
"Oh iya Boleh. Bagaimana jika suami mu lihat nanti?." jawab Pak Ridho, sebenarnya ia takut membawa Maria pulang, karena takut suami Maria salah paham, tetapi ia kasihan karena ia sedang tidak membawa kendaraan.
"Terimakasih pak. Tidak masalah pak, kan kita ke rumah sakit untuk menjenguk Jasmine. " ucap Maria tersenyum.
Pak Ridho pulang bersamaan dengan Aldi dan Via, pak Ridho dan Maria berada di posisi belakang sepeda motor Aldi untuk mengawal mereka sampai rumah.
"Via, hati-hati pegang adik mu ya, dan kamu Aldi pelan-pelan saja. Bapak akan mengikuti kalian dari belakang bersama dengan tante Maria. " ucap Pak Ridho sangat mengkhawatirkan keselamatan 3 beradik ini.
"Baik pak Ridho. Terimakasih ya pak." jawab Aldi dan Via.
Mereka langsung menuju parkiran dan pulang bersama-sama. Sedang kan Marcel menunggu pak Dedi yang mau mendonorkan darah nya.
Tidak lama setelah mereka pulang Pak Dedi dan Istri nya datang menjenguk Jasmine, tetapi mereka tidak boleh masuk.
"Cel, bagaimana keadaan istrimu?." tanya Dedi yang baru keluar dari ruang dokter untuk cek darah dan sebagai nya.
__ADS_1
"Masih lemah pak, sekarang Jasmine masih istirahat untuk memulihkan keadaannya." jawab Marcel yang masih di pintu depan ruang Jasmine di rawat.
"Kamu yang sabar ya, tadi saya sudah cek darah dan sudah di ambil darah nya, semoga Jasmine cepat sembuh dan kembali ke rumah." ucap Dedi mendoakan kesembuhan jasmine.
"Terimakasih banyak ya pak, saya tidak tahu untuk membalas kebaikan bapak dengan apa, Semoga Allah membalas kebaikan bapak." ucap Marcel bersyukur.
"Jangan begitu, kita sesama manusia memang seharusnya saling tolong menolong bukan." jawab Dedi kepada Marcel.
Setelah mendapatkan pendonor, Jasmine mulai sedikit bertenaga dan sudah bisa dikunjungi, hanya saja Jasmine belum melihat putri nya yang ke 3.
"Kapan kamu sampai sayang?." tanya Jasmine yang baru saja sadar.
"Sudah 5 jam yang lalu sayang, kamu istirahat saja dulu, kalau kamu perlu sesuatu bilang aku ya!." ucap marcel menunjukkan perhatiannya kepada Istrinya.
"Anak kita di mana sayang?." tanya Jasmine dengan mata berkaca-kaca.
__ADS_1
"Aldi dan Via sudah membawa bayi kita sayang, Anak kita alhamdulillah sehat, kamu Jangan khawatir ya, nanti Ibuku Akan menemani anak-anak, dan sementara bayi kita di beri ASI formula karena payudaramu belum Ada ASI nya sayang." ucap Marcel menjelaskan kepada Jasmine.
"Baiklah sayang. Aku kapan bisa pulang sayang, aku takut anak-anak tidak bisa mengurus adik nya yang baru lahir." jawab Jasmine mengkhawatirkan anak-anak nya.
"Sayang, kan aku sudah bilang, Ibuku Akan menginap di rumah kita, untuk jaga anak-anak sayang." ucap Marcel membuat Jasmine mengerti.
Ibu Marcel memang datang menemani Aldi dan Via serta adik nya. Tetapi tidak pernah di sangka Ibu nya hanya menjaga adik nya di kamar, untuk urusan makan minum Aldi dan Via, dia tidak peduli.
Via yang belum mengerti memasak, terpaksa memasak untuk makan sehari-hari tanpa bantuan si nenek yang masih terbilang muda dan masih sanggup mengerjakan pekerjaan rumah.
Via hanya masak apa yang dia tahu saja, masak sayur yang di oseng dan telur yang di goreng.
Tetapi nenek nya makan makanan yang di masak oleh Via tidak Ada inisiatif untuk ke dapur.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1