Sahabatku, Penggoda Suamiku

Sahabatku, Penggoda Suamiku
Twins Baby


__ADS_3

Kini Jihan dan Affan sudah dalam perjalanan menuju rumah sakit. Mereka memutuskan untuk periksa di rumah sakit terdekat dari perumahan tempat mereka tinggal. Affan sudah tak sabar ingin mengetahui kondisi anaknya.


"Semoga saja, anak kita sehat di dalam rahim kamu," ucap Affan dan diaminkan oleh Jihan.


Mereka baru saja sampai di rumah sakit. Affan menyuruh sang istri turun di lobby, karena dia mau memarkirkan mobilnya dulu ke parkiran. Jihan turun dari mobil, dan langsung menuju administrasi pendaftaran untuk mendaftar.


Setelah selesai mendaftar, Jihan langsung ke poli OBGYN. Kini Jihan sedang menunggu di kursi tunggu di depan poli itu. Menunggu giliran dia di periksa.


"Sudah daftar?" tanya Affan yang baru saja datang menghampiri Jihan. Affan duduk di sebelah sang istri, mendampingi sang istri dengan setia. Menunggu saatnya sang istri di periksa.


"Sudah, hanya tinggal menunggu di panggil saja!" sahut Jihan dan Affan mengiyakan.

__ADS_1


Setelah menunggu kurang lebih satu jam, kini saatnya Jihan di panggil untuk diperiksa. Affan tampak menggandeng tangan sang istri dengan mesra memasuki ruang periksa. Dokter langsung menanyakan keluhan yang di rasa Jihan, dan meminta data tentang Jihan. Jihan menunjukkan hasil testpack yang sudah dia lakukan di rumah.


"Sekarang, coba Ibu berbaring dulu di ranjang! Saya mau periksa dulu!" ujar sang dokter.


Jihan sudah membaringkan tubuhnya di ranjang rumah sakit. Untungnya, dokter yang memeriksa Jihan adalah dokter wanita. Affan sangat posesif terhadap laki-laki. Tak ingin sang istri sedikitpun tersentuh oleh laki-laki lain. Meskipun laki-laki itu seorang dokter kandungan.


Dokter mulai mengoleskan gel ke perut Jihan. Dia juga menempelkan transducer di perut Jihan, dan mulai menggerak-gerakkannya. Mereka tampak serius memandang ke arah monitor.


"Jadi, istri saya saat ini sedang hamil anak kembar?" Affan memastikan kembali, bertanya kepada sang dokter.


"Iya, betul. Saat ini Ibu Jihan sedang mengandung anak kembar. Mohon diperhatikan asupan gizinya. Saya akan menuliskan resep untuk Ibu. Agar bisa mengurangi rasa mual yang Ibu rasa. Mual dan muntah kerap terjadi di trimester pertama. Meskipun demikian, Ibu harus tetap paksakan makan! Perbanyak minum air putih, makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, minum susu ibu hamil, dan hindari stres!" jelas sang dokter.

__ADS_1


Dokter mulai menuliskan resep untuk Jihan, berupa vitamin, obat mual, dan untuk kecerdasan otak bayi. Dokter menyarankan, untuk sementara waktu tidak melakukan hubungan suami istri. Jika memang tak mampu menahannya lagi, mereka boleh melakukannya. Namun, tak boleh membuangnya di dalam. Hal itu akan memicu resiko keguguran. Kondisi kandungan Jihan saat ini masih sangat lemah.


"Baik, Terima kasih infonya, Dok! Kalau begitu, kami permisi!" ucap Affan.


Kini mereka lanjut menuju apotek, untuk mengambil obat yang diresepkan oleh sang dokter. Affan dan Jihan, tampak bahagia. Tak henti-hentinya, melebarkan senyuman. Menunjukkan, bahwa mereka sangat bahagia dengan hadirnya kedua buah hati mereka di rumah tangga mereka.


"Aku ingin lihat reaksi ibu mertua kamu, mantan suami kamu, dan mantan sahabat kamu. Pasti mereka akan terkejut, saat melihat kamu sedang hamil anakku. Menghilangkan image buruk tentang kamu. Bahwa kamu saat ini sedang hamil, kamu tidak mandul. Hanya saja selama ini Allah memiliki rencana lain untuk kalian. Kamu dan mantan suami kamu tidak berjodoh," ungkap Affan dan Jihan hanya mengiyakan.



.

__ADS_1


__ADS_2