Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
23 - Lia Pergi


__ADS_3

Melihat wajah Rebecca yang mulai cemberut, Arga pun mengurungkan niat nya untuk berangkat sekarang juga.


Arga lalu duduk di meja kan, Becca pun kembali tersenyum dan kembali melanjutkan aktivitas nya.


Robi yang datang menghampiri Arga pun heran melihat Arga masih duduk, sementara tadi ia meminta nya bersiap lebih awal.


Robi pun hanya berdiri menatap Arga. "Setelah sarapan kita berangkat Rob." Ucap Arga yang seperti mengerti tatapan sang sekertaris.


"Baik Bos."Balas Robi.


Arga tidak sabar menunggu makanan Becca datang,karena ia harus menemui Lia untuk mengajak nya bicara, namun ia harus bersabar menunggu becca.


Saat di meja, Becca melihat Arga yang begitu gelisah, ia pun bertanya-tanya di dalam hati nya apa yang sedang di pikirkan Arga, Apa perusaahan mengalami masalah yang besar, sampai ia melihat Arga begitu gelisah.


Setelah selesai makan, Arga pun pamit untuk berangkat, Becca mengantar nya sampai di teras rumah.


"Arga, perusahaan kamu ada masalah besar ya?, aku melihat mu tidak biasa nya segelisah ini?." Tanya Becca.


"Aku bisa mengatasi nya."Balas Arga lalu mengecup kening nya.


"Baik lah, oh yah, nanti aku izin ya keluar sama teman-teman." kata Becca.


"Pergi lah, Have fun sayang."Ucap Arga lalu berjalan masuk ke dalam mobil.


Becca melambaikan tangan nya pada suami nya, ia lalu berjalan masuk ke dalam setelah mobil Arga berjalan pergi.

__ADS_1


"Arga beruntung punya istri seperti kamu Becca, pengertian sekali, disaat Arga sibuk dan harus bekerja di hari pertama setelah pernikahan, kamu tidak apa-apa." Puji Bu Rossa.


"Mama..., bukan kah mama yang bilang suami istri harus saling pengertian."ucap Becca. Bu Rossa mengangguk dan tersenyum bangga melihat kedewasaan sang menantu.


•••


"Kerumah Nona Lia bos?." Tanya Robi sembari menyetir.


"Iya."Balas Arga.


"Aku benar-benar tak bisa membayangkan kalau Semua orang tahu hal ini, apa lagi Becca."Ucap Arga.


Robi hanya diam dan mendengar apa yang di katakan Bos nya, Tampak Arga benar-benar sangat kacau saat ini, hingga ia terlihat gelisah.


"Baik Bos."Balas Robi.


Saat sampai di halaman rumah Lia, Arga segera turun di ikuti oleh Robi, Arga mengetuk pintu kos milik Lia itu, namun ia tak mendapatkan jawaban dari dalam rumah milik Lia.


"Kemana dia Robi?." Tanya Arga.


"Sebentar bos."


Robi pun mengambil ponsel nya dan menghubungi orang-orang suruhan nya, Namun ia agak terkejut saat melihat banyak panggilan telefon tak terjawab, Karena tadi ia silent ponsel nya saat di ajak makan bersama keluarga Arga.


Robi segera menghubungi kembali.

__ADS_1


"Bos, Wanita pergi bos, membawa barang-barang nya untuk naik bis, tapi kami kehilangan dia bos."Ucap anak buah Robi.


"Cepat cari dan temukan dia."Ucap Robi dengan tegas.


"Baik Bos."


"Ada apa Robi?."


"Nona Lia seperti nya akan pulang kampung bos. anak buah saya kehilangan dia bos."Kata Robi membuat Arga menghela nafas berat.


"Ayo kita cari dia, dimana terakhir dia berada?."


"Di terminal bis bos."


"Ayo kesana."


•••


Hi Teman-teman.


Bantu Like dan Vote nya ya Teman-teman. Biar Author tambah semangat buat Update setiap hari. tinggalkan komentar kalian, Supaya Author tahu ni, kalian suka dengan cerita ini.


Terima kasih banyak ya 🤗🙏


selalu jaga kesehatan ya semua

__ADS_1


__ADS_2