SANG DERMAWAN

SANG DERMAWAN
EPISODE 44


__ADS_3

Hari Sabtu


Hari ini adalah hari libur sebelum berperang, oleh karena itu karyawan Darma semuanya libur setelah pekerjaan mereka selesai. Nàmun Darma masih datang untuk menunggu 8 orang calon karyawannya.


Setelah menunggu cukup lama, akhirnya 8 orang yang ditunggu pun datang. Ada 6 orang anak muda dan 2 orang dewasa. Salah satu dari mereka pun mengetuk folding gate yang setengah terbuka itu.


Teng teng teng


Darma pun membuka salah satu bagian folding gate itu dan melihat sudah ada 10 orang di luar.


"Ini semua mau interview ya?"tanya Darma.


"Iya bang,"ujar salah satu dari mereka.


"Oke, saya panggil namanya baru masuk ya!"ujar Darma.


2 jam kemudian


Interview pun berjalan dengan lancar, kini karyawannya berjumlah 24 orang. Hari Senin akan ramai tempat itu. 2 orang wanita yang baru tadi akan di tempatkan di bagian dapur.


Darma pun membuat daftar nama-nama karyawannya dan juga kerjaannya. Ia juga menyiapkan name tagnya.


Karyawan ruko sedekah:


Security:


-Beni(kanan)


-Bambang(kiri)


Meja seleksi:


Kayla(Kanan)


Alice(Kiri)


Pengawas:


Miya(Kanan)


Layla(Kiri)


Tukang angkat:


Roger(Kanan)


Clint(Kanan)


Badang(Kiri)


Gatot(Kiri)


Antar barang:


Hayabusa


Gusion


Andri


Bara


Yandi


Mamat


Lori Box:


Dirman


Farel

__ADS_1


Ruko makanan:


Nana


Risa


Tiara


Farah


Senin depannya


"Baik, selamat pagi!"ujar Darma pada 22 karyawannya itu.


"Pagi Bang!!"jawab mereka semua.


"Hari ini adalah hari pertama kita akan bekerja penuh, semua sudah paham tugas masing-masing kan?"tanya Darma pada semua karyawannya.


"Paham bang!!"ujar Darma.


"Baik, saatnya kita buka ruko ini dan kita pasang spanduk untuk menyelesaikan kerjaan kita ini. Setelah saya bubarkan, kalian pergi ke posisi masing-masing dan persiapkan diri."ujar Darma.


"Namun, sebelum itu kita kedatangan karyawan baru yang tugasnya nanti untuk mengantar orang dan barang-barangnya dsi ruko ini sampai ke rumahnya. Oleh karena itu, silahkan perkenalan diri dulu!"ujar Darma pada orang-orang itu.


6 orang anak muda yang mungkin baru saja lulus sekolah atau memang menganggur setelah lulus sekolah itu pun memperkenalkan dirinya. Terbukti bahwa mereka baru lulus dan ada yang baru 1 dan 2 tahun lulus sekolah. Ada yang umurnya 18, ada usia 19 dan ada juga yang 20 tahun. Ada juga dua orang sopir lori box berusia sekitar 30 dan 35 tahun.


Setelah itu merekapun melakukan tugas masing-masing. Spanduk bertuliskan"SEMBAKO GRATIS BAGI RAKYAT KURANG MAMPU DAN SYARATNYA YAITU LOLOS SELEKSI MASYARAKAT KURANG MAMPU".


Security dua orang telah siap di posisinya, pengetes/penyeleksi juga sudah, pengawas/orang yang melayani orang-orang yang akan mengambil pun bersedia, para tukang angkat masing-masing kubu pun telah bersedia.


"Bang Dirman sama bang Farel udah bisa bantu masukin makanan yang akan dibagikan ke dalam lori box itu. Nanti siang kita mulai bagikan!"ujar Darma.


"Oke siap bos,"ujar Dirman.


Lalu datanglah ibu-ibu dengan pakaian lusuh, membawa karung dan pengait yang terbuat dari tiang dan besi untuk mengaitkan roll cat.


"Silahkan ibu, duduk di kursi dulu untuk di tes!"ujar Beni pada ibu itu.


"Terimakasih nak,"ujar ibu itu.


[Layar monitor(KURANG MAMPU)]


Lalu melihat itu, Kayla pun tersenyum lalu ia mulai mengajukan pertanyaan.


"Ibu tinggal dimana bu?"tanya Kayla lalu melepas sarung tangan itu.


"Di kampung pemulung daerah c,"ujar ibu itu.


[Detektor Kejujuran(Lampu hijau)]


"Baik, ibu butuh apa saja dan berapa banyak?"tanya Kayla lagi.


"Saya butuh semuanya mba, beras, telor, minyak, gula, Indomie, dan lain-lain."ujar ibu itu.


[Detektor Kejujuran(Lampu hijau)]


"Baik, ibu tinggal sendiri atau sama suami?"tanya Kayla.


"Saya sama suami,"ujar ibu itu.


[Detektor Kejujuran(Lampu hijau)]


"Ibu punya anak?"tanya Kayla pada ibu itu.


"Ada 2 orang kak. Yang satu umur 15 tahun dan yang satu lagi 10 tahun."ujar ibu itu.


[Detektor Kejujuran(Lampu hijau)]


"Baik, ibu ingin berapa banyak beras?gula?minyak?telur?dan tepung?"tanya Kayla lagi.


"Saya mau beras keras yang besar itu 1 karung, telor 2 papan untuk 1 bulan, minyak 2, gula 1 aja, dan tepung 2 bungkus aja!"ujar ibu itu.

__ADS_1


[Detektor Kejujuran(Lampu hijau)]


"Ibu mau bawa sendiri atau gimana buk, kalau misalnya ibu bawa sendiri silahkan. Kalau mau diantarin kerumah juga boleh bu?"tanya Kayla.


"Kalau boleh diantarin, diantarin aja nak. Ibu gak ada kendaraan, ibu gak bawa gerobak."ujar ibu itu.


[Detektor Kejujuran(Lampu hijau)]


"Baiklah bu, kami akan minta kurir kami untuk mengantar barang milik ibu."ujar Kayla.


"Terimakasih nak,"ujar ibu itu.


Kayla pun menulis di kertas kuning itu dan menandatanganinya.


"Ini bu, yang ibu butuhkan. Kasih aja ke pengawasnya trus nanti bakal diambilin barangnya."ujar Kayla.


"Terimakasih dek,"ujar ibu itu masuk ke dalam.


Merekapun melayani para masyarakat. Darma, Dirman dan Farel pun pergi membagikan makanan ke orang-orang di jalan. Sementara Ruko di awasi oleh Beni dan Bambang sebagai security.


...


Malamnya


Darma pun pulang dengan keadaan lelah karena pekerjaannya hari ini. Sedekah kepada banyak orang membuat ia bahagia namun badannya tak bisa menolak bahwa ia lelah.


Di kamar


Darma berbaring di ranjang lalu ia melihat hasil bagi-bagi sembako hari ini. Di buku laporan yang ia bawa, ada sekitar 300 orang yang terlayani. Makanan khusus hari 1 1000 bungkus dengan perhitungan 1 orang yang menerima makanan itu maka saldo milik Darma akan bertambah 1 juta. 3 Milyar dari sembako dan 1 Milyar dari makanan


[Jumlah Saldo saat ini: 5.003.992.695.000]


"Lumayan juga 4 Milyar satu hari, gaji mereka 10 juta udah bisa nih satu orang. Nanti kalau resign trus mereka buka usaha baru, tinggal cari lagi."ujar Darma berbicara sendiri.


"Kamu lagi mikirin apa sayang?"tanya Sandra pada Darma.


"Gaji karyawan aku, sehari dapat 4 Milyar. Waktu kerja mereka 3 Minggu."ujar Darma.


"Hah?4 Milyar satu hari?"tanya Sandra kaget.


"Iya, hari ini 4 Milyar. Besok palingan gak nyampe segitulah hasilnya."ujar Darma.


"4 Milyar 1 hari, wow fantastis. Kok bisa gitu, apa karena sistem yang kamu miliki itu ya?"tanya Sandra menganga.


"Iya, tentu saja karena Tekno. Kalau gak karena tekno, mungkin gak akan segitu besarnya dan mungkin aku masih di jalanan sekarang."ujar Darma sambil merangkul Sandra.


"Iya sih, btw kita gak ada hubungan nih?"tanya Sandra.


"Inikan kita udah ada hubungan,"ujar Darma.


"Iya aku tau, maksudnya hubungan yang biasa dilakuin suami istri."ujar Sandra.


"Gak, tunggu kamu melahirkan aja. Baru nanti kita gass."ujar Darma yang sudah meminum cairan penahan nafsu seharga 2 poin dengan efek akan menjadi Kasim.


"Gila, kamu tiap hari ngeliat aku dan bahkan sekarang pakaian aku sependek ini kamu gak nafsu sama sekali?"tanya Sandra.


"Aku udah minum cairan penahan nafsu, jadi mau kamu gak pake baju sekalipun di depan aku gak akan berpengaruh."ujar Darma.


"Lah hahaha karena obat ternyata, aku kira karena kamu gak suka dan gak nafsu sama cewek hahaha."ujar Sandra.


"Masih nafsu sama cewek kali, tapi ya gimana lagi. Aku gak tega mau hubungan badan sama kamu pas hamil, jadi yaudah aku manfaatkan aja toko Tekno."ujar Darma.


"Luar biasa hahaha, berarti kamu udah dalam mode Kasim nih?"tanya Sandra menahan tawa.


"Kasim itu apaan?"tanya Darma.


"Cowok yang udah di potong *********** hingga dia gak akan nafsu lagi liat cewek dan sekalipun ada cewek telanjang depan dia maka hal itu gak akan ngaruh,"ujar Sandra.


"Hiiii, seram juga. Tapi aku masih normal sih, cuma karena minum obat aja makannya jadi yang kayak kamu bilang itu."ujar Darma.


"Nanti kalau aku udah melahirkan, jangan minum itu lagi. Aku istrimu, maka kalau kamu ingin maka lampiaskan atau salurkan ke aku. Aku siap melayanimu."ujar Sandra tersenyum pada Darma.

__ADS_1


"Hmmm baiklah, yaudah ayo tidur!"ujar Darma mematikan lampu lalu ia berjalan lagi ke kasur.


...


__ADS_2