Sabar Tak Berujung

Sabar Tak Berujung
Episode 88


__ADS_3

Telelet.. Telelet.. Telelelet..


"Halo." ucap marcel menjawab telpon tersebut.


"Lagi di mana sekarang." tanya Marni si Bidan yang sedang dekat dengan marcel.


"Ini lagi di mall dengan Via." sambil mengarahkan ponselnya ke arah Via.


"Lagi cari baju ya Via, O iya Apa kabar nya di sana?"


tanya marni.


"Iya lagi pilih-pilih. alhamdulillah baik." jawab Via berusaha singkat.


"Pilih untuk ayahmu yang ada kerahnya ya Via." Bidan tersebut merintah Via.


"Ini siapa ayah sih, berani nya merintah begitu." batin Via.


"Soalnya ayah mu lebih cocok memakai baju yang ada kerahnya, itu seperti nya bagus warna biru dan warna bata." ucap marni kepada Via.


Batin Via, "Ini kenapa sih ibu ini, sok tahu selera ayah, padahal bukan siapa-siapanya ayah."


Via sebenarnya tidak menyukai marni yang menelpon ayahnya ketika mereka sedang di mall.


Tetapi ia membiarkan mengalir begitu saja, mungkin mereka hanya teman dekat pikir Via.

__ADS_1


"Oh begitu ya bu, baiklah bu, via coba minta ayah sesuaikan ukurannya dulu." jawab Via berpura-pura merespon baik karena menganggap marni adalah teman marcel.


"Seperti nya ukuran L itu sesuai deh Via." ucap marni lagi, menunjukkan bahwa dirinya sangat mengenal marcel dengan baik.


"Via cari dulu ya." jawab Via singkat.


"Via, coba tanya ibu mau sendal yang seperti apa?." ucap marcel berniat untuk membelikan marni, membuat Via berpikir bahwa sebenarnya ini bukan pertemanan biasa.


Batin Via, "Ini kenapa jadi begini sih, seharusnya ayah belikan untuk ibu dong."


"Untuk apa yah? ayah mau belikan untuk ibu itu? Kenapa tidak belikan untuk ibu di rumah saja." tanya Via langsung to the point.


"Bukan begitu Via, Ibu marni tadi mau titip katanya." ucap marcel berbohong kepada Via, dan dengan gampangnya Via percaya karena bisa di bilang Via masih sangat polos.


"Memangnya ayah tahu ukuran kaki nya berapa?." tanya Via.


"Baik ayah." Via segera menuju kasir dan langsung menyerahkan uang untuk membayarnya.


Setelah selesai membayar 3 pcs pakaian, Via dan marcel langsung pulang menuju hotel merpati kembali.


Ketika mereka sampai di hotel tersebut, Marcel menghubungi Jasmine dan bercerita bahwa mereka baru saja dari mall.


Tut... Tut... Tut...


"Halo Yah." jawab Misya yang menjawab telpon dari marcel.

__ADS_1


"Halo Misya, kamu lagi apa?." tanya marcel sebelum menyerahkan telponnya kepada Via.


"Misya lagi santai saja di rumah yah, ada kakak ya di situ yah?." Misya menanyakan Via.


"Ada ni, ibu mu kemana?." tanya marcel kembali.


"Ada di belakang yah." Misya pun memanggil Jasmine saat itu juga.


"Bu ayah telpon nih." teriak misya kepada Jasmine.


"Iya sebentar." Tidak lama setelah itu Jasmine langsung menghampiri misya.


"O sudah ketemu Via ya?." tanya Jasmine kepada marcel.


"Ini Via ada di sini, Via belanja ni." marcel memperlihatkan Via dan duduk berdampingan.


"Bu, via di belikan baju kaos untuk santai ni bu, lagi promo murah. tapi untuk ibu Via tidak pilihkan karena harga nya lumayan juga, tapi ayah beli 2 bu." ucap Via bercerita tentang belanjaannya tetapi ia tidak berani cerita soal Bidan marni yang menelpo ayah nya ketika di mall.


"Kok ngak pilihkan untuk ibu dan misya di sini. Ayahmu beli 2 banyak sekali." tanya Jasmine dan marcel langsung menjawab nya.


"Kan ayah tidak bawa pakaian, jadi tadi ayah beli 2 buat ganti." jawab marcel sambil tertawa.


"Kenapa ngak bawa, padahal sudah tahu nginap, alasan saja ya kan Via." ucap Jasmine menjawab candaan marcel.


"Ngak lah kan ayah ngak bawa banyak pakaian." jawab marcel dan langsung meninggalkan Via bicara dengan jasmine.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2