
Jumat malam
Darma pun pergi ke toko untuk membeli amplop coklat yang besar. Karena gaji karyawannya adalah 10 juta 1 orang. Oleh karena itu ia telah menyiapkan 220 juta uang untuk dibagikan kepada karyawannya dan ada bonus kerajinan bagi yang datang sebelum jam 8 atau jam 8 pas.
Setelah itu Darma pun pulang dan ia duduk di sofa. Di sofa itu sudah ada Bu Dian dan Sandra yang sedang ngobrol.
"Eh sayang udah pulang,"ujar Sandra menyambut suaminya itu.
"Kenapa?kangen?"tanya Darma tersenyum meledek.
"Dih, gak ya huuu."ujar Sandra membela diri.
"Hilih, eh mama sama kamu bantuin aku ya. Aku mau masukin gaji karyawan ke amplop!"ujar Darma duduk lalu ia mengambil kartu ATM nya di dompet.
Sandra dan Bu Dian memperhatikan apa yang akan dilakukan Darma. Darma pun memasukan ATM itu kembali ke layar hologram atau komputer Tekno. Darma pun memasukannya ke kotak untuk menaruh ATM itu.
Kemudian ATM itu pun menghilang dan itu membuat Sandra terkejut. Sedangkan Bu Dian sudah tau bahwa hal itu akan terjadi.
"Haahhh?ATM-nya ngilang."ujar Sandra kaget dan tak menyangka sambil menutup mulutnya dengan tangan.
"Gak hilang, kartunya tadi masuk ke komputer Tekno."ujar Bu Dian menjelaskan.
"Owh gitu, kirain ilang."ujar Sandra menganggukkan kepala.
Darma pun kembali mengambil uang di bank Tekno karena jumlahnya 250 juta sekali tarik.
[Bank Tekno:
Cek saldo➡️
Tarik(minimal 50.000)➡️
Transfer ke Bank Lain➡️]
[Tarik]
[Masukan jumlah uang]
[250.000.000.]
[Tarik] [Tidak]
(Sisa Saldo: 5.003,744,695.000]
Uang itu pun muncul di depan Darma. Lagi-lagi Sandra kaget dengan hal itu. Seumur hidupnya baru kali ini ia memegang uang sebanyak itu. Setelah Darma mengambil uang di depannya, Darma pun memanggil ibu dan istrinya untuk membantu.
"Bu, sayang!sini bantuin aku!"ujar Darma memisahkan setiap 10 juta per orang.
__ADS_1
Bu Dian dan Sandra pun mendekat ke arah Darma. Lalu mereka pun melihat tebal nya uang-uang itu, Darma pun menyiapkan uang itu dan kemudian ia menyuruh Sandra untuk menulis nama-nama karyawannya satu per satu dalam amplop yang berjumlah 22 itu.
"Ini nama-nama karyawan kamu yang?"tanya Sandra pada Darma.
"Iya, tolong urut ya nama-namanya dan perhatikan nominalnya uang gajinya!"ujar Darma.
"Iya, siap sayang."ujar Sandra mulai menulis di amplop yang ada di depannya.
Saat sedang membaca nama-nama karyawan suaminya, Sandra baru sadar bahwa ia membaca nominal terkecil gaji karyawan suaminya 5 juta dan paling besar 11 juta.
"Haaahh, ini se...serius gaji karyawan ruko sedekah kamu 5-11 juta sayang?"tanya Sandra kaget dan tak menyangka.
"Lah iya, disitu kan tulisannya segitu."ujar Darma menatap Sandra dengan tatapan heran.
"Hehe ya maap,"ujar Sandra cengengesan.
Lalu merekapun melanjutkan kegiatan masing-masing.
Besoknya
Mereka melakukan aktivitas seperti biasanya yaitu membagikan sembako dengan prosedur yang sudah ada. Para warga pun kembali berkumpul dan banyak yang tertolak karena mengambil 2 kali dalam 1 bulan itu.
Warga yang belum kedapatan pun protes dan hampir terjadi keributan di tempat itu, namun security pun mengamankan keributan itu dan memisahkan yang ribut. Saat sedang membagikan sembako, tiba-tiba datang mobil Fortuner hitam dan ada juga mobil polisi.
Turunlah seorang pria berumur 50 an mengenakan jas hitam dasi merah dan kacamata hitam. Ia berjalan di temani oleh Kapolres kota itu. Para wartawan juga datang untuk mewawancarai pemilik tempat itu dan para warga.
"Pagi bapak walikota, ayo kita masuk dulu pak!"ujar Darma mempersilahkan tamunya masuk.
Lalu merekapun masuk ke dalam ruko itu. Para polisi mengawal walikota itu sampai ke dalam. Wartawan di tahan agar jangan masuk, kegiatan pembagian sembako itu berjalan dengan lancar meskipun adanya kehadiran pemimpin kota itu dan Kapolres kota itu.
"Eeeh jadi mas pahlawan ini namanya siapa kalau boleh tau?"tanya pak walikota penasaran.
"Saya Darma Subianto pak,"ujar Darma.
"Owh mas Darma, kegiatan ini emang baru viral apa sudah ada dari dulu?"tanya pak walikota.
"Sebenarnya masih baru pak, tapi gak tau juga kenapa bisa viral."ujar Darma bingung.
"Video tempat ini dan ada bagi-bagi makanan juga ya di sebelah?"tanya pak kapolres.
"Ada pak di ruko samping, itu khusus membagikan 500 porsi makanan untuk orang tak mampu."ujar Darma.
"Owh, jadi selain sembako berarti masnya ini juga membagikan makanan?"tanya pak walikota.
"Iya pak, sekalian sih sedekahnya."ujar Darma.
"Tapi kok di depan tadi saya liat ada seperti pendataan dan ada beberapa alat yang sepertinya aneh namun apa itu pendeteksi kebohongan?"tanya pak polisi itu pada Darma.
__ADS_1
"Iya pak, saya sengaja menggunakan benda itu di pengambilan sembako. Karena memang yang ngambil sembako adalah masyarakat yang kurang mampu dan memang layak diberi bantuan. Jika dia berbohong akan terdeteksi, karena alat pendeteksi kebohongan itu bisa mendeteksi kebohongan sekecil apa pun. Kalau bapak mau, saya bisa menjualnya dengan harga murah."ujar Darma pada polisi itu.
"Apa saya boleh mencobanya dulu?"tanya pak kapolres itu.
"Boleh pak,"ujar Darma berdiri lalu ia berjalan ke arah salah satu meja seleksi.
Merekapun mencoba benda itu dan hasilnya sangat akurat dan tepat. Lalu merekapun kembali ke tempat yang tadi.
"Waah canggih sekali, kalau alatnya dua-duanya dibeli. Pasti kerja kepolisian bakal lebih mudah karena menggunakan benda ini. Jadi interogasi akan berjalan dengan lancar."ujar Darma .
"Iya pak bener, kalau mau biar saya ambilkan. Karena agak banyak saya beli waktu itu."ujar Darma.
"Masih ada barangnya?"tanya pak kapolres.
"Masih pak,"ujar Darma mengangguk.
"Boleh deh pesan yang tes kejujuran aja,"ujar bapak itu.
Darma pun pergi ke atas untuk mengambil alat tes kejujuran itu.
...
Sorenya...
Setelah semua sembako habis dan juga bagi-bagi makanan juga akan terhenti karena libur bersama 1 minggu terakhir, ruko makanan ditutup sampai masuk bulan berikutnya dan ruko sembako ditutup setengah.
Di dalam sudah ada Darma dan para karyawannya. Darma sudah menyiapkan gaji karyawannya yaitu masing-masing 10 juta per orang. Mereka pun berbaris dengan rapi di tempat itu. Mulai dari security, pengawas, tukang angkat barang, dan lain-lain.
"Baik, selamat sore semua!"ujar Darma pada para karyawannya.
"Sore bang!!"ujar semua karyawannya.
"Baik, sore ini saya akan membagikan gaji kalian selama hampir satu bulan ini. Saya juga harus mengumumkan bahwa libur setelah menerima gaji sekitar seminggu. Libur atau off semua karyawan itu seminggu di minggu akhir. Oleh karena itu, kita masuk kembali di bulan Juni. Selamat berlibur bersama keluarga!!"ujar Darma tersenyum.
Mereka semua pun langsung bahgia mendengar libur 1 Minggu full. Setelah menerima gaji, mereka sangat terkejut karena gaji awalnya yang tak sebanyak ini.
"Bang, ini kayaknya kebanyakan uang gaji kami. Ini ada 10 juta di amplop, ini bos sisanya."ujar pria itu memberikan uang 8 juta pada Darma.
"Ambil, itu gajimu!"ujar Darma tersenyum pada pemuda itu.
"Serius ini bang?"tanya pria itu dengan wajah berbinar dan bahagia..
"Iya serius, oke sampai jumpa bulan depan. Selamat berlibur semuanya!!"ujar Darma.
"Terimakasih ya bos!!"ujar seluruh karyawannya.
Darma pun tersenyum lalu ia pun menutup ruko setelah semua orang keluar. Setelah itu ia langsung bergegas ke rumah karena ia juga akan istirahat setelah hampir 1 bulan kerja keras.
__ADS_1