SANG DERMAWAN

SANG DERMAWAN
EPISODE 33


__ADS_3

Pria paruh baya tadi pun datang bersama sales baru tadi.


"Mau pesen berapa banyak mas?"tanya pria paruh baya itu pada Darma.


"100 dus minyak goreng yang bagus kualitasnya yang 2 liter dan 100 yang satu liter, trus tepung yang bagus 100 dus, dan Indomie per merek masing-masingnya 100 uang goreng maupun rebus yang ada di PT ini."ujar Darma.


"Wow, ini pesanan fantastis. Baik mas, kita langsung ke bagian pembayaran saja karena jumlah pesanan milik mas ini sangatlah banyak!"ujar pria itu berjalan ke dalam.


Lalu Darma pun mengikuti pria paruh baya dan sales muda tadi. Setelah sampai, nama Darma dan alamat tempat barang itu akan di antar di data supaya gampang mencarinya. Setelah itu barulah notanya dibuat sesuai dengan pesanan Darma.


"Ini mas notanya,"ujar wanita itu memberikan notanya.


Darma pun menerimanya dan melihat jumlah 110.000.000.


"Ini kak!"ujar Darma menyerahkan kartunya.


Wanita itu pun menggesek kartu itu. Dia sangat terkejut melihat saldo Darma, ia menelan ludahnya melihat saldo segitu banyaknya padahal pakaian Darma tak meyakinkan kalau ia seorang pria kaya.


"Masukan pinnya mas!"ujar wanita itu.


[123456]


Lalu Darma pun memasukan angka itu ke dalan kolom pin.


[Uang di potong sebesar 110.000.000]


[Sisa Saldo:1.128.695.000]


"Ini kartunya mas!"ujar wanita itu menyerahkan Black Card milik Darma.


"Jadi, ini diantarnya kapan kak?"tanya Darma pada wanita itu.


"Kemungkinan 2-3 hari ini mas, jadi mohon ditunggu dulu karena sebelum mas memesan barang di sini sudah banyak yang memesan barang dan diantar ke tempat mereka."ujar wanita itu menjelaskan.


"Owh gitu, baiklah kalau gitu. Saya permisi dulu mba."ujar Darma.


Darma pun berjalan ke arah mobilnya.


[Bloop]


[Tugas Baru: Selamatkan seorang karyawan wanita dari reruntuhan tepung]


[Sekarang]


"Dimana?"tanya Darma.


Lalu Darma pun mencari ke segala arah, ia pun melihat ada setumpukan kotak dengan tulisan"SEGITIGA HIJAU". Darma pun berlari dengan kecepatan 60 km/jam. Saat tepunb itu akan jatuh, ada seorang wanita yang sedang duduk di kursi dan sedang main handphone.


Barang-barang itu telah tumbang dan hampir menimpa wanita itu, namun Darma menyelamatkan wanita itu dengan menggendongnya ala bridal style.


"Aaaaa!!"ucapnya saat Darma membawanya secepat kilat.


Dugg


Dugg


Dugg


Tepung-tepung itu tumbang ke arah sebuah dinding dan alhasil banyak tepungnya yang jatuh, keluar dari kardus, dan bahkan ada yang pecah karena jatuh dari ketinggian.


Para karyawan gudang itu pun mendatangi tempat itu karena teriakan wanita tadi. Mereka sangat kaget, heran, bingung, dan tak menyangka hal itu akan terjadi.


"Lo...lo nyelametin gue,"ujarnya dengan wajah yang kaget dan shock karena ia membayangkan jika saja Darma tak datang maka dia akan ditimpa reruntuhan tepung itu.


[Bloop]


[Tugas selesai]


[Hadiah:


Uang: 5.000.000

__ADS_1


Poin: 10


Exp: 100


Exp untuk rumah:100


Poin mutasi: 2%


Total keseluruhan:


Uang: : 1.133.695.000


Poin: 189


Exp level: 3.200


Exp untuk rumah: 4.750


Poin mutasi: 55%]


Mutasi Tubuh:


Kekuatan(55%)


Kecepatan dan Kelincahan Tubuh(55%)


Kekebalan tubuh(55%)


(Senjata kecil sedang seperti AK 47, Famas, senapan, sniper, dan lain-lain]


"Syukurlah kakak gak kenapa-napa,"ujar Darma menurunkan wanita itu.


"Astaga, ini kenapa bisa tumbang gini hadeh."ujar manager tempat itu kesal.


"Saya permisi dulu semuanya!"ujar Darma pergi dari tempat itu.


"Mas tunggu!"ujar wanita tadi.


"Terimakasih,"ujar wanita itu tersenyum.


"Sama-sama kak,"ujar Darma pergi dari tempat itu.


30 menit kemudian


Kini Darma telah sampai di sebuah tempat yang isi dagangannya hanya telor. Berikat-ikat telor ada di tempat itu, para karyawan yang akan mengantar telor itu tampak sedang mengangkat 2 ikat telor. Darma pun berjalan ke arah seorang wanita dengan pakaian rapi sedang duduk di kursi.


"Permisi kak,"ujar Darma.


"Iya?ada apa bang?"tanya wanita itu.


"Saya mau pesen 100 ikat telor kalau ada!"ujar Darma.


"Hah se...seratus?"tanyanya membelalakkan mata.


"Iya kak, 100 ikat telor."ujar Darma.


"Yang ready saat ini hanya no 1 mas, kalau mau yang no 1 bisa kami antarkan saat ini juga."ujar wanita itu.


"Boleh deh, antar sekarang!"ujar Darma tanpa menawar harganya.


"Baik saya data dulu ya mas, nama mas sama alamat pengantaran barangnya!"ujar wanita itu.


Setelah nota jadi


"Ini mas notanya!"ujar wanita itu memberikan nota pada Darma.


"Bisa bayar pake kartu kredit kan?"tanya Darma mengeluarkan kartunya.


"Bisa mas,"ujar wanita itu.


Lalu saat Darma mengeluarkan kartu ATM-nya, wanita itu terbelalak karena yang ia lihat adalah black Card. Dia melihat penampilan Darma dan melihat kartu ATM nya seperti tak ada kecocokan.

__ADS_1


Wanita itu pun mulai menarik uang dari kartu kredit milik Darma itu sesuai dengan jumlah yang ada di nota. Setelah Darma memasukan pinnya, Darma pun mengambil kartunya lalu ia pergi dari tempat itu.


[Uang dipotong 25.700.000]


[Sisa Saldo: 1.008.695.000]


...


Darma memarkirkan mobilnya di samping ruko dengan posisi tanah kosong itu. Sementara mobil box pembawa telur itu parkir di depan ruko tempat Darma berada.


Lalu ruko itu pun dibuka dan para karyawan pusat pembelian telor itu pun mula bekerja. Darma pun masuk untuk memberikan arahan mengenai posisi tempat telor-telor itu akan di taruh.


"Mau diletakkan dimana mas?"tanya seorang pria paruh baya mengangkat 2 ikat telor.


"Di sini pak!"ujar Darma menunjuk sudut ujung dari pintu masuk.


Lalu mereka pun menyusunnya di tempat yang sesuai dengan arahan Darma tadi. Ikat demi ikat telor di bawa ke dalam. Sampai pada akhirnya telor itu sudah didalam semuanya. Salah satu dari para pekerja itu menghitung jumlah telor yang ada.


"Oke pas 100,"ujar pria muda berambut pirang dan bertubuh kekar itu.


"Ini untuk bapak, ini untuk mas ini, dan ini untuk mas sopir."ujar Darma memberikan uang 100 ribu ke masing-masing mereka.


Hadiah sedekah


[Bloop]


[Hadiah sedekah: 300.000×5\=1.500.000]


[Total Saldo:1.010.195.000 ]


"Waah, matursuwun yo mas."ujar pria paruh baya itu meyimpan uangnya di saku celana.


"Makasih bang!!"ujar sopir dan pria muda tadi.


"Oke,"ujar Darma dengan singkat padat dan jelas.


Lalu merekapun pergi dan tinggal Darma seorang. Waktu telah menunjukan pukul 15:00, Darma pun menutup rukonya lalu ia pergi untuk mencari perabotan rumah. Ia pergi ke supermarket untuk membeli kompor, piring, sendok, dan segala macam alat masak dan baskom.


Dari belanjanya tadi tertotal 2 juta. Barang-barangnya ia taruh di bagian belakang mobilnya. Setelah itu ia pun menuju ke tempat perabot rumah seperti lemari piring,lemari baju, spring bed, sofa, dan rak tv. Semuanya tertotal 5 juta sekali beli.


[Uang dipotong 7 juta]


[Sisa saldo: 1.003.195.000]


Setelah itu, barang-barang yang ia beli langsung dibawa ke rumahnya. Barang-barang itu pun diturunkan oleh pekerja toko perabotan rumah tangga itu.


30 menit kemudian


"Huh huh huh, capek euyy."ujar pemuda berambut pirang itu.


"Iya ya haus juga ini,"ujar pria paruh baya itu.


"Ini masing-masing 100 ribu untuk bapak dan mas-mas yang udah ngangkatin barang saya!"ujar Darma memberikan masing-masing mereka 100 ribu.


[Bloop]


[Hadiah sedekah: 300.000×5\=1.500.000]


[Total Saldo:1.004.695.000 ]


"Wah dapet lagi, makasih mas tipnya."ujar pria paruh baya itu tersenyum lalu ia menyimpan uangnya di saku celana.


"Makasih kang,"ujar pria berambut pirang tadi.


Merekapun pergi setelah memindahkan barang-barang itu ke tempatnya.


"Owh iya AC sama kipas belum,"ujar Darma.


Lalu Darma pun pergi lagi untuk membeli AC dan kipasnya.


...

__ADS_1


__ADS_2