Sabar Tak Berujung

Sabar Tak Berujung
Episode 46


__ADS_3

"Terimakasih atas kedatangan bapak Ibu sekalian, Maksud Saya mengundang Bapak Ibu malam ini adalah untuk meluruskan kekacauan dan mungkin kesalahpahaman yang terjadi selama ini." ucap Pak Abu sebagai pemuka agama yang senior.


"Maksud nya bagaimana pak?." tanya Marcel karena ia memang tidak mengerti mengapa mereka di kumpulkan disini, sedang kan Jasmine tidak mengetahui kalau suaminya Marcel telah di undang dalam acara sidang nya.


"Begini Cel, berdasarkan berita yang beredar di komplek ini, bahwa kamu dan Maria telah menjalin hubungan asmara di belakang Jimmy. Apa itu benar Cel?." tanya pak Abu juga penasaran dengan jawaban Marcel terkait hubungannya dengan Maria.


"Tidak pak, kami hanya berteman." jawab Marcel dan Jimmy langsung memandang Marcel dengan tatapan tajam sedang kan Maria hanya terdiam.


"Apa itu benar Maria? kalian tidak memiliki hubungan istimewa?." tanya pak Abu kepada Maria.


"Hubungan istimewa bagaimana maksud nya pak?." tanya Maria seolah tidak mengerti yang di maksud oleh pak Abu.


"Kau jangan berpura-pura Maria, sudah jelas kemarin kamu mengatakan bahwa kamu memang menyukai marcel dan kalian sudah sering pergi bersama dan bermesra di hadapan orang banyak. Jujur saja sekarang!." pinta Jimmy kesal karena Marcel dan Maria tidak mengakui nya.


"Apa maksud mu bermesra Jimmy?." tanya Marcel mendengar ucapan Jimmy.


"Kenapa? apa aku salah bicara?. Jika aku salah, ada urusan apa kamu ke rumah ku pada saat aku tidak di rumah dan masuk ke dalam. Kamu tahu Maria masih istriku, jadi jika berduaan dengan yang bukan muhrim apa itu boleh." ucap Jimmy tetapi Marcel tidak menjawab pertanyaan Jimmy dan membuat nya emosi.

__ADS_1


"Apa itu boleh pak?." tanya Jimmy dengan pak Abu selaku pemuka agama.


"Apa itu benar marcel?." tanya pak Abu untuk memperjelas.


"Tidak pak, saat itu aku hanya singgah sebentar, kami tidak melakukan apa pun di dalam rumah jimmy." jawab Marcel kepada pak Abu.


"Bohong, ngapain masuk ke dalam jika tidak melakukan apa pun." ucap Jimmy semakin marah sedangkan Maria masih tetap diam.


"Aku sudah mengatakan, bahwa kami tidak melakukan apapun." jawab Marcel dengan keras.


"Maria, coba kamu katakan yang sebenarnya." pinta Jimmy di depan pemuka agama, bahkan anak Jimmy juga hadir saat itu.


"Kenapa kamu menunduk?." tanya Jimmy, bukannya pemuka agama yang bicara, Jimmy yang habis-habisan bertanya kepada Marcel dan Maria.


"Kenapa kamu tidak mengatakan seperti waktu itu, kamu memang menyukai Marcel sehingga menggugat aku hanya demi marcel." ucap Jimmy kembali.


"Apakah benar seperti itu maria?." tanya pak Abu.

__ADS_1


"Iya, memang benar, aku menyukai Marcel. Kami saling menyayangi." ucap Maria sontak membuat Marcel kaget karena Maria mengungkap di depan semua pemuka agama, sedangkan Jimmy langsung meninju wajah marcel.


Semua orang terkejut dengan aksi Jimmy yang secara tiba-tiba langsung meninju tanpa bicara lagi.


"Hentikan Jimmy!." teriak semua orang dan melerai Jimmy, Marcel tidak dapat berkata-kata.


"Jangan main hakim sendiri Jimmy, semua bisa di bicarakan baik-baik." ucap pemuka agama.


"dasar anj**g." ucap anak pertama jimmy yang merasa kesal karena telah berselingkuh dengan Ibu nya.


Setelah pertengkaran hebat itu, para pemuka agama mengakhiri sidang nya, karena telah terjadi kekacauan yang membuat suasana menjadi tidak seperti yang di ingin kan.


Sedangkan Marcel pulang dengan wajah memerah karena bekas tinjuan Jimmy.


Jasmine merasa aneh, dengan wajah Marcel yang memerah sepulangnya di rumah.


"Sayang, ada apa dengan wajah mu?." tanya Jasmine sambil memegang kedua pipi Marcel setelah pulang dari sidang nya.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2