Sabar Tak Berujung

Sabar Tak Berujung
Episode 72


__ADS_3

Setelah mereka selesai memijit kedua orang tuanya, barulah mereka makan bersama yang kebetulan marcel juga ada setelah sekian lamanya tidak makan bersama.


"Ayah dan ibu sudah makan apa belum?." tanya Via sebelum menyajikan makanan nya.


"Belum Via. Ayo kita makan bersama!." ucap jasmine sambil menyajikan makanan satu persatu.


"Iya bu." jawab Via sambil membantu jasmine menyajikan menu makanan yang di masak oleh ibunya.


"Ayah ayo kita makan siang dulu!." ajak misya setelah mengganti seragam sekolahnya.


"Iya misya." jawab marcel dan segera berdiri menuju ruang makan mereka.


"Sudah lama sekali kita tidak seperti ini, Via senang sekali." ucap Via bergembira.


"Misya juga merasa senang, ayah nanti akan setiap hari kan begini?." tanya misya ketika akan memulai makan siang nya.


"Ayah tidak bisa janji misya, kerjaan ayah kan tidak setiap hari seperti ini. Ini kadang-kadang terjadi." jawab Marcel memberi pengertian kepada misya.


"Baiklah ayah, tapi kalau ada waktu luang ayah akan seperti ini lagi kan?." tanya Misya.


"Iya insyaAllah ayah akan begini lagi." jawab Marcel.


Setelah Asyik berbicara Marcel dan keluarga nya memulai makan siang dengan kebersamaan yang tidak seasyik dahulu.

__ADS_1


Mereka banyak terdiam, ketika sedang makan, Marcel yang fokus dengan makanan yang ada di depannya.


Melihat kedua orang tua mereka saling tidak bicara, Via dan misya juga ikut tidak bicara karena merasa takut, hanya saling berpandangan.


Setelah selesai makan siang, Marcel langsung ke ruang tamu kembali, untuk menikmati segelas air dan satu buah rokoknya.


"Bu, apa ibu dan ayah habis bertengkar?." tanya Via karena sepanjang makan siang mereka tidak saling bicara.


"Tidak, alangkah lebih baik ketika sedang makan jangan banyak bicara Via." jawab jasmine kepada Via.


"Iya sih. tapi hari ini sepertinya beda bu dari sebelumnya." ucap Via merasakan bahwa ayah dan ibunya habis bertengkar.


"Beda bagaimana Via? sudahlah selesaikan makan siangnya sekarang ya." jawab jasmine.


Setelah semuanya selesai dan membereskan sisa makanan, Via dan misya ke kamar masing-masing.


"Perut kenyang matapun ngantuk." ucap Misya sambil menutup mulutnya.


"Jangan langsung baring ya misya, nanti perut mu gendut." ucap Via sambil tertawa.


"Ngak gendut kok, ni liat ngak gendut kan?." ucap Misya dengan sombong.


"Jangan begitu ngomongnya, nanti beneran gendut baru tau rasa. habis makan jangan langsung baring misya! tidak baik untuk kesehatan." jawab Via.

__ADS_1


"Iya Iya." ucap Misya.


Beberapa jam kemudian, jasmine juga merasa ngantuk dan tertidur di depan kamar nya, karena jika tidur di kamar nya terasa panas meskipun harus pakai kipas.


Jasmine lebih senang tidur di luar kamar dengan mengandalkan angin secara alami.


Semua nya tidur siang, begitu juga dengan Marcel yang tidur di ruang tamu tepatnya di kursi tamu mereka.


Ketika sedang asyik tidur, tiba-tiba HP Via berdering, aldi menelpon nya kembali setelah kejadian kemarin.


Tut..Tut... Tut...


"Ya halo kak." jawab Via dengan suara yang masih lemah.


"Halo Via, lagi apa sekarang?." tanya Aldi.


"Tidur kak, ada apa kak?." tanya Via.


"Via, Ibu dan ayah ada di rumah tidak?." tanya Aldi kembali.


"Ada. lagi tidur sekarang. Ada apa ya kak?." jawab Via dan kembali bertanya.


"Hm, padahal kakak mau bicara, tapi ya sudahlah. Nanti kamu bilang ibu atau ayah kalau kakak sudah kehabisan duit, kalau ada rezeki ayah, tolong kirimkan untuk kakak ya." pinta Aldi.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2