Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
52 - Merasa Nyaman


__ADS_3

Becca pun mengajak Alice dan Roy untuk ke bar, karena ia hari ini sangat senang akan pergi berbulan madu dengan Arga.


"Akhirnya, kau akan pergi bulan madu juga dengan Suami mu Bi, selamat ya."Ucap Alice turut senang, karena ia tahu ini yang di harapkan Becca selama ini.


Sementara Roy tampak tidak senang, ia pun hanya duduk diam dan meneguk seteguk demi seteguk bir.


Becca yang tidak ada di rumah pun membuat Arga mencari waktu untuk menemui Lia, ia pun pasti harus memberitahu Lia tentang ia yang akan pergi ke luar negri.


Saat Arga sampai di rumah, ia melihat Lia tengah bersama Seorang wanita yang adalah Fani. Melihat Arga yang datang, Fani pun jadi bingung ia harus bersikap seperti apa.


"Ini teman ku Fani." Lia memperkenalkan Fani pada Arga dengan ragu-ragu, Ia takut Arga akan bersikap tidak baik pada Fani.


Fani pun menundukkan kepala nya menyapa Arga, Arga membalas hal yang sama.


"Besok, menginap lah disini kalau ada waktu, saya akan ke luar kota selama seminggu, biar Lia ada yang menemani." Kata Arga yang membuat Lia dan Fani saling menatap satu sama lain.

__ADS_1


"Iya, Saya akan menginap."Balas Fani.


"Terima kasih."Balas Arga, Arga lalu memutuskan untuk masuk ke kamar meninggalkan kedua wanita itu.


"Apa dia hari ini menginap disini Li?." Tanya Fani.


"Dia menginap disini kadang-kadang, mungkin saat dia ada masalah dia datang kesini."Ucapan Lia tidak bersemangat, karena yang ada di pikiran nya, ia hanya pelarian Arga saja saat ini, Arga akan menginap disaat saat tertentu saja.


"Li, mendengar cerita mu dari awal kalau dia sering datang hanya untuk melihat mu, aku nyakin itu karena dia khawatir pada mu dan juga kandungan mu. jangan berfikir terlalu jauh."Ucap Fani.


Setelah Hari sudah mulai malam, Fani pun pamit pulang, ada niat hati nya untuk menginap hari ini disini, ia bahkan sudah menyiapkan pakaian nya saat mendengar di telfon kalau Arga mengizinkan ia menginap disini, tapi dengar kata Arga besok ia di minta menginap, Fani pun mengurungkan niat nya, dan lebih menunggu esok hari saja.


"Makasih ya Fan, udah mau nginap disini besok."Ucap Lia.


"Aku merindukan mu Li, tentu saja aku mau, kita akan menghabiskan waktu kita besok berdua."Kata Fani. Lia pun dengan semangat mengiyakan.

__ADS_1


Setelah Fani pulang Lia pun masuk ke kamar menyusul Arga, saat masuk ia melihat laki-laki itu tertidur, ia pun mendekati tempat tidur dan berdiri di samping nya. Ia melihat wajah laki-laki dengan lekat. sebelum akhir nya ia bermaksud untuk keluar menyiapkan makan malam bersama Bi Inah.


Namun Arga tiba-tiba memegangi tangan nya, menahan Lia untuk pergi. Lia pun menoleh melihat Arga.


Arga lalu menarik Lia untuk duduk hingga menuntun wanita itu berbaring di samping nya. Lia tidak mengerti kenapa diri nya begitu pasrah saat Arga menarik nya, seolah tubuh nya memperbolehkan Arga menyentuh nya dengan sesuka hati.


Lia berbaring dengan posisi membelakangi Arga, Arga memeluk wanita itu dari belakang, membenamkan wajah nya ke rambut Lia, ia bisa mencium aroma shampo di rambut Lia yang sangat harum.


"Apa Nona Becca tidak apa-apa, anda sering menginap disini?." Pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Lia, dengan sedih pertanyaan itu terlontarkan.


"Dia punya dunia sendiri, dan aku juga, Aku selalu ingin memastikan kau baik-baik saja bersama..." Arga mengelus perut Lia.


Lia pun memejamkan mata nya, merasakan hangat dan nyaman saat Arga memeluk nya. Ia kini berharap pelukan itu tidak akan di lepaskan oleh pria itu.


"Apa aku jahat, apa aku egois, aku merebut kehangatan pria ini dari sisi istri pertama nya."Ada perasaan bersalah Lia saat Arga menyentuh nya, tapi ada rasa tidak rela saat Arga kembali pada Istri nya.

__ADS_1


Apa artinya Lia telah jatuh cinta?, Apa karena Kehamilan nya, yang membuat ia merindukan kehangatan dan di manja sebagai ibu hamil. entah lah, Lia sendiri tidak bisa menggambarkan perasaan nya yang abu abu saat ini.


__ADS_2