Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
55 - Memperingati


__ADS_3

Begitu ya. Tapi kau harus tetap semangat ya, Oh iya Li, Nona Becca curiga kau akan mengoda suami nya, karena kau cantik Li, kau harus berhati-hati dan menjaga jarak agar kau tetap bisa kerja disana ya."Ujar Sofia.


Ucapan Sofia semakin membuat Lia pun merasa sangat sedih, karena menjadi istri kedua Arga.


"Tentu fi, makasih sudah mengkhawatirkan ku."Ucap Lia.


"Iya, kita kan teman."Balas Sofia.


Setelah obrolan singkat itu, Lia mendengar suara mobil memasuki halaman rumah, Ia pun melihat jam dan sudah pukul 12 malam, Ia pun segera berlari kecil keluar untuk membuka pintu, karena berfikir Arga datang untuk tidur bersama nya lagi. Entah kenapa Lia begitu antusias dan berharap itu adalah Arga.


Namun hal tak terduga terjadi, Ternyata itu adalah Becca, Roy serta Alice.


"Nona."


Becca menatap Lia dengan sinis, Ia pun takut perkataan teman nya benar, kalau Lia akan mengoda suami nya.


Becca masuk dengan angkuh ke dalam rumah, Lia pun bisa mencium aroma alkohol dari tubuh mereka, benar kata Sofia, kalau Becca pasti mencurigai nya.


"Bikinkan Minuman." Ucap Becca.


"Baik Nona."


Lia lekas ke dalam, Bi Inah yang juga ada disana, berdiri agak jauh pun segera membantu Lia untuk membuatkan minum.

__ADS_1


"Itu wanita nya Becca?, Kampungan sekali gaya nya." Ucap Alice.


"Tapi dia terlihat Manis."Ucap Roy.


Alice dan Becca lansung menatap nya dengan sinis, Roy pun tertawa.


"Aku mengatakan yang sejujurnya." Kata Roy lagi.


Saat minuman datang, Lia pun menaruh minuman di atas meja. Becca sangat kesal saat melihat nya. terlebih saat Roy mengatakan kalau dia cantik.


"Hei, siapa nama mu?."Ucap nya dengan ketus.


"Lia Nona."


"Dengar ya, kau bisa bekerja disini, karena aku masih baik pada mu saat ini, tapi kalau kau berani macam-macam dengan suami ku, Kau akan tahu akibat nya."Ucap Becca mengancam Lia.


Dering telefon.


Becca tersenyum saat melihat Arga menghubungi nya.


"Iya Sayang."


"Kamu dimana?."

__ADS_1


"Aku baru pulang dari bar."


"Baik lah, Aku tunggu dirumah, besok kita akan pergi bulan madu kan, kau butuh istirahat."Ucap Arga.


"Iya sayang, tentu saja aku tidak lupa kalau kita akan pergi berbulan madu besok, aku akan segera pulang, kamu tenang saja."balas Becca.


Mendengar kata bulan madu, Lia pun mengerti Arga akan kemana beberapa hari kedepan, Arga hanya mengatakan akan keluar negri, tapi Arga tidak pernah mengatakan kalau ia akan berbulan madu dengan Becca.


Tentu hal itu membuat Dada Lia terasa sakit, Ia merasa sangat sesak.


Setelah mematikan sambungan telefon, Becca pun bangkit berdiri, Tanpa meminum air yang di buat Lia, ia berjalan keluar melewati Lia masih dengan tatapan sinis nya.


"Ingat tu jangan nakal."Ucap Alice mengejek Lia, lalu ia mengikuti Becca.


Becca dan teman-teman nya pergi dari sana, Air mata Lia pun mengalih membasahi wajah nya.


"Apa dia sudah pulang Bi?." Tanya Arga di telefon.


"Sudah Den."Balas Bibi


Setelah Becca duduk, Bibi Mengirimkan pesan pada Arga kalau Becca ada disini, tentu itu membuat Arga sangat terkejut.


"Apa dia menyakiti Lia?."

__ADS_1


"Tidak Den, tapi Nona Becca seperti nya mengancam Nona Lia, untuk tidak mengoda Anda." tutur Bibi.


Arga pun tahu kalau istri nya kini telah mulai mencurigai nya. ia pun harus segera memindahkan Lia dari sana dan semua itu hanya bisa di lakukan Robi, Karena ia akan keluar negri besok.


__ADS_2