
Ketika Marcel sadar, ia melihat anaknya Misya sudah ada di depannya.
"Misya." Marcel menyebut nama Misya ketika sadar.
"Iya ayah." jawab Misya yang masih memegang minyak kayu putih.
"Kenapa ayah bisa disini?." tanya Marcel setelah menyadari dirinya sudah terbaring di kasur kamar mereka.
"Tadi ayah pingsan, jadi kami membawa ayah ke sini." jawab Misya yang sangat polos.
Batin Marcel, " Bagaimana aku bisa pingsan." ucap nya sendirian.
Marcel juga sempat bingung kenapa dirinya bisa pingsan, karena ia tidak pernah punya riwayat gampang pingsan.
"Tolong ambil kan ayah minum ya Misya!." pinta Marcel.
"Iya ayah, tunggu sebentar ya." jawab Misya dan langsung keluar kamar untuk mengambilkan ayahnya minum.
__ADS_1
"Ayah sudah sadar ya Misya?." tanya Via saat Misya ke dapur untuk mengambil air.
"Iya sudah kak. Baru saja." jawab Misya.
Misya langsung membawakan air minum ke kamar ayah dan ibunya untuk diberikan kepada Marcel.
"Terimakasih misya." ucap Marcel yang terbaring lemah.
"Iya sama-sama ayah. Misya tinggal dulu ya ayah." jawab Misya langsung meninggalkan ayah nya sendiri.
"Iya Misya. Tapi tolong panggilkan ibumu ya." pinta Marcel.
"Iya ayah."
"Ada apa Misya?." tanya jasmine merasa bingung karena Marcel tiba-tiba meminta dirinya.
"Kurang tahu bu, yang jelas ayah minta ibu untuk ke sana."jawab Misya.
__ADS_1
" Baiklah Misya." jasmine langsung menghampiri Marcel.
"Ada apa kamu memintaku untuk ke sini?." tanya jasmine penasaran.
"Jasmine aku ingin meminta maaf soal kemarin, aku tidak bermaksud untuk mengkhianatimu, aku tidak akan meninggalkan kalian. Aku sayang sama kalian semua jasmine." ucap Marcel.
"Kata maaf tidak bisa mengembalikan kepercayaanku kepada mu Cel, berkali-kali kamu sudah mengkhianatimu. Yang lebih menyakitkan bagiku, kamu menjalin hubungan dengan sahabatku. Aku benar-benar tidak bisa memaafkan mu." jawab jasmine dengan tubuh yang gemetar menahan sakit nya.
"Tolong jasmine, maaf kan aku, aku akan berubah, tidak akan menyakitimu." pinta Marcel sekali lagi.
"Aku benar-benar tidak mengerti, kenapa kamu setega ini, bahkan orang tua mu sendiri mendukung mu melakukan ini dan menyalahkan aku di depan orang. Jika kamu berada di posisiku, apa yang kamu rasakan Cel." ucap jasmine tetapi Marcel terdiam, karena orang tua nya yang terlalu menyalahkan jasmine sendiri tanpa mengetahui apa yang sebenarnya.
"Jujur saja, saat ini aku tidak bisa memaafkan mu, terlalu sering kamu begini Cel, pantas saja kamu susah memberikan ku uang belanja ternyata uang yang kau punya untuk orang lain yaitu wanita simpanan mu. kamu tidak perlu memikirkan ku, setidaknya pikirkan anak-anak mu yang sudah jelas darah dagingmu sendiri." ucap Jasmine.
"Maafkan aku jasmine, aku khilaf, nanti semua gajiku akan ku serahkan kepada mu, kamu yang akan mengatur pengeluaran semuanya." Tiba-tiba marcel mengucapkan hal itu untuk mengambil simpati jasmine, padahal sebelum nya jasmine tidak di beri kuasa penuh tentang uang hasil kerjanya.
"Aku tidak minta uang mu Cel, karena saat ini aku sudah tidak percaya dengan apa yang kamu ucapkan." sambil memandang Marcel yang menetes kan air matanya karena menyesal telah menyia-yiakan istrinya.
__ADS_1
"Tetapi aku berniat untuk merubah semua sifat ku yang tidak kamu suka jasmine. Tolonglah maafkan aku." ucap Marcel, jasmine merasa tidak percaya dengan Marcel dan memilih diam, tidak menjawab apa yang diucapkannya.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰