Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
44 - Aku Bersalah


__ADS_3

Saat mobil Arga sampai di rumah Yang Lia tempati, Arga pun segera turun dari mobil. seorang wanita paru baya menghampiri Arga dan Robi.


"Bibi sudah datang?." Sapa Arga.


"Iya Den."


"Den Arga datang malam-malam gini?." Tanya Bibi pembantu rumah tangga.


"Iya Bi, mana wanita itu?." Tanya Arga.


"Sudah tidur Den dikamar." Balas Bibi.


Arga pun berjalan masuk setelah mendapatkan jawaban itu. sementara BI Inah dan Robi berdiri diam melihat Arga melangkah masuk.


"Den Arga seperti nya sayang menyayangi istri kedua nya ini ya Den Robi?." Ucap Bibi. Robi hanya menoleh ke Bi Inah yang bicara tanpa menjawab ucapan wanita tua itu.

__ADS_1


Arga masuk ke dalam kamar Lia dan benar, Lia sudah tertidur pulas sembari memeluk Bantal, Arga pun menatap wanita itu, tiba-tiba tangan nya ingin memegangi kepala Lia, saat sudah akan menyentuh Lia, ia lansung menarik kembali tangan nya. tiba-tiba hati nya menjadi gusar, perasaan bersalah ketika ia mengingat Becca yang sudah ia khianati diam-diam muncul, Arga pun menutup mata nya, menghela nafas dengan berat.


Arga lalu menarik selimut yang ada di bawah kaki Lia dan menutup tubuh Lia dengan selimut. sebelum akhirnya ia berjalan keluar dari kamar.


Namun tanpa Arga tahu, Lia belum bisa tidur dan merasa aneh dengan sikap Arga yang tampak begitu canggung di antara mereka. perlahan Lia kembali menutup mata nya untuk kembali mencoba tidur.


•••


Arga keluar dan menghampiri Bibi dan Robi yang masih berdiri di sana menunggu nya.


"BI, tolong jaga wanita itu untuk saya, hanya bibi yang saya dapat percaya saat ini."Ucap Arga.


Bi Inah adalah Pembantu yang telah bekerja sejak Arga masih kecil, Bi Inah yang sudah memutuskan pensiun di minta Arga untuk bekerja 1 tahun lagi untuk menemani Lia, Arga pun telah menceritakan semua yang terjadi pada Bi Inah. Hanya Bi Inah, Pembantu yang mengasuhnya sejak ia masih kecil lah yang dapat Arga percaya dan menjadi tempat ia mengungkapkan isi hati yang penuh di lema permasalahan.


Bi Inah hanya di minta menemani dan memasak untuk Lia, tidak untuk bersih-bersih, karena akan ada yang di utus Arga seminggu sekali datang untuk membersihkan rumah.

__ADS_1


Setelah berkata-kata dengan Bi Inah, Arga pun pamit untuk pulang ke rumah.


"Entah mengapa aku terus memikirkan wanita itu, kalau begini terus, bukan kah Nanti Becca akan tahu keberadaan Lia."Ucap Arga.


"Mungkin anda mengkhawatirkan bayi dalam kandung nya bos. itu hal yang wajar."Balas Robi.


"Semoga saja semua berjalan dengan baik, sampai wanita itu melahirkan."Ucap Arga.


"Iya Bos."


Saat sampai di halaman rumah, Arga pun turun dari mobil. Robi bisa melihat kegundahan wajah atasan nya itu, Arga tampak murung dan tak bersemangat turun dari mobil.


•••


Arga sampai ke rumah dan melihat Becca telah tertidur pulas. ia mendekati wanita itu, mengusap kepala nya dengan lembut dan mengecup kening nya.

__ADS_1


Arga merasa sangat bersalah karena telah mendua dan mengkhianati Istri yang baru beberapa Minggu ini ia nikahi.


"Aku bersalah pada mu Becca."Ucap Arga.


__ADS_2