
Di rumah sakit menemani ayah dan ibu nya, Lia merasakan morning sickness nya yang mulai sering muncul, terlebih saat ia mencium Bau obat yang membuat ia muntah-muntah, hal itu membuat Bu Ani Khawatir.
"Li, Kamu sakit nak?." Tanya Bu Ani.
Lia sejenak menatap ibu nya, sebelum ia menjawab. "Mungkin masuk angin Bu."Balas Lia.
Lia ingin sekali memberitahu ibu nya tentang kehamilan nya, namun ia melihat kondisi ayah nya, membuat Lia mengurungkan niat nya itu.
"Kamu pulang saja istirahat Li, Bapak biar ibu yang jaga."Ujar Bu Ani.
Belum sempat Lia menjawab, tiba-tiba dokter datang untuk memberitahu hasil pemeriksaan pak Tono yang sudah keluar. Dokter mengatakan kalau ayah Lia memiliki tumor di kepala nya yang harus segera di operasi. Mendengar hal itu, tentu saja Bu Ani dan Lia merasa sedih, Lia pun khawatir tentang dana yang akan di pakai untuk biaya pengobatan.
"Sudahlah Bu, kita pulang saja, Bapak sudah tua, nanti juga akan pergi, jadi gak usah operasi-operasi Bu."Ucap Pak Tono.
"Bapak kenapa sih ngomong kayak gitu, Lia sama Ibu disini kan mau bapak sembuh, kok malah ngomong begitu."Ucap Lia.
"Uang dari mana kita Li, Operasi tidak lah murah."Ucap Bu Ani.
"Nanti Lia akan cari dana nya Bu, sudah tenang saja, Sekarang Lia mau pulang dulu ya. nanti Lia datang lagi."Ucap Lia.
Bu Ani hanya diam dengan sendu saling melihat dengan suami nya.
Di rumah.
Lia mengambil cek yang terselip di antara baju, mengeluarkan dan menatap sejenak cek itu.
__ADS_1
Di perhadapkan dengan pilihan ini, membuat Lia dilema, Sebelum akhirnya Lia menaruh kembali cek itu ke dalam tas nya.
•••
Becca baru saja selesai merawat diri di sebuah salon. Di temani sahabat nya laki-laki yang sudah di kenal baik Arga.
"Bagaimana dengan malam pertama mu, apa menyenangkan?." Tanya Roy sahabat nya.
"Yah begitu lah."Balas Becca.
"Lebih jago mana Arga dengan aku?." Tanya Roy tersenyum nakal.
Becca mendengar lansung melihat sekitaran, lalu melempar Roy dengan handuk.
"Diam lah, kau ini Roy, selalu saja menyinggung hal itu, ingat Roy di antara kita yang terjadi hari itu kecelakaan, kita sama-sama mabuk."Ketus Becca.
Becca tertawa dan melirik sinis Roy. tiba-tiba Alice datang menghampiri mereka, menghentikan obrolan mereka tentang itu.
"Kalian tidak menunggu ku?." Tanya Alice.
"Kau sangat lelet."Balas Becca.
Alice tersenyum lalu mendekati Roy. "Roy, hari ini kau mentraktirku kan?." Ucap Alice dengan manja.
"Iya, jika kau mau."Balas Roy.
__ADS_1
"Tentu saja aku mau boy, thank you boy."Balas Alice dengan semangat pun ikut duduk di sana.
Saat Akan selesai, Tiba-tiba Arga datang untuk menjemput Becca. "Sayang."
"Sayang, kamu sudah datang."
"Hi Ga."Sapa Roy.
"Kau juga disini?."
"Iya, seperti biasa." balas Roy. Arga tersenyum mengangguk.
"Sudah selesai?." Tanya Arga.
"Sudah."
Becca pun pamit pada Roy dan Alice sebelum mengandeng tangan Arga berjalan keluar bersama.
•••
Hi Teman-teman.
Bantu Like dan Vote nya ya Teman-teman. Biar Author tambah semangat buat Update setiap hari. tinggalkan komentar kalian, Supaya Author tahu ni, kalian suka dengan cerita ini.
Terima kasih banyak ya 🤗🙏
__ADS_1
selalu jaga kesehatan ya semua