
Setelah sampai di pulau B, Darma pun mengajak gadis kecil tadi untuk ke WC dulu sebentar dengan alasan ingin buang air. Gadis kecil itu pun menunggu di depan WC.
[Gudang penyimpanan]
Darma pun mengklik pilihan itu.
[Motor matic]
(Masukan)
Darma pun mengklik pilihan masukan. Dalam sekejap, motornya yang ada di pelabuhan kota T pun hilang secara misterius. Setelah itu, Darma pun mengeluarkannya di parkiran terdekat itu.
Tanpa di sadari orang banyak, motor itu sekarang ada di parkiran rumah makan sebelah pelabuhan.Darma pun keluar lalu menarik tangan anak tadi untuk menuju ke parkiran.
"Bang bang!"panggil gadis cilik itu.
"Kenapa dek?"tanya Darma pada gadis cilik itu.
"Laper bang,"ujar gadis itu dengan wajah lemas dan tampak lesu.
"Oke ayo kita makan!"ujar Darma mengajaknya ke rumah makan di dekat pelabuhan itu.
Merekapun berjalan ke dalam. Namun saat akan masuk, security menghentikan mereka tiba-tiba.
"Berhenti!"ujar security itu.
"Kenapa pak?"tanya Darma menatap pria itu.
"Kalian dari kota/kabupaten mana?"tanya security itu menatap penampilan Darma dan gadis cilik itu.
"Kota T pak,"ujar Darma.
"Owh gitu, silahkan masuk!"ujarnya mempersilahkan 2 orang itu masuk.
"Terimakasih pak,"ujar Darma lalu ia pun masuk.
...
Setelah makan, Darma pun langsung membayar makanannya dan makanan gadis cilik itu. Namun saat akan membayar makanannya, tiba-tiba dari samping muncul seorang wanita berambut pendek, kulit putih, mengenakan baju panjang warna biru, dan celana jeans.
"Putri?!"ujarnya pada gadis cilik itu.
"Kak Mery!"ujar Putri lalu berlari ke arah wanita itu.
"Kamu ngapain di sini?siapa dia?"tanya Mary menggendong Putri.
"Huhuhu, dia yang menyelamatkanku dari ayah dan berniat membawa Putri ke sini untuk ketemu dengan keluarga Kak Mary.."ujar Putri menjelaskan.
"Owh gitu, lalu Mary pun duduk di depan Darma sambil tersenyum.
"Ini struk pembayarannya mas!"ujar pelayan yang tadi menyerahkan kertas putih berisi tot harga makanan yang mereka pesan siang itu.
Darma pun mengeluarkan uang 100 ribu lalu memberikannya pada pelayan itu. Pelayan itu pun pergi ke kasir lalu memberikan kembalian sebesar 40 ribu.
__ADS_1
"Mba ini siapanya Putri?"tanya Darma dengan tatapan menyelidiki.
"Saya sepupunya Putri mas, sebenernya apa yang terjadi?kenapa Putri bisa ada sama mas?"tanya Mary penasaran.
"Panjang ceritanya mba,"ujar Darma lalu ia meminum air alpukatnya yang masih ada sedikit.
"Ceritain aja mas!"ujar Mary.
"Baiklah, jadi gini mba ceritanya.....
1 jam kemudian
"Owh gitu, astaga gak nyangka ya ayahmu sekejam itu."ujar Mary geleng kepala mendengar kelakuan abang ipar ibunya itu.
"Yaah gitulah kak, sekarang aku tinggal sama kakak ya kak. Aku udah gak punya siapa-siapa di rumah lama."ujar Putri.
"Baiklah kalau gitu, kamu akan tinggal di kota ini sama kak dan om tante."ujar Mary mengelus rambut adik sepupunya itu.
"Hah lega, akhirnya bisa pulang."ujar Darma tersenyum.
"Makasih ya mas udah menyelamatkan dan bawa adik sepupu saya ke sini, ini ada sedikit imbalan buat mas yang udah nolongin adek saya mas."ujar wanita itu memberikan 5 lembar uang berwarna merah.
"Gak usah mba, saya ikhlah kok. Uangnya di simpan aja untuk mba atau untuk Putri."ujar Darma tersenyum.
"Ambil aja mas, jasa mas sudah sangat besar karena udah menyelamatkan dan berusaha mengantarnya ke keluarganya yang ada di kota ini!"ujar Mary masih menyodorkan uang itu.
"Gak usah mba, simpen aja uangnya. Kalau gitu karena Putri udah sama keluarganya, saya pamit ya mba."ujar Darma lalu ia pun berdiri.
"Bang Darma, tunggu bang!"ujar Putri.
"Ada apa Putri?"tanya Darma.
Lalu Putri pun mengisyaratkan agar Darma menunduk dan mendekatkan wajahnya. Darma puh melakukan apa yang di minta oleh Putri.
Cup
(Suara kecupan di pipi)
"Makasih ya bang, udah nolongin dan bawa Putri ke sini. Putri harap, suatu saat nanti kita bisa ketemu lagi."ujar Putri dengan mata berkaca-kaca.
"Eh kok nangis, Putri jangan nangis ya. Sebentar lagi Putri akan bahagia karena udah sama keluarganya Putri."ujar Darma tersenyum lalu ia mencubit hidung Putri.
"Hiks hiks,"Putri menangis melepas orang yang sudah baik dan membantunya saat ia dalam bahaya. Putri pun memeluk Darma sehingga mereka jadi pusat perhatian orang-orang di tempat itu.
"Huhuhu, terimakasih bang sudah menolong dan mengantar saya ke sini."ujar Putri memeluk Darma erat.
"Iya Put, Putri baik-baik ya di sini. Putri harus sekolah dan harus jadi orang yang sukses ya!"ujar Darma mengelap air mata Putri.
"Hati-hati bang!"ujar Putri melambaikan tangannya pada Darma yang perlahan sudah hampir mau keluar. Namun uang yang 40 ribu tadi ia masukan ke kotak amal.
Hadiah sedekah
[Bloop]
__ADS_1
[Hadiah sedekah: 139.000×5\=695.000]
[Total Saldo: 284.575.000]
Setelah itu Darma pun pergi kembali ke kota T. Darma pun masuk ke WC lalu ia masukan kembali motornya ke penyimpanan, setelah itu ia pun membuka pintu ke dunia teknologi. Ia pun masuk dan pergi dari kota B.
Darma pun masuk di wilayah lain, kebetulan ia juga berada di tepi pantai dan di belakangnya adalah padang rumput hijau dan ada gunung di belakangnya.
"Sistem, ini bisa menyeberang ke wilayahku kan?"tanya Darma.
[Tuan, ini masih di wilayah tuan.. Apa tuan ingin pulang ke rumah tuan yang ada di bagian timur?]
"Hah?ini masih di wilayahku?"tanya Darma kaget dan tak percaya kalau tempat itu miliknya.
[Benar tuan, wilayah anda akan berakhir ditandai dengan adanya penampakan wilayah lain yang sudah ada rumahnya dan bertuliskan nama orang lain di gerbangnya.]
"Owh gitu, lah namaku juga berarti ada di gerbang?"tanya Darma pada Tekno.
[Ada tuan, apa tuan ingin melihat gerbang masuk ke wilayah tuan?]
"Gaskeeeeun!"ujar Darma bersemangat.
Lalu tiba-tiba dari laut muncul gelembung putih dan di dalamnya ada alat kemudi. Pintu gelembung itu pun terbuka sehingga Darma pun masuk ke dalamnya untuk pergi dari wilayahnya yang ada di Utara ini.
"Tekno, bagaimana cara mengendarai gelembung ini?"tanya Darma.
[Apa tuan ingin membeli kemampuan untuk mengendarainya?]
"Boleh deh!"ujar Darma setuju.
[Kemampuan mengendarai gelembung udara akan segera masuk ke tubuh tuan]
[10....20.....30.....50....70....90....100]
[Berhasil]
[Poin di potong 5]
[Sisa poin: 70]
Lalu kepala Darma pun sekarang ditambah dengan pengetahuan baru. Setelah itu, Darma pun sudah sudah sangat mahir dalam menggunakan kendaraan itu walaupun dari jalur ngecheat. Darma mengikuti GPS yang ada di dalam kendaraan berbentuk gelembung itu.
"Wiiih, kayak naik pesawat ya."ujar Darma sambil mengemudikan kendaraan itu.
[Memang perinsipnya sama dengan pesawat tuan,]
"Yah memang kelihatan sih dari alat kemudinya ini, eh btw ini bisa nampung berapa orang?"tanya Darma penasaran.
[Unlimited tuan, berapa banyak orang pun akan tetap muat dan gelembung ini akan membesar dan melebar menyesuaikan banyaknya penumpang.]
"Wiih, buatan manusia aja gak secanggih ini."ujar Darma kagum dan takjub mendengar kelebihan pesawat itu.
[Ini buatan pabrik teknologi di masa depan tuan, pembuatnya adalah para manusia berotak super cerdas dan di bantu oleh robot.]
__ADS_1
"Aku masih penasaran bagaimana masa depan yang kamu bilang,"
Tekno pun diam dan tak mengatakan apa-apa lagi karena ia ditugaskan untuk menjaga rahasia agar umat manusia yang terpilih tak mengetahui seperti apa gambaran dunia 2 abad ke depan.