Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
54 - Di Bar


__ADS_3

Malam sebelum keberangkatan mereka keluar negri. Becca mengajak Alice dan Roy untuk minum sebentar bersama beberapa teman lain nya, menikmati malam penuh dengan kesenangan.


"Akhir nya kau dan Arga akan pergi bulan madu."Ucap Alice.


"Iya."Balas Becca dengan senang. saat becca menoleh ke arah Roy, Becca memberikan senyuman manis pada Rou, Roy pun ikut tersenyum. meski ia cemburu dan tidak senang, yang terpenting ke bahagian Becca yang utama.


"Kau selalu datang ke bar, Apa suami mu tidak marah Becca??" Tanya teman lain nya.


Becca tertawa. "untuk apa dia marah, Ini kan bar milik nya, justru dia ingin aku bersenang-senang."Balas Becca.


"Jadi kau akan tinggal di rumah kalian setelah pulang bulan madu?." Tanya Roy.


"Iya, Bahkan Arga sudah ada pembantu di rumah baru kami." Becca meneguk segelas bir setelah mengucapkan hal itu.


"Oh iya. kau serius?." Alice mendengar tak percaya hal itu.


"Iya, Bahkan ada 2 orang, tunggu, aku akan memperlihatkan pada mu, aku mengambil gambar nya kemarin." Becca mulai mengotak Atik ponsel nya.

__ADS_1


Sofia yang berada disana pun, menuangkan minuman untuk mereka yang ada disana pun ikut mendengar percakapan itu.


"Lihat, yang 1 Tua dan 1 lagi mudah, Aku akan duduk saja sebagai nyonya di rumah, Kalau di rumah mertua aku menjadi seperti babu."Ucap becca sembari mengarahkan gambar Lia dan Bi Inah yang ia ambil sebelum meninggalkan rumah Mereka. Maksud hati Becca untuk menunjukkan pada teman-teman nya, betapa sayang nya Arga pada nya.


Wajah Lia tanpa polesan, tidak ada yang menyadari kalau itu adalah wanita yang pernah di bayar Becca untuk meneguk 1 botol bir kala itu.


Namun Sofia yang juga melihat tanpa sengaja menelan Saliva nya, saat ia melihat Itu adalah Lia teman kerja nya.


Sofia begitu terkejut saat ia melihat Lia kini bekerja sebagai pembantu rumah tangga.


"Dia cantik sekali, Kau nyakin suami tidak tergoda?."


"Laki-laki sekarang mana ada yang bisa di percaya omongan nya, ia ga Roy." ucap wanita itu. Roy pun hanya tersenyum dan mengaruk kepala nya yang tidak gatal.


"Kau harus waspada memperkerjakan daun muda Be, nanti kau akan menyesal."Ucap Alice.


Meski di awal ia begitu percaya diri kalau Arga sayang pada nya, ucapan teman-teman nya seketika membuat Goyah hati Becca seketika. Ia pun jadi takut Arga akan tergoda dengan Lia pembantu rumah yang ia baru kenal itu.

__ADS_1


Sofia yang sudah selesai kerja pun segera menghubungi Lia, Lia yang kala itu tengah menonton tv pun heran saat Sofia menghubungi nya.


"Lia, kamu dimana?." Ucap Sofia sangat buru-buru setelah Lia mengangkat telefon nya.


"Di rumah."


"Li, kau bekerja sebagai pembantu di rumah nona becca?." tanya Sofia. Lia yang mendengar tentu saja terkejut.


"Kau tahu dari mana?."


Sofia pun menceritakan saat ia tahu kalau Lia bekerja di rumah Baru Becca, Lia pun menelan Saliva mendengar penuturan Sofia.


"Li, kenapa kau tidak bekerja di bar saja?."


"Em, kau tahu kan Sofia, kalau orang tua ku tak suka aku bekerja di tempat seperti itu, sekarang mereka sedang sakit, aku tak ingin menambah beban pikiran mereka.


"Begitu ya. Tapi kau harus tetap semangat ya, Oh iya Li, Nona Becca curiga kau akan mengoda suami nya, karena kau cantik Li, kau harus berhati-hati dan menjaga jarak agar kau tetap bisa kerja disana ya."Ujar Sofia.

__ADS_1


Ucapan Sofia semakin membuat Lia pun merasa sangat sedih, karena menjadi istri kedua Arga.


__ADS_2