Sabar Tak Berujung

Sabar Tak Berujung
Episode 58


__ADS_3

"Semoga tidak terjadi apa-apa dirumah." Via sangat mengkhawatirkan orang tuanya yang ditinggalkan pergi belanja.


Dengan cepat Via menyelesaikan pekerjaannya untuk belanja bahan-bahan lebaran.


"Kamu dengar apa tidak Cel?." tanya jasmine sekali lagi melanjutkan percakapannya.


"Iya kenapa?." tanya marcel seperti orang bingung.


"Apa sih yang ada dalam pikiran mu? sampai-sampai aku tanya saja kamu tidak menjawab." ucap Jasmine sangat kesal.


"Kamu tanya apa tadi?." jawab marcel tampak seperti orang bingung.


"Aku minta kamu jujur kepada ku, mengenai hubungan mu dengan maria, apa masih mau dilanjutkan?." tanya jaasmine sekali lagi.


"Aku tidak ingin membahas soal ini jasmine." jawab marcel membuat jasmine kesal karena ketidak pastiannya.


"Tapi aku mau marcel! cepat katakan! " ucap jasmine dengan keras.


"Aku tidak ingin membuat semua orang tersakiti jasmine, tolong jangan desak aku untuk bicara." pinta marcel dalam keadaan lemah.

__ADS_1


"Lantas yang sudah kamu lakukan selama ini, kamu pikir tidak menyakiti perasaan semua orang. Kamu gila Cel." ucap jasmine semakin menjadi-jadi.


"Apa yang aku lakukan?." Jasmine semakin tidak habis pikir dengan jawaban marcel.


"Kamu sadar tidak Sih? Tadi malam saja kamu mau menikahi Maria, tapi sekarang berpura-pura bertanya, seolah -olah tadi malam tidak terjadi sesuatu di sini." ucap jasmine kesal.


"Aku mengatakan seperti itu mungkin karena aku ingin melindungi maria saja, tapi aku benar-benar bingung kenapa aku bisa berkata seperti itu." ucap marcel membingungkan.


"maksud kamu, tadi malam kamu tidak menyadarinya? begitu? Stop berpura-pura marcel, aku sudah muak. Sudah jelas bukti yang di tujukan kepada mu. Cobalah untuk bicara jujur sekali saja. Aku lelah mendengar kebohonganmu." jawab jasmine.


Sesaat marcel terdiam, seperti orang yang sedang berpikir, tetapi seperti orang kebingungan tujuan pembicaraannya kemana.


"Kenapa diam? jawab aku?." ucap jasmine sambil menarik kerah baju marcel, dan anehnya marcel sama sekali tidak melawan.


Prakkk....


Sebuah tamparan yang jasmine lakukan saat Via mencoba melerai mereka.


"Ibu. Jangan lakukan itu, sadar bu, Via tidak ingin ibu melukai ayah, Via tidak ingin ibu di penjara." ucap Via sangat polos, takut Ibunya akan membunuh ayahnya.

__ADS_1


Tetapi marcel tidak melawan sama sekali, dengan tubuhnya yang lemah, jasmine masih menggenggam kerah bajunya saat mereka berdiri.


Via mencoba melepaskan genggaman Ibunya dari baju ayahnya, setelah menampar ayahnya, jasmine masih ingin menghabisi ayahnya dengan tangannya sendiri.


"Ibu, lepaskan!." ucap Via mencoba melepaskan tangan jasmine.


"Tidak Via, minggir!. aku akan menghabisinya." ucap ibunya saat Via berada di tengah-tengah mereka.


"Ibu, sadar!." pinta Via dan akhirnya bisa melepaskan genggaman tangannya.


"Ayah cepat lari. Jauh-jauh sana!." pinta Via kepada marcel agar menjauhi ibunya sementara.


"Pergi saja sana, Nikahi saja wanita pujaan mu, tapi jangan harap kamu bisa kembali lagi." ucap jasmine kesal.


"Ibu, sudahlah. tenangkan hati ibu." ucap Via menenangkan ibunya.


"Kamu tidak tahu rasanya Via, saat ini ibu terasa hancur, hanya tubuh ibu nya mengharuskan kuat tetapi hati ibu, benar-benar hancur." jawab jasmine sambil menangis menyesali.


"Via ngerti ibu, cobalah untuk bertenang, semua pasti ada jalan keluarnya Bu." pinta Via dengan sangat.

__ADS_1


Ibunya menangis tertunduk, menyesali semua yang terjadi, sedangkan marcel lari kebelakang dan mencoba menelpon ayah mertua jasmine dan mengadu kepadanya.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2