
"Ga, kok tumben kamu mau jemput aku ke salon, biasa nya paling susah jemput aku."Manja Becca sembari mengandeng tangan laki-laki itu.
"Iya, besok aku akan keluar kota, apa boleh?." Tanya Arga.
"Besok??"
"Iya, atau kau mau ikut?." Tanya Arga.
"Aku masih ingat waktu aku ikut kamu, aku hanya habiskan waktu di hotel, aku akan menunggu mu pulang saja sayang." Balas Becca.
"Tapi, kapan kita akan pergi bulan madu, kamu sibuk kerja terus."Becca memasang wajah cemberut dan duduk tegap melepaskan pelukan tangan nya.
Arga lalu memegangi tangan nya. "Setelah urusan ku selesai ya. jangan marah."Ucap Arga dengan lembut.
Becca pun kembali tersenyum dan mengelus tangan Arga yang memegangi tangan sebelah nya.
•••
"Li, aku minta maaf ya, Gara-gara aku Dimas jadi tahu masalah kamu, Aku benar-benar tidak tahan Li, dia terus di depan bersikukuh ingin tahu."Ucap Fani di telefon. Fani merasa sangat bersalah sudah memberi tahu Dimas.
"Fan, gak masalah kok, justru bagus kalau Dimas tahu, dia jadi berhenti berharap dengan ku Fan, aku pun tak mau memberi harapan palsu pada orang."Ucap Lia.
"Kamu suka ya Li sama Dimas?." Tanya Fani. Lia terdiam.
"Em gak usah bahas itu dech Li, ayo katakan bagaimana keadaan Papa mu??" Fani segera mengalihkan pembicaraan itu.
"Udah tidur bapak fan."
__ADS_1
"Kamu nginap di rumah sakit?."
"Iya, Ibu juga lagi sakit, mungkin kelelahan."Balas Lia
"Ya ampun Lia, kamu juga lagi hamil, kamu harus jaga diri kamu juga ya, jangan sampai sakit."Balas Fani.
Ucapan Fani membuat ia Lia teringat kemarin saat ia pulang ke rumah, seusai melihat cek dari Arga, Lia pingsan di rumah, namun tidak ada yang tahu, Lia pun sadar dengan sendiri.
"Li, kok diam."
"Ga apa-apa Fan, aku agak lelah saja hari ini."
"Ya sudah, istirahat saja Li, kamu harus selalu jaga kesehatan, tunggu aku datang aku akan menemani mu."Ucap Fani.
"Baik lah, aku akan menunggu mu."Balas Lia.
Setelah mengakhiri panggilan telefon, Lia mengusap perut nya. "Jika kamu sudah datang, maka kau harus bertahan bersama ku, sampai kau lahir ke dunia ini, aku akan mengasihi dan mencintai mu, seperti cinta yang ku dapat dari kedua orang tua ku"Gumam Lia. tatapan sendu menatap ke arah ayah nya yang tertidur.
•••
Lia di bangunkan oleh ibu nya.
"Li, Bangun nak." panggil Bu Ani.
Lia membuka mata nya, Mengusap wajah nya menatap sang ibu.
"Ada apa Bu??"
__ADS_1
"Ada yang cari kamu nak, Apa kamu punya hutang sama orang?." Tanya Bu Ani tampak khawatir.
"Hutang?."
"Iya."
"Di luar ada yang nyariin kamu."
Lia pun segera turun dari sofa, khawatir saat melihat ibu nya begitu cemas.
"ibu tunggu disini aja, jaga bapak."Ucap Lia.
Lia lalu keluar, alangkah terkejut nya saat yang ia lihat ada disini adalah Arga, laki-laki yang sudah merusak masa depan nya. kini muncul disini.
"Kamu."
"Kamu sedang apa disini, kalian tahu dari mana aku disini?." ,Suara Lia agak meninggi karena kesal.
"Kemana pun kau pergi, Aku pasti akan menemukan mu."Ucap Arga.
Lia menelan Saliva nya, perkataan Arga terasa sangat menusuk hati nya.
•••
Hi Teman-teman.
Bantu Like dan Vote nya ya Teman-teman. Biar Author tambah semangat buat Update setiap hari. tinggalkan komentar kalian, Supaya Author tahu ni, kalian suka dengan cerita ini.
__ADS_1
Terima kasih banyak ya 🤗🙏
selalu jaga kesehatan ya semua