
Marcel selalu keluar dengan teman masa kuliahnya, pulang sering larut malam.
Sepulang dari keluar, marcel sibuk dengan HP nya, dan uang gaji yang ia punya tidak lagi di serahkan kepada Jasmine.
Sehingga Jasmine sangat merasakan perubahan nya, tanpa harus bertanya, melihat sifat nya saja sudah kelihatan bahwa ia memang tidak bisa berubah.
"Aku rasa ia memang tidak bisa berubah." Batin Jasmine saat sendiri di kamar nya.
Keesokan harinya marcel bangun tidur agak kesiangan, sehingga ia telat datang ke kantor.
"Cel, bangun. Apa kamu tidak bekerja hari ini?." tanya Jasmine ketika sadar marcel belum bangun.
Pertama kali membangunkan marcel, marcel tidak menghiraukan karena ia masih terasa sangat ngantuk.
"Cel, bangun! Ini kan hari Kamis, kamu kerja kan?." Jasmine tetap membangunkan marcel karena ia tahu saat itu marcel tidak libur.
"Cel, sekarang sudah jam 8, apa kamu tidak bekerja!." ucap Jasmine ke 3 kalinya.
"Apa? jam berapa sekarang?." tanya marcel terkejut.
"Sudah jam 8. Kamu ngak kerja?." tanya Jasmine sekali lagi.
"Kerjalah. Kenapa kamu tidak membangunkan ku." jawab marcel dengan nada marah karena sudah pasti terlambat datang ke kantor.
"Biasa bangun sendiri. Makanya kalau tidur jangan suka larut malam. keluar juga pulang seperti tidak ingat waktu, padahal sudah tahu sendiri mau kerja." ucap Jasmine dengan nada marah juga kepada marcel.
"Hah." ucap marcel kesal.
Marcel bergegas bangun dan langsung mandi, sampai-sampai ia lupa untuk membawa handuk ke kamar mandi.
__ADS_1
"Misya." panggil marcel.
"Iya ayah." jawab misya.
"Tolong ambil kan handuk ayah misya." ucap marcel tidak berani meminta Jasmine mengambilkan handuknya.
"Iya ayah." Misya langsung mengambilkan handuk ayahnya.
Marcel sangat terburu-buru, setelah mandi dan bersiap, dengan cepat Marcel berangkat untuk bekerja.
"Ayah kenapa bu?." tanya misya.
"Ayahmu kesiangan misya, makanya buru-buru begitu." jawab Jasmine.
"Oh pantesan. Sampai handuk mandi saja lupa bawa." ucap misya.
Ketika sampai di kantor, marcel segera masuk ke ruangan nya dan tidak lupa untuk absen terlebih dahulu.
Kebetulan hari ini pekerjaan nya sangat banyak, sehingga ia harus menyelesaikan sebelum jam pulang.
Pada saat makan siang marcel tidak keluar untuk makan, tetapi ia memesan makanan secara online dan makan di ruang kerjanya sambil menyelesaikan pekerjaannya.
"Bu, ayah makan siang di rumah ngak ya?." tanya Via.
"Kurang tahu Via, sepertinya tidak, kalau pun pulang, pasti jam segini sudah datang. memangnya kenapa?." tanya Jasmine kembali.
"Hm, Via ingin makan siang bersama ayah juga bu." jawab nya sambil menunduk.
"Oh, lain kali kan bisa. Tidak perlu sekarang juga kan? Mungkin saja sekarang ayahmu sedang sibuk. Jadi tidak bisa pulang dan makan siang di rumah." ucap Jasmine memberi pengertian kepada Via.
__ADS_1
"Iya bu, tidak apa. Bu, kita telpon kakak yuk. Kira-kira sekarang kakak sudah selesai apa belum ya skripsinya." jawab Via.
"Boleh Via, sudah lama sekali ibu tidak bicara kepada kakakmu." ucap Jasmine.
"Iya bu, sebentar ya."
Tut... Tut... Tut...
"Halo." jawab Aldi ketika Via menelpon.
"Halo kak, apa kabar sekarang kak?." tanya Via memulai telponnya dengan aldi.
"Alhamdulillah baik, O iya bagaimana keadaan ibu dan ayah di sana?." tanya Aldi kembali.
"Sehat kak, ini ibu mau bicara kak." sambil memberikan HP nya kepada Jasmine.
"Ini bu." ucap Via kepada Jasmine.
"Halo Aldi, bagaimana keadaan mu?." tanya jasmine.
"Alhamdulillah aku baik-baik saja bu, Aldi harap ibu juga sehat di sana." jawab Aldi.
"Alhamdulillah sehat, ayahmu juga sehat. Uang mu masih ada atau tidak Aldi?." tanya jasmine.
"Masih kok untuk beberapa hari ke depan bu, jika sudah habis Aldi pasti menghubungi Ibu he." ucap Aldi sambil tertawa.
"Baiklah Aldi, terus skripsi mu sudah sampai di mana?." tanya Jasmine lagi.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1