Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
64 - Becca Cemburu


__ADS_3

Keesokan pagi nya.


Becca terbangun dan melihat diri nya ada di apartemen Roy, namun ia tidak melihat laki-laki itu ada di samping nya.


Ia lalu ke kamar lain nya untuk mencari Roy. Saat ia membuka pintu, Ia melihat Roy tertutup selimut tidak mengunakan baju.


Tak mau banyak memikirkan, Apa semalam ia tidur dengan Roy, Ia segera pergi meninggalkan apartemen Roy tanpa menganggu laki-laki itu, karena tak ingin Membuat Arga khawatir ia tidak pulang.


Becca berkaca di kaca spion mobil sebelum ia menjalan kan mobil nya, Menganti pakaian nya, menyemprotkan minyak wangi ke tubuh nya, memastikan Tidak ada aroma alkohol yang tercium, karena Ia tahu Arga tidak akan senang, apa lagi Becca sudah berjanji pada ibu mertua nya itu untuk tidak minum.


Saat Becca turun dari mobil setelah ia sampai di halaman rumah, Ia meliGg Arga sudah siap dengan pakaian kerja nya, Ia pun menghampiri suami nya


"Kamu mau berangkat bekerja?." Tanya Becca dan memeluk Arga.


"Iya, Kamu dari rumah Mama?." Tanya Arga.


Becca menatap Arga dengan heran, namun ia tersenyum dan mengangguk.


"Bagaimana kamu tahu?." Tanya Becca.


"Aku telefon Mama, karena no kamu tidak bisa di hubungi, tapi Tante kamu yang mengangkat nya."Balas Arga.


Becca segera mengecek ponsel ny dan membaca pesan dari ibu nya.


"Becca, kamu dimana, Arga menghubungi tante, tante bilang kamu disini dan sedang tidur."Isi pesan dari Tante Becca.


Becca tersenyum penuh rasa syukur, karena Bibi nya bisa di andalkan. "Terima kasih Bi, Aku tak capek capek lagi mencari alasan."Batin Becca.


"iya, sayang, maafkan aku ya, Aku kecapean dan tertidur disana."Ucap Becca.


"Tidak apa-apa, Masuk lah dan istirahat, nanti malam kita ke rumah sakit lagi untuk melihat Mama, setelah itu kita akan pindah ke rumah baru."Ucap Arga. Becca tersenyum melebarkan senyuman dan mengangguk.


•••

__ADS_1


Dirumah, Becca tengah menyiapkan makanan untuk di bawa ke rumah sakit, tiba-tiba Alice datang menghampiri Becca.


"Hi." Alice muncul di dapur mengagetkan Becca yang lansung tersenyum kaget.


"Kau datang dan tak mengabariku? "Tanya Becca.


"Aku ke apartemen Roy tadi mencari mu, tapi kau sudah pulang ternyata, jadi aku nyantai dulu disana sebentar sebelum aku ke sini."Balas Alice. Becca mengangguk mengerti.


"Be, kau lagi apa?." Tanya Alice.


"Memasak untuk Ibu nya Arga."


"Kau memang wanita yang rajin, menantu idaman." Ucap Alice.


"Jangan mengejek ku."


"Hm, Aku serius, Sini biar ku bantu."Alice sengaja meletakkan ponsel ny tidak jauh dari Becca, kondisi ponsel menyala membuat Becca bisa melihat foto profil Di ponsel itu. dimana itu foto Alice dan Roy.


"Alice, itu kah dan Roy."


Alice lalu dengan semangat mendekati Becca dan mengambil ponsel nya.


"Ini alasan aku datang juga kesini Be, Aku ingin kau mendengar cerita bahagia ku."Ucap Alice.


"Apa?."


"Aku dan Roy sudah pacaran, dan kami sudah melakukan itu.." Alice mengedip - Ngedip kan mata nya.


"Tidur bersama?." Tebak Becca.


"Iya. Aku sangat senang, lagi pula sudah biasa kan, teman berubah menjadi cinta?." Ucap Alice.


Becca tersenyum kecil yang ragu hanya untuk merespon cerita Alice, hal itu menggambarkan ketidak senangnya Becca dengan apa yang Ia dengar.

__ADS_1


Alice pun sengaja memberitahu Becca untuk memperjelas Hubungan nya dengan Roy saat ini. karena ia juga ingin menghapus kecurigaan nya Becca dan Roy memiliki hubungan spesial di belakang nya selama ini.


•••


Malam Hari nya.


Becca datang menghampiri Roy, menekan bel pintu dan menunggu Roy membukan kan pintu dengan tidak sabar.


"Hei." Roy membuka pintu dan tersenyum melihat Becca yang datang.


Plak.


Satu tamparan di layangkan Becca pada Roy, Roy pun mengelus pipi nya yang kebas dan menatap Becca dengan heran.


"Ada apa?".


"Masih tanya ada apa?, Kau tidur dengan Alice?."Tanya Becca.


Roy mendengar hal itu pun tersenyum. Lalu menarik tangan Becca masuk, Becca lansung menepis tangan Roy setelah ia memasuki apartemen laki-laki itu.


"Kau tidur dengan ku dan meniduri Alice juga, dasar kau brengsek."Ucap Becca dengan kesal nya.


"Kau cemburu pada ku?."


"Mulut mu memang tidak bisa di percaya Roy, Kata nya kau mencintai ku, tapi kau..., itu sangat menjijikan."Ucap Becca.


"Bukan kah kita tidak ada hubungan apa-apa seperti kata mu?, kau hanya mencintai Arga saja." Ucap Roy


"Tetap saja aku tidak suka kau mempermainkan Alice."


"Bilang saja kau cemburu pada ku, bukan soal Alice." Roy mendekati Becca dan mencium rambut wanita itu.


Becca pun hanya bisa menahan diri meski ia kesal dengan Roy, karena ia pun tak mengerti kenapa ia begitu tidak suka saat mendengar Alice dan Roy telah pacaran dan berhubungan badan.

__ADS_1


__ADS_2