Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
18 - Dikeluarkan


__ADS_3

"Li, kamu menangis?, ada apa?." Tanya Dimas wajah yang lansung berubah khawatir.


"Engak Dim, tadi aku bersihkan rumah, mata ku kelilipan."


"Kamu nyakin?." Lia mengangguk sembari tersenyum.


"Kami sedang apa disini?." Tanya Lia.


"Li, Aku ada kabar bagus, kamu mau gak kerja di kantor ayah ku, mereka sedang membutuhkan orang." Tanya Dimas.


"Kantor Ayah mu?." Lia tercenung sejenak.


"Iya, gajian nya lumayan Lia, kamu juga masih bisa kuliah sambil kerja."jawab Dimas lagi.


"Maaf Dim, aku rasa aku tidak bisa."


Dimas mengerutkan kening menatap Lia dengan penuh tanya.


"Kenapa Li?."


"Kamu lebih suka kerja di club malam dari pada di kantor?, di kantor ada jenjang karir nya Li, kamu pekerja keras, aku nyakin kamu bisa sukses disana."Tutur Dimas.


Dimas sungguh tak ingin Lia kembali ke dalam pekerjaan di bar itu, meski hanya sebagai pengantar minuman.


"Aku tak akan kembali ke sana lagi Dim." Balas Lia.

__ADS_1


"Tapi aku tidak bisa bekerja di perusahaan ayah mu, Maaf Dim, nanti aku akan cari pekerjaan lain."Ucap Lia.


Lia tak ingin terus merepotkan Dimas, karena ia tahu laki-laki itu ada bersama nya saat ini karena ia mengharapkan Lia menjadi kekasih nya, namun Lia tidak bisa Setega itu membohongi Dimas, Kalau ia sudah tidak suci lagi, Ia tak ingin Dimas kecewa pada nya, Lia pun berusaha untuk tidak terlalu bergantung dengan Dimas, karena tak ada yang bisa ia berikan selain sebuah pertemanan saja.


Dimas agak sedih mendengar hal itu, namun ia menghargai keputusan Lia.


•••


Keesokan hari nya.


Lia kembali berkuliah seperti biasa nya bersama Fani, Seperti itu saja Lia melewati hari nya tanpa memberitahu Fani kedatangan Arga kemarin.


Saat masuk ke kampus, semua mata menatap nya, Lia yang kemarin membuka grup kampus sudah melihat berita tentang nya yang menyebar di kampus. Lia hanya bisa diam dan sabar, karena percaya itu akan berlalu seiring berjalan nya waktu.


"Li di panggil dekan." ucap Orang itu.


Lia menatap Fani, Lia berfikir kalau mungkin ia di panggil dekan karena beberapa hari bolong kuliah nya karena sakit, Namun bukan hanya itu saja, Lia di D.O oleh pihak kampus karena pekerjaan nya yang beredar di kalangan mahasiswa.


Saat di tanya, Lia membenarkan kalau ia bekerja disana, dan sudah berhenti, namun pihak kampus tidak menerima alasan nya dan tetap mengeluarkan Lia dari kampus.


Sudah jatuh tertimpa tangga pula, Itu yang Lia rasakan saat ini, hati nya Yang sudah hancur, semakin hancur karena di keluarkan nya ia dari kampus, Bagaimana pun ini adalah tujuan nya ada di kota ini, bekerja dan menyelesaikan kuliah nya, jika orang tua nya tahu ia di D.O, orang tua nya pasti akan sedih.


Lia duduk di taman kampus sembari menangis bersama Fani. Fani pun mencoba menenangkan sahabat nya itu, Dimas datang menghampiri.


"Ada Apa dengan Lia?."

__ADS_1


"Dia di D.O dari kampus karena foto itu.",Ucap Fani.


"Seenaknya banget sih main keluarin orang." Ketus Dimas dengan kesal.


"Fan, aku mau pulang aja."


"Iya, Yuk."


"Aku antar ya."


"Gak usah Dim."


"Please Li, jangan Nolak."


Lia terdiam, Fani merangkul nya dan mengajak nya ke mobil Dimas.


•••


Hi Teman-teman.


Bantu Like dan Vote nya ya Teman-teman. Biar Author tambah semangat buat Update setiap hari. tinggalkan komentar kalian, Supaya Author tahu ni, kalian suka dengan cerita ini.


Terima kasih banyak ya 🤗🙏


selalu jaga kesehatan ya semua

__ADS_1


__ADS_2