
"Siapa Wanita itu?." Tanya Bu Rossa.
Arga di diperhadapkan dengan pertanyaan ayah dan Ibu nya. Mereka duduk di ruang keluarga untuk membahas tentang wanita yang menjadi Simpanan Putra mereka.
Arga sudah menekankan dirinya kalau ia harus memberitahu semua pada Kedua orang tua nya, Meski ia sedih karena hubungan nya dengan Becca tidak baik-baik saja, Tapi ia merasa kalau Ia tidak begitu terluka karena hal ini.
"Lia Nama nya Ma."Balas Arga dengan datar. namun jantung nya berdebar, karena ini pengakuan nya.
Bu Rossa menggelengkan kepala nya tidak percaya Putra nya memiliki wanita lain selama ini.
"Kamu dan Becca sama-sama salah, Kami tidak tahu siapa dulu yang memulai, Cuman Mama tidak menyangka kamu akan melakukan hal ini Arga, Kalau Becca mungkin kami tidak mengenalnya begitu dalam karena dia bukan Anak Mama, Tapi kamu anak Mama, tak pernah terpikirkan oleh mama kamu akan berselingkuh."Ucap Bu Rossa.
"Aku juga tidak menginginkan ini terjadi Ma, Tapi semua tidak sengaja terjadi."Ucap Arga dengan posisi kepala masih menunduk, ia tida memiliki keberanian untuk menatap kedua orang tua nya.
"Lalu bagaimana kamu dengan Becca, Apa kalian akan bercerai?, Apa sangat berat kesalahan Becca?." Tanya Bu Rossa lagi.
Di tengah pembicaraan dimana Arga terus di lempar pertanyaan oleh Ibu nya. Tiba-tiba pelayan datang membawakan sebuah kotak kepada mereka.
"Nyonya Ada Paket untuk Nyonya."Ucap Pelayan.
"Iya, Makasih Bi."Balas Bu Rossa.
Ia lalu membuka kotak itu di lihat Oleh Pak Adnan dan Arga. "Isi apa kotak ini."Gumam Bu Rossa.
Bu Rossa seperti mendapatkan jawaban atas pertanyaan nya tadi. Membuat ia semakin menggelengkan kepala nya saat melihat isi kotak itu
__ADS_1
"Apa isi nya Ma?." Tanya Pak Adnan.
Bu Rossa menghela nafas sesak. lalu menatap Putra dan suami nya secara bergantian.
"Mama setuju kamu ingin menceraikan Becca, Pembicaraan kita sampai disini."Ucap Nyonya Rossa. Beranjak berdiri dan meletakan kotak itu di atas meja dengan kasar nya.
Pak Adnan dan Arga menatap Bu Rossa berjalan pergi. "Kenapa Mama cepat sekali berubah pikiran."Ucap Pak Adnan lalu mengambil kotak yang ternyata berisik kan foto foto Becca berselingkuh dengan Roy.
Bahkan salah satu foto ada Foto Becca dan Roy pada saat di luar negri, Baju yang dikenakan Becca mengingatkan Arga kalau itu di ambil pada saat mereka bulan madu dan semua itu semakin jelas saat di foto itu juga tercantum tanggal dan Jam yang seolah memang untuk mengingatkan kapan gambar ini di ambil.
"Aku sudah bertekad akan menceraikan Becca Pa."Ucap Arga.
"Soal wanita itu, Aku akan bawa kesini dan memberitahu semua nya yang terjadi, sampai aku harus menikah dia."Ucap Arga.
"Iya Pa, Kami menikah siri."
Rasa nya rasa kecewa Pak Adnan kembali bertambah saat mendengar, Ia pun membuang nafas berat.
"Iya, Bawa saja. nanti kita bicarakan lagi."Ucap Pak Adnan.
Arga tahu kedua orang tua nya kecewa pada nya, tapi ia sudah melakukan kesalahan dan tidak memiliki cara lain selain menikahi Lia. dan kini ia akan mengakui Lia sebagai istri nya. setelah ia menceraikan Becca.
•••
Becca yang sedang berada di apartemen nya kedatangan sebuah surat cerai yang di antar oleh Robi.
__ADS_1
"Sedang apa kamu disini?." Tanya Becca dengan ketus.
"Saya datang untuk mengantarkan surat cerai yang harus anda tanda tangani nona."Ucap Robi.
"Surat cerai?." Kedua mata Becca melotot saat mendengar hal itu.
Baru beberapa hari ia keluar dari rumah, surat cerai sangat cepat di lemparkan Arga pada nya.
"Aku tidak mau, Katakan pada Arga aku tidak mau bercerai dengan nya, dia juga melakukan kesalahan yang sama, Kenapa malah aku saja yang di salahkan." Teriak Becca penuh kemarahan dan penolakan.
"Silakan tanda tangani Nona. jika Anda tidak melakukan nya, Maka jangan salah saya akan menyebar semua bukti perselingkuhan anda dengan Pria anda ke media sosial dan akan menanggung sansi sosial yang mungkin tidak akan muda untuk anda jalani."Ucap Robi dengan datar namun setiap kata yang terucap penuh penekanan untuk Becca.
"Kau mengancam ku?."
"Saya akan melakukan sekarang kalau anda tidak segera menanda tangani nya Nona."Balas Robi.
"Brengseek."
Becca menatap Robi penuh kemarahan, namun ia seolah tidak di beri waktu untuk bernafas dengan ancaman yang tentu saja akan merusak nama baik nya di luar sana.
Ia mengambil surat cerai itu, dengan tangan gemetar dan ragu, Ia lalu menanda tangani surat cerai itu, Seulas senyuman tipis di bibir Robi.
"Terima kasih Nona. saya permisi." Ucap Robi.
Becca mematung. ia hanya berdiri menatap punggung laki-laki itu berjalan pergi. hingga air mata nya jatuh karena mengingat ia akan segera bercerai dengan Arga, Pria yang ia cintai.
__ADS_1