
Saat Lia terbangun ia sudah berada di rumah sakit, Fani pun tampak duduk di samping Lia, melihat wanita itu dengan sedih.
"Lia, kamu udah sadar."
"Fan, Aku dimana?." Tanya Lia saat melihat kamar yang ia tepati.
"Di rumah sakit, Kamu kemarin buat aku takut Lia, Kamu kenapa sih, kok bisa sampai seperti semalam."Ucap Fani.
Lia yang merasakan berat di kepala nya tidak mengingat apa pun, selain ia berjongkok di kamar mandi dan menangis.
Ketika mengingat kembali kejadian malam itu yang menimpa dirinya, Lia pun kembali diam, Ia tak bisa mengatakan apa pun pada Fani, karena ini terlalu sensitif dan menakutkan.
"Kamu harus cerita Li sama aku, jangan di pendam sendiri."Ucap Fani. Namun Lia tetap diam menatap Fani dengan kedua mata yang berkaca-kaca.
Fani menghela nafas berat. "Terserah kamu kalau belum bisa cerita, tapi kamu harus pulih ya, jangan begini, aku takut Lia..."Ucap Fani.
"Maaf Ya Fan, aku buat kamu khawatir."Ucap Lia. Fani tersenyum sendu.
"Dompet aku mana Fan, di dalam ada uang buat bayar biaya rumah sakit."Ucap Lia.
"Udah gak usah di pikirin, udah aku bayar."Balas Fani.
"nanti aku ganti ya."
__ADS_1
"Aku bilang gak usah di pikirin Lia. sekarang ini, makan lah." Fani mengambil makanan yang di bawa perawat lalu di suap Oleh Fani pada Lia.
Fani menatap sendu Lia, ia sungguh ingin tahu apa yang membuat Sahabat nya sampai menangis dan seperti semalam, pingsan di kamar mandi. Namun ia tidak bisa memaksa Lia ketika ia melihat kondisi Lia saat ini.
•••
Karena Harus ke kampus, Fani pun berangkat ke kampus meninggalkan Lia sendirian.
"Li, aku hanya sebentar, jangan buat aku khawatir lagi."Ucap Fani.
Lia dengan senyuman di wajah nya mengangguk, Setelah Fani pergi, Wajah Lia penuh senyuman itu memudar begitu saja menjadi raut wajah sedih, Air mata Lia kembali menetes memikirkan diri nya yang menjijikan.
•••
Di tempat Lain.
"Bos, Bangun bos, kita ada rapat hari ini." Ucap Robi.
Arga mengangguk, sembari mengusap wajah nya yang masih mengantuk. hingga ia menyadari diri nya tidak memakai pakaian dan hanya tertutup selimut.
Arga mengarahkan tangan nya untuk meminta Robi keluar, Robi mengangguk dan berjalan keluar dari kamar itu.
Samar-samar Arga mengingat yang terjadi tadi malam, Ia tersenyum sebelum akhirnya ia turun dari tempat tidur.
__ADS_1
Arga bahkan melihat ada bercak dari di tempat tidur, membuat ia semakin bahagia.
Setelah dari bar, Arga pun berangkat ke kantor dengan Robi.
"Bos, apa kita sarapan dulu?." Tanya Robi.
"Iya, Boleh."
"Robi, dimana Becca?." Tanya Arga.
"Nona Becca?, saya tidak melihat Nona Becca Bos. saat saya datang anda hanya sendiri."Balas Robi.
Arga mendengar binggung. yang ia ingat semalam ia tidur bersama Becca, tapi Becca pergi begitu saja tanpa memberitahu nya.
Arga dan Becca adalah sepasang kekasih yang akan segera menikah, Karena beberapa hari yang lalu Arga dan Becca baru saja bertunangan. dan dalam waktu dekat mereka akan segera menikah.
Kejadian semalam yang diingat Arga, ia bersama Becca dan tidur bersama Becca, ia sama sekali tida mengingat Ia tidur dengan Lia yang malang.
•••
Hi Teman-teman.
Bantu Like dan Vote nya ya Teman-teman. Biar Author tambah semangat buat Update setiap hari. tinggalkan komentar kalian, Supaya Author tahu ni, kalian suka dengan cerita ini.
__ADS_1
Terima kasih banyak ya 🤗🙏
selalu jaga kesehatan ya semua.