
Malam hari nya Lia pulang dan seperti biasa rumah sudah sepi, Fani pasti sudah tidur seperti biasa nya, Lia dengan kepala yang masih terasa berat pun berjalan masuk ke dalam rumah, tubuh yang penuh dengan alkohol membuat nya tida sabar untuk segera membersihkan diri nya.
Lia dan Fani tinggal di sebuah rumah yang mereka sewa untuk menjadi kos mereka berdua, Kedua nya patungan membayar uang sewa rumah agar tidak terlalu berat, selain rumah nya luas, Lia pun memiliki keuntungan kebebasan karena tidak ada ibu kos, jadi Lia bisa pulang semalam apa pun dari tempat kerja nya.
•••
Keesokan pagi nya.
Fani mengetuk pintu kamar Lia untuk membangunkan nya, karena mereka ada kuliah hari ini.
"Lia, bangun Lia." Panggil Fani. namun tak mendapatkan jawaban, Fani pun masuk ke dalam kamar Lia yang tidak terkunci.
Aroma Alkohol yang semerbak di kamar Lia pun menusuk hidung Fani.
"Astaga Lia." Pekik Fani. membuat Lia lekas membuka mata nya.
"Ada apa sih Fan." Lia mengucek mata nya dan berusaha mengumpulkan nyawanya.
"Lia, kamu minum?." Tanya Fani.
"Minum?, engak lah, Itu minuman pelanggan tumpah ke baju aku." Balas Lia.
Lia tahu akan panjang urusan nya kalau Fani sampai tahu ia banyak minum alkohol semalam.
"Beneran?."
"Hm."
"Ya udah, Ayo bangun, kita harus ke kampus hari ini."Uaje Fani.
__ADS_1
"Iya Bu. siap." Bala Lia.
"Ibu, ibu, ibu mu."Ketus Fani. Lia pun tersenyum setelah mengoda Sahabat nya yang tak suka jika di tua kan.
•••
Saat Lia dan Fani sudah siap akan berangkat ke kampus, mereka di buat heran saat ada mobil terparkir di depan rumah, entah sejak kapan.
Namun saat melihat siapa yang keluar dari rumah itu, Lia dan Fani tersenyum mengelengkan kepala, Karena itu adalah Dimas.
"Pagi Lia, Pagi Fan." Sapa Dimas.
"Pagi."Balas Lia dan Fani berbarengan.
"Yuk bareng." Ajak Dimas.
Lia dan Fani saling melihat, lalu Fani lebih dulu membuat pergerakan, menarik tangan Lia untuk tidak menolak, agar mereka juga tidak perlu naik angkutan umum untuk Sampai ke kampus mereka.
Betul saja, saat Lia berada di dalam kelas membaca buku, Lia di hampiri Via dan geng nya.
"Hi Lia." Sapa Nita.
"Lia, mau tanya dong."Ucap Via.
"Iya, Nanya apa?."
"Kamu sama Dimas pacaran?." Tanya Via.
Nada bicara Via agak ketus, Lia pun tahu kalau Via sedang mengintrogasi hubungan nya dengan Dimas.
__ADS_1
"Kita gak ada hubungan apa-apa."Balas Lia.
Tiba-tiba Dimas datang menghampiri mereka.
"Hai Dim" Sapa Viaa dengan ramah dan senyuman manis nya.
"Hi."Balas Dimas cuek, lalu melihat ke arah Lia.
"Lia, ini coklat untuk mu."Dimas memberikan sebatang coklat untuk Lia.
Lia pun jadi salah tingkah dan tidak nyaman saat Via menatap nya dengan tatapan kesal.
"Aku gak makan coklat Dim, untuk Via saja."Ucap Lia.
"Iya Dim, Aku suka Coklat." Via mengambil batangan coklat itu dari tangan Dimas.
Dimas tidak suka dengan Via yang lansung menyambar coklat di tangan nya, namun ia masih tersenyum dan mengangguk saat Via mengambil coklat yang ia belikan pada Lia.
Lia lansung berdiri dari duduk nya. Meninggalkan mereka yang sangat menganggu nya. Via dan Dimas pun melihat nya berjalan pergi.
Lia sungguh tidak ingin bermasalah di kampus, terlebih ia kenal siapa orang tua Via yang sangat terpandang dan terhormat di kota ini.
•••
Hi Teman-teman.
Bantu Like dan Vote nya ya Teman-teman. Biar Author tambah semangat buat Update setiap hari. tinggalkan komentar kalian, Supaya Author tahu ni, kalian suka dengan cerita ini.
Terima kasih banyak ya 🤗🙏
__ADS_1
selalu jaga kesehatan ya semua.
Follow Ig Author Shanti_san18