Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
07 - Hanya Gadis Desa


__ADS_3

Via yang kesal karena Dimas sangat perhatian dengan Lia pun tidak mau diam saja. "Apa sih bagus nya Lia, Orang tua nya aja gak jelas siapa."Ketus Via.


"Iya ya, Tapi kok dia bisa kuliah di kampus ini ya."Balas Nita.


Via langsung terpikirkan sesuatu, Ia pun mengajak Nita ke ruangan dokumen, dengan kekuasaan Via karena Orang tua nya salah satu donatur besar di kampus ini.


Via mencari dokumen milik Lia untuk melihat data Wanita itu.


"Ini dia." Via mendapatkan data milik Lia, ia tersenyum penuh kemenangan.


Via dan Nita pun melihat bersama data milik Lia, mengetahui Lia datang dari pedesaan, Mereka saling menatap tak percaya, orang desa bisa berkuliah di kampus elite Seperti ini.


"Ini serius?."


"Anak Desa." Via tertawa bersama Nita.


Lia yang lewat bersama Fani pun lekas di goda oleh Via.


"Ternyata Orang desa bisa juga ya kuliah disini, curiga duit nya datang dari mana ya." Ucap Via bicara dengan Nita dengan suara yang agak nyaring hingga terdengar oleh Lia.


Lia menatap Via, namun begitu saja, ia menghiraukan perkataan wanita itu. kalau pun kata kata Via memang untuk nya, Lia pun tidak perduli.


"Tu nenek lampir ngomongin kamu ya Li?." Tanya Fani.


"Mungkin ia, Biar kan saja, toh aku memang datang dari desa."Balas Lia.

__ADS_1


Melihat Lia menghiraukan nya, Via pun tampak kesal.


•••


Saat Malam hari nya di bar.


Lia berjalan agak berlari menjangkau Lift yang baru saja akan tertutup. namun kembali terbuka saat seseorang dari dalam membuka kembali karena tahu Lia akan masuk.


"Sofia, siapa dia?." Tanya Lia saat melihat Sofia merangkul Seorang laki-laki yang tampak sudah mabuk berat.


"Pelanggan disini juga, ini mau antar ke kamar VVIP, Lia kau boleh menolongku tidak?, Perut ku sakit, aku rasa nya mau buat air besar."Ucap Sofia.


"Antar ke kamar nya?." tanya Lia, Sofia mengangguk.


Mengingat Sofia pernah menolong nya dan dia cukup dekat dengan Sofia, Lia pun mengiyakan.


Setelah Lift terbuka, Lia pun mengambil Ahli, merangkul laki-laki itu berjalan ke nomor kamar yang sesuai ada di kunci.


"Makasih ya Lia." Ucap Sofia yang lansung saja ngibrit ke toilet untuk menuntaskan hajat.


•••


"Nah Ini dia." Lia pun membuka kunci lalu membawa nya masuk ke dalam kamar itu. selain bar, gedung bar ini juga menyediakan kamar vvip untuk orang-orang penting yang akan menginap, dan Lia nyakin orang ini juga adalah orang penting.


Saat masuk, Lia menghempaskan tubuh laki-laki itu ketempat tidur. Lia melihat wajah laki-laki yang tampan dan Gagah itu tertidur pulas. wajah tidak asing di mata Lia.

__ADS_1


"Dia seperti artis Korea, tapi aku seperti pernah melihat nya."Batin Lia tertawa di dalam hati nya. Namun ia tidak mengingat laki-laki di depan nya saat ini adalah Arga, yang pernah bertabrakan dengan nya di restoran.


Lia lalu mengangkat kaki nya ke atas tempat tidur, memperbaiki posisi nya sebelum Lia meninggalkan nya.


Namun tiba-tiba laki-laki itu terbangun membuka mata nya yang masih remang-remang, menarik Lia ke atas tubuh nya.


Tentu saja hal itu membuat liat terkejut. wajah nya begitu dekat dengan Lia, bisa melihat dengan dekat wajah tampan laki-laki itu yang seolah tak memiliki pori-pori pada wajah nya.


"Tuan, Tolong lepaskan saya."Lia mencoba melepaskan diri nya.


Namun pria itu mencengkram nya dengan kuat, membuat Lia tidak bisa mengerjakan tubuh nya.


"Temani aku sebentar, aku butuh pelukan."Ucap Nya dengan pelan. Lia tahu ia sudah sangat mabuk berat, tapi kenapa tenaga nya begitu kuat.


"Dasar, laki-laki kalau sudah mabuk sama sama, hidung belang, dia masih muda, tapi sudah seperti om om genit."batin Lia.


Tiba-tiba saja, Laki-laki ia memutar posisi nya, hingga membuat kedua mata Lia terbelalak. begitu cepat Kini posisi laki-laki itu sudah berada di atas nya.


•••


Hi Teman-teman.


Bantu Like dan Vote nya ya Teman-teman. Biar Author tambah semangat buat Update setiap hari. tinggalkan komentar kalian, Supaya Author tahu ni, kalian suka dengan cerita ini.


Terima kasih banyak ya 🤗🙏

__ADS_1


selalu jaga kesehatan ya semua.


__ADS_2