
Malam hari nya.
Becca yang baru saja selesai mandi menyambut kepulangan Suami yang baru saja memasuki kamar. Becca pun segera menghampiri Arga dan memeluk laki-laki itu.
"Sayang, aku senang kau pulang awal."Ucap Becca.
"Iya, hari ini kerjaan tidak begitu banyak, Bagaimana hari mu?." Balas Arga tersenyum menatap istri nya.
"Aku selalu bahagia."Balas Becca, Arga tersenyum dan mengecup kening wanita itu.
Arga lalu menghujani ciuman Kepada istri nya itu, Becca pun membalas nya, kedua nya lalu saling membalas ciuman, sentuhan hangat Arga pada Becca, membuat Becca menepis semua perkataan Roy tentang Arga yang mungkin berselingkuh.
•••
Keesokan pagi nya.
Semua tampak duduk di meja makan menikmati sarapan.
"Arga, kapan kalian akan pergi berbulan madu?." Tanya Bu Rossa di sela sela makanan pagi mereka.
"Segera ma."Balas Arga.
"Jangan sibuk kerja terus Arga, Kamu harus lebih banyak menghabiskan waktu dengan Becca, baru lah kalian bisa segera memiliki anak. kalau kamu sibuk, pulang malam terus bagaimana mau cepat hamil."Ucap Bu Rossa.
__ADS_1
"Iya ma, kami pasti akan pergi bulan madu secepat nya, iya kan Arga?." Balas Becca.
"Iya." Arga tersenyum menatap Becca.
Mendengar tentang anak-anak, Arga pun teringat pada Lia yang juga tengah mengandung benih nya. Arga memikirkan tentang kehamilan Lia, membuat ia harus mencari waktu yang cukup tepat untuk membawa Becca bulan madu, dan memastikan tidak ada yang tahu tentang Lia.
Arga lalu sampai di teras rumah di antar oleh Becca. Seperti istri yang baik Becca mengantar Arga sampai di teras rumah.
"Hati-hati sayang." Ucap Becca.
Arga mengangguk dan tersenyum menatap Becca sebelum akhir nya ia masuk ke dalam mobil.
Becca melambaikan tangan nya saat Mobil Arga berlalu pergi.
•••
Saat ia sampai, ia disuguhi pemandangan yang sangat mempesona untuk setiap mata laki-laki yang melihat nya, Lia tampak mengunakan daster hitam polos yang agak berkilau, dan panjang di atas lutut, Lia tampak tengah menyiram tanaman sembari berjemur di mata hari yang begitu sejuk, telinga nya ia pasang hanset hingga membuat ia tak menyadari kehadiran Arga yang kini sudah berdiri tepat di belakang nya.
"Tutup mata mu Robi."Ucap Arga.
Tanpa di suruh pun Robi sudah menurunkan pandangan nya, meski sebenarnya pemandangan wanita memakai pakaian seperti itu biasa bagi Robi.
"Lia." panggil Arga. Namun Lia tak menggubris karena wanita itu benar-benar tidak mendengar panggilan Arga.
__ADS_1
"Hei." Arga memegangi bahu Lia, sontak membuat wanita itu terkejut dan reflek berbalik dengan selang air yang masih menyala dan otomatis menyirami Arga yang lansung melangkah mundur.
Melihat Arga tersiram, Lia pun dengan cepat melepaskan hanset nya.
"Tuan Arga, Maafkan saya. kenapa Kamu di belakang saya tiba-tiba." Ucap Lia mengerutkan kening nya tidak enak.
Namun hal tak terduga di lakukan Arga, Ia membuka jas nya dan menutup tubuh Lia dengan jas nya.
"Tuan, Apa yang anda lakukan, Yang basah buka aku." Berontak Lia.
"Diam dan masuk saja."Ucap Arga dengan tegas.
Suara tegas itu membuat Lia tak bergeming dan hanya berjalan terus mengikuti laki-laki itu.
Di sana Robi baru mengangkat kepala nya, Tampak Lia juga menatap nya seolah meminta penjelasan apa yang sudah terjadi sampai Arga menutup tubuh nya.
•••
Hi Teman-teman.
Bantu Like dan Vote nya ya Teman-teman. Biar Author tambah semangat buat Update setiap hari. tinggalkan komentar kalian, Supaya Author tahu ni, kalian suka dengan cerita ini.
Terima kasih banyak ya 🤗🙏
__ADS_1
selalu jaga kesehatan ya semua