
"Ibu hanya memikirkan Via kakak mu, bagaimana keadaan nya di sana." Jasmine berusaha menutupi nya dari misya apa yang sedang ia pikirkan saat ini.
"Ibu kangen ya sama kakak. Ayo sekarang kita telpon saja." ajak misya untuk menghubungi Via.
"Boleh juga, mungkin belum berangkat kuliah kakak mu." ucap Jasmine akhirnya menyetujui.
"Iya bu."
Tut... Tut... Tut..
"Halo bu." jawab Via ketika di telpon oleh Jasmine.
"Halo Via, bagaimana kabarmu di sana?." tanya Jasmine mengenai keadaan Via.
"Alhamdulillah baik bu, semoga keluarga di sana juga baik-baik saja ya bu." jawab Via.
"Aamiin."
Ketika asyik mengobrol dengan Via, Via menanyakan bagaimana sekarang dengan Marcel, apakah masih suka keluar hingga larut malam.
"Bu, apa ayah masih asyik keluar hingga larut malam?." tiba-tiba Via menanyakan hal itu kepada Jasmine.
__ADS_1
"Masih. malah sekarang lebih larut dari dulu." jawab Jasmine.
"Terus ayah tidak bilang alasan nya keluar kemana?." Via khawatir akan perasaan ibunya jika terlalu stres memikirkan kelakuan Marcel.
"Kadang bilang, kadang tidak. Jadi sekarang ibu malas untuk bertanya. Jika bertanya pun susah." jawab Jasmine.
"Loh kok begitu sih ?." tanya Via heran.
"Ya begitulah ayah mu sekarang Via, lebih sering di luar dari pada di rumah kalau malam hari." jawab Jasmine.
"Sesekali ibu tanya saja bu, ada perlu apa begitu, kok sering banget keluar." ucap Via meminta ibunya bertanya kepada ayahnya.
"Ibu bosan Via, tanya dengan kalimat itu itu saja, pertanyaan yang sama, dan jawaban ayahmu juga sama. Ibu berencana ingin mengintai ayahmu dari jauh dan jika ia berkhianat lagi, akan ibu habisi ayahmu." jawab Jasmine kesal.
"Ibu hanya bercanda Via, ibu tidak serius untuk menghabisi ayah mu. Tapi akan ibu beri pelajaran kalau benar terjadi." jawab Jasmine serius.
"Beri pelajaran yang seperti apa? kalau berakhir dengan kematian, jangan ya bu. Kami tidak ingin itu terjadi." Via masih menganggap Jasmine akan melakukannya.
"Beri pelajaran biar sadar lah Via." ucap Jasmine.
"Iya Bu. Via berangkat kuliah dulu ya bu." Via mengakhiri pembicaraan agar ibunya tidak emosi lagi.
__ADS_1
"O iya Via. Kamu hati-hati ya! belajar yang benar di sana!." Jasmine mengingat kan.
"Iya siap bu."
"Misya jaga ibu baik-baik ya!." pinta Via sebelum mengakhiri telpon nya.
"Siap dong." jawab misya semangat.
Setelah selesai menelpon Jasmine memikirkan kata-kata nya yang tadi diucapkan kepada Via, kenapa sampai begitu ia berkata.
Pada malam harinya Jasmine benar pergi mengikuti Marcel, kemana ia akan pergi.
Tetapi ia tidak mendapatkan bukti, karena marcel hanya pergi nongkrong biasa dengan teman lelakinya.
Jasmine tetap menunggu marcel selesai nongkrong, dan melihat gerak-gerik marcel selama nongkrong di cafe bersama temannya.
"Aku akan pulang sampai ia pulang juga dari sini." ucap jasmine sendiri.
Setelah beberapa jam mengintai marcel, tetap saja marcel tidak bertemu dengan seorang perempuan malam itu.
Sehingga saat marcel pulang lebih dulu dari jasmine, jasmine tetap tidak menemukan apapun malam itu.
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengant cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰