Sang Buah Hati

Sang Buah Hati
49 - Becca Datang


__ADS_3

Setelah melakukan olahraga pagi yang membuat jantung berdetak kencang, Lia dan Arga pun keluar dari kamar bersama, menghampiri Robi yang sudah menunggu sejak tadi.


"Ayo Robi." Ajak Arga.


"Tuan, tidak sarapan dulu?." Tanya Lia menghentikan langkah Arga.


Arga menoleh melihat Lia. "Makan di kantor saja."Balas Arga. Lia pun mengangguk mengiyakan.


Lia mengantar Arga sampai keluar dan masuk ke dalam mobil, Arga menurunkan jendela nya dan menatap Lia dalam sekali, namun Lia tidak bisa menebak tatapan apa yang di berikan Arga pada nya.


Apa yang tadi Mereka lakukan sungguh tidak terpikirkan oleh Lia Akan terjadi.


•••


Saat mobil Arga pergi, Lia pun kembali masuk ke dalam rumah dan duduk untuk sarapan bersama Bu Inah.


"Den Arga seperti nya sayang sekali ya sama Non Lia."Ucap Bi Inah.


"Kenapa bibi bisa berfikir begitu?." Tanya Lia.


"Den Arga selalu datang buat cek kondisi Non Lia, Pasti karena Den Arga sayang pada Non."Ucap Bibi.


Lia terdiam, ia tidak begitu merasa senang jika Bi inah menilai kalau Arga sayang pada nya, Karena yang ia nyakin, Arga hanya sayang pada Anak di dalam perut nya.


Di tengah obrolan mereka. Tiba-tiba terdengar suara mobil yang membuat Bi inah dan Lia saling melihat.


"Apa Arga kembali?." Ucap Lia.

__ADS_1


"Mungkin saja Non ada yang tertinggal."Balas Bibi.


Namun hal tak terduga mengejutkan Lia, Karena yang datang bukan Arga, melainkan Becca.


Becca masuk dan melihat sekitaran. Ia pun merasa heran saat melihat ada Bibi mantan pembantu di rumah ibu mertua nya dan seorang wanita Muda.


Lia yang tidak berdandan membuat Becca tidak mengenal Lia wanita yang pernah ia berikan uang di bar untuk meneguk sebotol Bir.


"Non becca." Bibi berkata agak gagap, karena ia pun sangat terkejut.


"Bibi kenapa ada disini?, dan Kamu siapa??" Tanya Becca dengan tatapan penuh curiga.


Melihat Becca, yang ia kenal sebagai istri Arga, Lia pun tidak berkutik dan hanya bisa diam.


"Den Arga minta Bibi buat beresin rumah Ini Non, kata nya biar bersih saat nanti di tinggali oleh Non Becca dan Den Arga."Alasan Bi Inah. Lia pun melihat Bi Inah dan mendengar ucapan bibi.


"Kalau Ini, keponakan Bibi nama Lia, juga bekerja disini."Ucap Bi Inah.


Mendengar seperti itu, Becca pun tampak semangat dan antusias.


"Apa Bi, apa Arga bilang begitu, jadi kami akan segera pindah??" Tanya Becca antusias.


"Iya Non." Bibi hanya bisa mengatakan itu, tak tahu harus berkata apa lagi, berharap Becca tidak curiga pada Lia.


Becca pun mengangguk dan senang, karena ia akan terbebas dari ibu mertua nya yang suka mengatur itu. Ia lalu mengeluarkan ponsel nya dan menghubungi Arga.


Arga yang baru sampai di rumah dan belum turun dari mobil melihat Becca menghubungi nya.

__ADS_1


"Iya sayang."


"Sayang, aku ada di rumah kita, Ternyata kamu sudah menyiapkan untuk kepindahan kita ya?." Tanya Becca.


Arga yang mendengar tentu saja sangat terkejut, kedua mata nya membulat besar, karena disana ada Lia istri kedua nya.


"Sayang."Panggil Becca saat tak ada sautan dari Arga.


"Sayang, kenapa diam?".


"Tidak apa apa sayang, aku mengobrol dengan Robi, kamu pulang lah kesini, untuk apa disana, aku masih harus mengatur beberapa lagi sebelum kita pindah, pulang lah, aku menunggu mu."Ucap Arga.


"Baiklah sayang." Balas Becca.


Setelah mematikan telefon, Becca pun berjalan keluar tanpa memeriksa atau pun melihat lihat apa pun lagi, dan tidak sabar pulang ke rumah untuk membahas hal ini dengan Arga.


Lia dan Bi Inah pun mengantar becca sampai wanita itu meninggalkan halaman rumah.


Setelah Becca pergi, Ponsel Lia berbunyi, ia pun mengangkat telefon itu.


"apa dia sudah pergi?." Tanya Arga.


"Sudah Tuan."


"Baguslah, kamu tidak mengatakan apa pun kan?."


"Iya Tuan."

__ADS_1


"Baik lah, aku matikan dulu." Arga pun mematikan sambungan telefon nya. Shani meremas jemari nya, saat mendengar suara Arga yang seperti begitu khawatir Becca akan tahu tentang pernikahan mereka. terlihat jelas kalau Arga gak ingin kehilangan Becca.


Lia hanya bisa menerima tanpa berani protes, karena ini resiko yang harus ia tanggung.


__ADS_2