Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
58 - Bulan Madu


__ADS_3

Di dalam pesawat, yang di pikirkan Arga hanya lah wanita itu, Sosok Lia seolah melekat di pikiran nya saat ini.


Bahkan saat Wanita yang jelas ia cintai sejak dulu berada di samping nya. ia malah memikirkan wanita yang baru saja muncul dalam hidup nya.


Setiap sentuhan, perkataan dan perlakuan Lia pada nya membuat ia merasa sangat nyaman saat bersama Lia.


•••


Setelah beberapa jam perjalanan, Mereka pun telah tiba di Paris. Baru saja sampai, Kedua nya lansung bergegas jalan-jalan, Untuk pertama kali nya Becca datang ke Paris tentu saja menjadi antusias bagi nya. Arga pun dengan senang hati membawa nya jalan-jalan, menyenangkan nya sebagai permintaan maaf karena ia sudah menduakan Becca.


Meski di pikiran nya saat ini hanya Lia, Lia dan Lia saja.


•••


Di tempat lain


Dimas menghampiri Fani yang baru saja selesai kelas.


"Fan, Kita akan segera libur, kapan kita mengunjungi Lia?." Tanya Dimas. Fani menelan Saliva nya, sejenak ia diam membeku, menyiapkan jawaban apa yang harus ia berikan pada Dimas.

__ADS_1


"Nanti aku akan tanyakan pada Lia dulu."Balas Fani.


"Baiklah, Kabari aku segera Fan, soal Mobil, Pakai mobil ku saja."Ucap Dimas.


"Iya." Fani mengangguk dengan senyuman ragu nya.


"Aku pergi dulu ya Fan, Bye." Dimas berlalu dari hadapan wanita itu. Fani masih menatap punggung pria itu.


"Meski Lia mengacuhkan mu dan tak mengangkat telfon mu, kamu pun masih setia menunggu nya."Batin Fani.


Vita dan Nita pun mendengar apa yang di katakan Dimas barusan.


"Memang nya Lia kemana Vi?." Tanya Nita.


"nyebelin banget tu Lia, Meski ga ada disini, masih aja buat Dimas tergila-gila, Aku rasa dia pake santet."Kesal Via lagi sembari berjalan ke parkiran di ikuti Nita.


•••


Fani sampai di rumah Lia, Berpapasan dengan Robi yang tampak membawa koper ke dalam rumah.

__ADS_1


"Bawa koper mau kemana??" Tanya Fani pada Robi saat ia sampai.


Robi menatap Fani, dan mengenali wanita itu sebagai sahabat Lia. Ia pun menjawab tanpa ragu.


"Untuk Nona Lia membawa barang-baranh nya."Balas Robi.


"Memang Lia mau pindah kemana??" Tanya Fani heran.


Belum Robi menjawab, Lia sudah keluar menghampiri Fani, kalau ia mendengar suara sahabat nya datang. Robi pun segera masuk dan membiarkan kedua wanita itu bicara.


"Li, kamu mau pindah?." Tanya Fani.


"Iya Fan, Ke rumah baru, Yang ini akan di tepati Mas Arga dan istri nya." balas Lia.


"Kau kan juga istri nya??" kesal Fani kalau mendengar Arga memindahkan Lia karena rumah mereka akan di tinggali bersama istri pertama.


"Ini rumah yang mereka bangun saat mereka belum menikah Fan, Aku mengerti keadaan nya."Balas Lia.


Mendengar hal itu, Fani pun mengerti tanpa harus di jelaskan lebih panjang lagi.

__ADS_1


Tampak Robi memasukan barang-barang Lia ke dalam koper, di bantu Bi Inah.


Lia pun tampak duduk memegangi perut nya yang terasa tidak nyaman, ia pun tak mengerti akan hal itu. sementara Fani membuatkan jus untuk mereka menyegarkan dahaga karena sudah sibuk dan lelah membereskan barang-barang.


__ADS_2