
Di rumah
"Bu, Darma pulang."ujar Darma melepas sendalnya dan menaruhnya di tempatnya lalu ia pun masuk.
"Eh, kok sore nak pulangnya?"tanya Bu Dian bangkit dari sofa lalu ia meletakkan handphonenya.
"Tadi ada dua tugas buk,"ujar Darma berjalan ke arah sofa lalu duduk di sofa.
"Tugas apa aja emang?"tanya tanya Bu Dian menyisir rambut anak angkatnya itu.
Darma pun menjelaskan 2 misi saling berkaitan yang ia kerjakan tadi.
Cerita pun selesai...
"Owh gitu, jadi misi pertama kamu nolongin anak itu dan yang kedua kamu bawa dia ke kota B?"tanya Bu Dian.
"Iya bu, sekarang dia udah sama keluarganya."ujar Darma menyandarkan punggungnya pada dinding sofa itu.
"Istrimu menunggumu, kamu mandi dulu baru istirahat!"ujar Bu Dian.
"Iya bu,"ujar Darma naik ke lantai dua.
Setelah sampai di kamarnya, Darma pun membuka kamarnya dan melihat istrinya tertidur. Ia pun mendekati istrinya yang sangat cantik itu. Dari semua wanita cantik yang ia lihat selama dua hari ini, hanya Sandra lah menurutnya yang paling cantik.
Darma pun duduk di sampingnya dan kemudian ia mengelus wajah Sandra. Sandra yang merasa ia sedang di elus pun membuka matanya. Senyuman tergambar jelas di bibir Sandra karena yang ia tunggu akhirnya datang.
"Hai,"ujar Darma tersenyum pada Sandra.
"Lama banget pulangnya,"ujar Sandra mengangkat tangannya ke arah Darma dengan maksud agar Darma memeluknya.
"Aku belum mandi, peluknya nanti aja."ujar Darma berdiri lalu ia masuk ke kamar mandi.
"Ishhh gak apa-apa tau,"ujar Sandra dengan wajah kesal.
10 menit kemudian
Setelah mengisi air di bak mandi itu, Darma pun masuk dan mulai berendam. Sambil berendam, ia pun membuka komputer tekno yang muncul jika ia inginkan dan akan muncul jika ada misi.
Darma pun membuka statusnya.
[Nama: Darma Subianto
Jenis Kelamin: Laki-laki
Umur: 16 tahun
Status: Beristri
Total Keseluruhan
Uang: 284.575.000
Poin: 70
Exp level: 1.250
Exp untuk rumah: 3.000
Poin mutasi: 26%]
Mutasi Tubuh:
Kekuatan(26%)
Kecepatan dan Kelincahan Tubuh(26%)
Kekebalan tubuh(26%)
(Senjata kecil jarak dekat)
Kemampuan khusus: 1 kali sedekah\=5 kali lipat dan ilmu beladiri pro.
"Wiih 200 juta, banyak juga uangku."ujar Darma mengangguk senang.
Darma pun membuka toko tekno.
[Toko tekno]
[Unlock:
-Bernafas dan melihat dengan jelas dalam air dengan waktu tak terbatas(50 poin)
-Terbang dengan jarak tertentu(Harga sesuai dengan jauhnya jarak)
__ADS_1
Lock:
-Berjalan, berlari, tidur, dan duduk di air maupun bagian dasar air(Level 3)
-Tembus tembok(Level 4)
-Sembuhkan orang sakit(Level 5)
-Ubah benda jadi makanan(level 6)
-Temukan benda hilang dengan cara makan mie(level 7)
-Bicara pada hewan(Level 8)
"Jadi ikan dong aku,"ujar Darma memencetnya lalu membeli kemampuan itu.
[Kemampuan masuk ke tubuh
10%
20%
30%
.
.
100%
[Kemampuan di aktifkan]
[Poin di potong: 50]
[Sisa poin: 25]
Darma pun merasakan ada yang berbeda dengan dirinya. Seolah sekarang ia punya 2 alat bernafas. Di belakang telinganya seperti ada lubang.
Lalu Darma pun mencoba kemampuan barunya itu. Ia pun merasakan hal yang berbeda saat kepalanya masuk ke air. Ia dapat menarik dan membuang nafas serta melihat sangat jelas dalam air.
Namun kali ini ia bernafas melalui lubang di belakang telinga dan bukan dengan hidung ataupun mulut. Ia juga bisa berbicara dalam air, namun suaranya tak akan terdengar sampai luar air.
5 menit kemudian
"Aku udah jadi ikan hehehe, sayangnya aku harus level 8 dulu supaya bisa ngobrol dengan ikan."ujar Darma lalu ia pun memunculkan kepalanya kembali ke darat.
Hidungnya pun berfungsi kembali dan alat pernafasan di belakang telinga tadi tertutup oleh kulit.
"Hah hah hah, mantep tenan."ujar Darma melihat ke arah atap.
Setelah mandi
Darma pun keluar dan langsung ke kasurnya. Sandra sudah lelap tertidur dengan keadaan memeluk guling dan membelakangi Darma. Kemudian, Darma menyandarkan punggungnya ke tempat bersandar ranjang itu.
"Sistem, cara nambah saldo biar langsung trilyunan gimana?aku pengen membangun panti asuhan, perusahaan untuk lapangan pekerjaan, sama mau bangun perumahan gratis untuk rakyat yang tak mampu."ujar Darma pada sistem.
[Dengan mengejarkan misi dan bersedekah tuan]
"Owh iya juga, 1 kali sedekah di kali 5 yak."ujar Darma.
[5 kali lipat di level 2, 7 kali lipat di level 4, 9 kali lipat di level 8 dan 10 kali lipat di level akhir yaitu level 10]
"Owh, jadi jumlah kali lipatnya juga akan semakin bertambah seiring bertambah besarnya level?"tanya Darma pada sistem.
[Benar tuan, anda akan semakin kaya dengan seiring perkembangan level]
"Bener tekno,"ujar Darma mengangguk.
[Bloop]
[Tugas mulia bernilai Trilyunan: Beli dan bagikan sembako pada yang membutuhkan]
[Hadiah: 1 keluarga\=10 juta]
[Bebas waktu]
"Hah?serius ini?"tanya Darma tak percaya.
[Benar tuan, anda bisa membeli sembako lalu membagikannya pada masyarakat kurang mampu!]
"Hmm, ini misi yang sangat-sangat besar sekali."ujar Darma memikirkan misi itu.
[Tuan bisa merekrut karyawan untuk membantu mengurus pemberian sembako gratis ini!]
__ADS_1
"Hmm boleh juga, tapi aku gak paham masalah persembakoan."ujar Darma.
[Tuan bisa membeli kemampuan bos perusahaan sembako!]
"Wah, boleh juga tuh."ujar Darma menganggukan kepalanya.
[Tuan bisa memulainya sebelum ada misi khusus dari tekno!]
"Hmm oke juga, tapi aku gak punya mobil untuk ngantar barangnya."ujar Darma.
[Tuan bisa sedekahkan dulu uang 100 juta kepada yang membutuhkan]
"Kasih aku tugas yang berkaitan dengan hal ini tekno!"ujar Darma.
[Tugas sedang di cari, nanti akan segera tekno beritahu tuan!]
"Baiklah, aku istirahat dulu aja lah sebelum ada tugas selanjutnya."ujar Darma.
Lalu tiba-tiba Sandra menaruh kakinya di paha Darma dan tangannya juga ia gunakan untuk memeluk Darma. Kepalanya ia taruh di dadanya Darma.
Deg..
Deg..
Deg..
Jantungnya berdetak kencang karena belum terbiasa dengan hal ini. Ia pun mencoba memejamkan matanya lalu ia pun tertidur dengan sendirinya.
Sorenya
Darma pun bangun dan melihat Sandra sedang menonton film di handphonenya. Lalu Darma langsung ke kamar mandi untuk buang air kecil.
[Bloop]
[Tugas Mulia × 10: Lunaskan tanah panti asuhan yang akan di tarik oleh pemilik tanah senilai 250 juta]
[Sekarang]
"Wiih, boleh juga misinya dan hadiahnya."ujar Darma takjub denga hadiahnya.
Lalu Darma mencuci mukanya. Setelah itu, Darma pun keluar dari kamar mandi dan duduk lagi di kasurnya. Ia duduk bersila lalu fokus untuk mengambil uang dari Bank Tekno
"Mau ngapain sayang?"tanya Sandra menaruh handphonenya lalu memperhatikan Darma.
"Ngambil uang,"ujar Darma singkat lalu ia mulai menarik uang.
[Bank Tekno:
Cek saldo➡️
Tarik(minimal 50.000)➡️
Transfer ke Bank Lain➡️]
[Tarik]
[Masukan jumlah uang]
[250.000.000]
[Tarik] [Tidak]
[Sisa Saldo:34.575.000]
Lalu setelah memilih pilihan tarik, muncul lagi pilihan lain.
[Bertebaran] [Di dalam tas uang]
"Apaan nih maksudnya?"tanya Darma pada sistem.
[Uangnya mau keluar dengan bertebaran atau tersimpan dalam tas uang tuan?]
"Owh gitu, okedeh."ujar Darma paham.
Darma pun memilih pilihan [Di dalam kotak uang]. Seperti biasa, uang-uang yang keluar dari Bank Tekno.
"Eh, apaan itu melayang di depan kamu?"tanya Sandra terkejut dan bingung.
Darma pun mengambil tas cokelat yang melayang di depannya itu. Sandra yang penasaran mendekat ke tempat suaminya.
Darma pun membuka tas itu. Lalu saat tas itu telah sepenuhnya terbuka, Darma dan Sandar sama-sama kaget, shock, takjub, dan kagum saat melihat uang 10 juta berjumlah 20 gepok itu.
"Haaaaah!!"ucap mereka berdua saking kagetnya dengan banyaknya uang itu.
__ADS_1