." jawab Marcel masih ingin menyembunyikannya.
"Ayah dengan ibu kenapa bahas tetangga kita kak?." Tiba-tiba si bungsu bertanya kepada Via karena mendengan jasmine menyebut nama Maria tetangganya.
"Sudah dik, diam saja nanti ayah dan ibu dengar." jawab Via sambil menyimak perkataan orang tuanya.
"Kamu masih saja mengelak. Sudah jelas bahwa tinjuan Jimmy untuk mu karena ia marah dengan kelakuan kalian, yang berani mengkhianati kami." ucap jasmine berkaca-kaca menahan kesedihan.
" Sudahlah marcel, jangan terus-terusan mengelak, kita buktikan saja nanti kebenarannya karena saat ini aku benar-benar tidak bisa percaya dengan apa yang kamu katakan." ucap jasmine dan langsung pergi berjalan menuju dapur.
"Jasmine, tunggu." Marcel meminta jasmine untuk mempercayainya.
"Apa lagi Cel. Aku sudah lelah mendengar kebohongan yang kamu ciptakan." jawab jasmine tidak semangat.
__ADS_1
"Tolong percaya kepadaku jasmine." pinta Marcel sambil memohon.
"Maaf Cel, aku hanya ingin sendiri saat ini, jadi tolong jangan ganggu aku." jawab jasmine.
"Jangan lakukan itu jasmine. Tolong jangan bersikap seperti itu kepada ku." Marcel masih meminta dan memohon kepada jasmine tetapi jasmine memilih untuk pergi dan mencari kegiatan lain di dapur.
Jasmine tidak menghiraukan Marcel, saat duduk di depan pintu yang ada di samping rumah di ruang dapur, berpikir bagaimana cara ia mengetahui yang sebenarnya tanpa harus bertanya kepada orang lain.
Sehingga akhir nya jasmine menemukan cara untuk membuat keduanya bicara yang sebenarnya.
Jasmine berpikir akan mengundang pemuka agama, RT terdekat dan juga mengundang Maria tanpa sepengetahuan Marcel. Tetapi ia membuat Marcel tidak ke mana-mana pada saat sidang yang di adakan di rumahnya tanpa kehadiran Jimmy.
Keesokan harinya Jasmine meminta pak abu untuk mengajak pemuka agama yang lain menjadi saksi serta meminta Maria untuk datang ke rumah Marcel.
Tanpa sepengetahuan Marcel, semua pemuka agama termasuk Maria juga hadir di rumah mereka.
Kedatangan semua orang membuat Marcel bingung.
__ADS_1
*****Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰*****