Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
22 - Menikah


__ADS_3

Setelah Acara selesai, Arga masuk ke kamar bersama Becca, Saat Arga sedang melepaskan Dasi yang ia kenakan, Becca tiba-tiba saja memeluk nya dari belakang.


"Sayang, Akhirnya kita sudah resmi menikah."Ucap Becca.


"Iya."Jawab Arga yang sedang tidak berselera membahas hal ini.


"Sejak di tempat acara, Aku lihat wajah mu kusut sekali, ada apa?, Apa ada masalah?." Tanya wanita itu sembari ia duduk di atas tempat tidur menatap Arga.


"Iya, di kantor sedang ada masalah, Aku harus ke ruangan kerja ku dulu ya."jawab nya.


"Harus sekarang?, kamu tidak capek?." Tanya Becca.


"Hanya sebentar."Balas Arga.


"Baiklah, cepat lah kembali, ini kan malam pertama kita."Ucap wanita itu.


Arga tersenyum kecil, menganggukkan kepala nya lalu mencium kening becca sebelum ia beranjak pergi dari kamar wanita itu menuju ke ruangan kerja nya.


Kini ia sedang tidak fokus pada Becca, ia juga tidak bisa menunaikan malam pertama mereka ini dengan bermesraan sementara di pikiran nya saat ini memikirkan Kehamilan Lia yang tak pernah terlintas di pikiran nya akan ada.


Arga mengusap wajah nya yang tampak gusar, Tiba-tiba Bu Rossa datang menghampiri Arga, membuat ia agak terkejut.

__ADS_1


"Arga, kenapa belum tidur?." Tanya Bu Rossa, saat Arga mengangkat wajah nya, ia melihat wajah putra nya yang buram seperti ada masalah yang ia hadapi.


"Ada apa Arga, Apa ada masalah nak??" Tanya Bu Rossa.


"Iya, hanya masalah kantor Ma, sebentar lagi aku akan istirahat."Balas Arga.


"Oh begitu, Jangan terlalu banyak memikirkan masalah kantor, nanti cepat tua loh."Ucap Rossa sembari tersenyum. Arga pun tersenyum walau agak ia paksakan.


Saat hari semakin larut. Arga yang begitu galau hingga ketiduran di tempat tidur pun terbangun, Ia melihat jam di pergelangan tangan nya yang sudah pukul 2 malam.


Arga pun segera beranjak berdiri, lalu ia berjalan kembali ke kamar, tampak Becca pun sudah tertidur lelap, Arga pun segera membaringkan tubuh nya di samping wanita yang sudah menjadi istri nya itu.


•••


Saat Arga keluar, ia meminum susu yang sudah tersedia di atas meja.


"Sayang, Aku buatkan makanan untuk kamu, sabar ya."Ucap Becca dengan lembut.


"Aku sedang sibuk Sayang, aku harus berangkat sekarang." Balas Arga.


Mendengar hal itu, Becca pun agak cemberut. Bu Rossa melihat hal itu mengelengkan kepala pada Putra nya.

__ADS_1


"Makan dulu Arga, kasihan Becca sudah susah-susah buatkan makanan untuk kamu."Ucap Bu Rossa.


Melihat wajah Rebecca yang mulai cemberut, Arga pun mengurungkan niat nya untuk berangkat sekarang juga.


Arga lalu duduk di meja kan, Becca pun kembali tersenyum dan kembali melanjutkan aktivitas nya.


Robi yang datang menghampiri Arga pun heran melihat Arga masih duduk, sementara tadi ia meminta nya bersiap lebih awal.


Robi pun hanya berdiri menatap Arga. "Setelah sarapan kita berangkat Rob." Ucap Arga yang seperti mengerti tatapan sang sekertaris.


"Baik Bos."Balas Robi.


Arga tidak sabar menunggu makanan Becca datang,karena ia harus menemui Lia untuk mengajak nya bicara, namun ia harus bersabar menunggu becca.


•••


Hi Teman-teman.


Bantu Like dan Vote nya ya Teman-teman. Biar Author tambah semangat buat Update setiap hari. tinggalkan komentar kalian, Supaya Author tahu ni, kalian suka dengan cerita ini.


Terima kasih banyak ya 🤗🙏

__ADS_1


selalu jaga kesehatan ya semua


__ADS_2