Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
73 - Alice Ketahuan


__ADS_3

Becca datang ke apartemen Alice, Ia menangis dan menceritakan pada Alice kalau Arga sudah memberikan surat cerai. Ia menangis karena membutuhkan Bahu untuk berbagi. tanpa Tahu kalau Alice lah yang sudah melakukan semua itu.


Alice tersenyum ketika ia memeluk menenangkan Becca, semua berjalan dengan lancar, ini lah yang ia inginkan. melihat Becca hancur.


"Memang nya kenapa Arga ingin menceraikan mu?." tanya Alice pura-pura tidak tahu apa-apa.


"Arga berselingkuh, dia memiliki wanita lain, Aku tidak menyangka ia tega melakukan ini pada ku."Ucap Becca sembari menangis terisak Isak.


"Heh, Masih saja kau pandai berbohong, jelas kau yang berselingkuh, tapi Masih tidak ingin mengakui nya. wanita macam apa kau ini, sungguh menjijikan."Ucap Alice didalam hati nya.


Di tengah menenangkan Becca, Roy tiba-tiba datang ke apartemen Alice. Roy tampak khawatir lalu mendekati Becca yang tampak menangis.


"Kau baik-baik saja kan?." Tanya Roy.


Becca tak ingin bicara dengan Roy, Ia menyembunyikan wajah nya di belakang Alice.


"Arga mengajukan surat cerai pada nya."Ucap Alice pada Roy.


Roy pun menghela nafas berat dan sedih saat melihat Becca begitu terluka.


"Pergi lah Roy, Aku sedang tidak ingin kau ada disini "Ucap Becca mengusir Roy, Karena ia merasa kesal karena memikirkan Perselingkuhan nya dengan Roy, membuat ia di ceraikan oleh Arga.

__ADS_1


Alice rasa nya ingin tertawa, namun ia menahan diri nya, ia masih memasang wajah sedih mempertahankan akting nya.


Roy yang terusir pun hanya bisa bangkit berdiri. "Kalau kau butuh apa-apa, hubungi Aku."Ucap Roy. Becca tidak menjawab nya.


"Alice, jaga dia, beritahu aku kalau ada sesuatu terjadi."Ucap Roy. Alice menganggukkan kepala nya.


Pria yang ia sukai selama ini, begitu perhatian dengan wanita itu. Bahkan ia sendiri tidak tahu seperti apa kejelasan hubungan nya dengan Roy yang seperti di gantung begitu saja. Melihat Roy sangat mengkhawatirkan Becca menambah rasa benci Alice pada wanita yang ada di samping nya saat ini.


Pria itu pun berlalu pergi dari sana, walau ia sebenarnya ingin bersama Becca, Namun Becca sedang tidak baik-baik saja dan juga tidak ingin melihat nya.


•••


Keesokan hari nya.


Ia lalu mengikat rambut nya dan mencari Alice keluar kamar, tiba-tiba Ponsel Alice yang ada di atas meja berbunyi, Becca mencari sosok wanita itu dan tak menemukan nya.


Ia lalu menghampiri ponsel nya. lalu membuka pesan yang di kirim oleh seseorang pada sahabat nya itu.


"Lice, Aku sudah mengirim foto-foto itu Becca itu ke rumah mertua Becca."Isi pesan yang membuat Becca menelan Saliva nya.


Seolah ia langsung mendapatkan jawaban untuk pertanyaan yang selama ini ia cari, Tentang siapa yang melakukan semua ini pada nya.

__ADS_1


Becca membuka galeri Alice dan melihat semua foto foto nya dengan Roy ada di ponsel wanita itu.


Alice yang keluar dari toilet melihat ponsel nya di tangan Becca, ia langsung merebut nya .


"Jadi kau dalang dari semua ini?, kenapa kau lakukan ini pada ku."Ucap Becca.


Wajah terkejut Alice seketika berubah menjadi senyum yang sinis.


"Aku tidak akan berpura-pura lagi. Ternyata berakting itu melelahkan."Ucap Alice.


"Kenapa kau begitu tega pada ku?."


"Aku tega?, jelas kau yang tega pada Ku, Kau sudah tahu aku mencintai Roy sejak dulu, bahkan aku sudah menjelaskan pada mu kalau aku dan Roy sudah berhubungan, tapi kau masih saja melakukan itu dengan Roy, Lalu siapa yang tega disini?." Ucap Alice.


Becca menatap Alice dengan marah, Ia mendekat dan mengangkat tangan nya untuk menampar Alice. Namun Alice dengan cepat menangkap tangan Becca, dan malah balik menampar Becca.


Becca memegangi pipi nya yang terasa kebas karena nya.


"Jangan berani sentuh aku dengan tangan kotor mu itu, Dengan Becca, Aku bersyukur Arga menceraikan mu, biar kau rasakan dan tuai apa yang sudah kau lakukan selama ini di belakang Arga, Kau wanita yang sangat menjijikan.


"Kau melakukan ini pada ku, Kau akan rasakan akibatnya. kau lihat saja."Ucap Becca penuh pengancaman. lalu berjalan pergi dari rumah Alice dengan perasaan kesal dan marah.

__ADS_1


Alice tersenyum sinis penuh kemenangan.


__ADS_2