
Malamnya
Darma sedang bermain game di teras. Namun saat akan menang, tiba-tiba ada tugas dari tekno.
"Ayo dikit lagi guys, hancurkan turretnya guys. Dikit lagi coyy!"ujarnya heboh sendiri.
[Bloop]
[Tugas Baru: Selamatkan seorang nelayan dari serangan buaya air laut]
[Sekarang]
"Aduh, ini harus sekarang?"tanya Darma pada tekno masih fokus bermain game.
[Iya tuan, harap tuan cepat ke lokasi. Kalau bapak itu sampai dimakan buaya maka Saldo tuan akan di potong 2,5 Milyar]
"What, gak bisa nih kalau pemotongannya sebanyak ini."ujar Darma keluar dari gamenya dan langsung membuka portal ke dunia manusia.
Sandra pun juga keluar dari kamar dan menuju ke teras tempat Darma berada sekarang.
"Hai, sa-
"Mau kemana?"tanya Sandra heran melihat suaminya itu.
"Ada tugas dadakan, aku pergi dulu."ujar Darma masuk ke portal itu lalu ia langsung menutupnya.
"Lah, baru mau ikut gabung. Ayang mah jahat, uhhh sebel banget deh."ujar Sandra dengan ekspresi bete lalu ia masuk lagi ke dalam.
Setelah itu Darma pun langsung menuju ke lokasi.
"Ini tugasnya di laut kan tek?"tanya Darma pada sistem.
[Benar tuan]
"Kan aku gak bisa berenang,"ujar Darma.
[Tuan bisa beli kemampuan berenang pemula tuan!]
"Boleh deh, beli aja tekno!"ujar Darma mengikuti GPS sistem.
[Kemampuan berenang pemula di dapatkan]
[Masuk ke tubuh tuan]
[10%....20%.....30%......100%]
[Berhasil masuk dan siap di gunakan]
[Sisa poin: 70]
Darma pun merasakan ada ilmu baru masuk ke pikirannya. Lalu ia pun memperlaju motornya. Setelah sampai di lokasi, Darma pun langsung masuk ke air dan mengikuti GPS tekno.
[500 meter menuju kejadian]
Darma terus saja mengayunkan kaki dan tangannya melewati air itu. Ia baru kali ini berenang dengan jarak sejauh itu dan sedalam itu. Dulu karena sering nonton film ikan hiu, ia jadi takut untuk jauh-jauh. Namun kali ini tak ada rasa takut lagi karena sudah memilik kemampuan kecepatan dan kelincahan.
Setelah sampai di lokasi, ada sebuah perahu yang sedang diam di satu tempat. Namun tiba-tiba ada buaya besar sedang menuju ke perahu yang ada di atas permukaan itu.
Darma pun menarik buaya itu ke bawah dan kemudian baku hantam manusia vs buaya pun terjadi. Buaya itu pun mengibaskan ekornya dan mengenai tubuh Darma. Darma tak merasakan apa pun dan ia langsung menendang kepala buaya itu.
Growwwr
Buaya itu mengamuk dan langsung ingin menggigit Darma. Kemudian Darma menahan kepala buaya itu lalu Darma meninju mata buaya itu sampai matanya hancur dua-duanya.
Khiiiii
Buaya itu menjerit kesakitan. Dengan kemampuan beladirinya, ia pun menghajar buaya bertubuh keras itu dengan banyak pukulan dan tendangan.
__ADS_1
Bughhh
Growwrrr!!
Darma pun mematahkan leher buaya berukuran 7 meter itu. Setelah itu, Buaya itu pun mati dengan keadaan leher patah namun tubuhnya masih berputar-putar.
"Huh huh huh, hampir saja telat. Kalau telat dikit tadi, habis sudah bapak itu."ujar Darma menghindar dari putaran tubuh buaya besar itu.
[Bloop]
[Tugas selesai]
[Hadiah:
Uang: 10.000.000
Poin: 11
Exp: 150
Exp untuk rumah:250
Poin mutasi: 3%
Total Keseluruhan
Uang: 2.548.195.000
Poin: 81
Exp level: 2.400
Exp untuk rumah: 3.750
Poin mutasi: 39%]
Kekuatan(39%)
Kecepatan dan Kelincahan Tubuh(39%)
Kekebalan tubuh(39%)
(Senjata kecil jarak dekat)
Darma pun berenang ke daratan. Saat telah sampai di titik awal, Darma pun duduk sebentar di bawah pohon kelapa. Ia melihat lautan luas yang jaraknya tak dapat di ukur. Nelayan tadi juga terlihat sedang melempar jalanya ke laut.
"Tekno, menurutmu apakah aku harus membangun panti asuhan untuk mengurus anak-anak jalanan yang tak punya tempat tinggal?"tanya Darma pada Tekno.
[Itu terserah tuan saja, jika tuan ingin membangunnya maka tugas itu akan jadi tugas yang mulia dan hadiahnya adalah uang yang tuan keluarkan di kali 10]
"Gitu ya, tapi tugas yang membagikan sembako itu?"tanya Darma.
[Itu tugas yang tekno anjurkan untuk tuan, karena jika tuan memberikan 1 paket sembako 1 keluarga, maka tuan akan mendapatkan hadiah 10 juta per 1 keluarga jika ia masih memiliki keluarga]
"Hmm aku paham itu, tapi kalau bagi-bagi beras. Aku harus punya mobil box untuk di pakai mengantar barang sebanyak itu."ujar Darma berpikir.
[Benar tuan, tuan bisa membeli lori box setelah uangnya cukup.]
"Harga 1 lori box berapa?"tanya Darma pada Tekno.
[200 juta tuan]
"200 juta, 3 cukup gak untuk bagi-bagi sembako itu?"tanya Darma pada Tekno.
[Cukup tuan]
"Baiklah, besok aku akan membeli ruko 2 lantai 2 ruko."ujar Darma.
__ADS_1
[Bagus tuan, kalau perlu tuan juga bagikan sembako di ruko itu dan supaya sembakonya cepat habis maka tuan bisa juga membagikan sembakonya di ruko itu!]
"Ide bagus, oke deh. Mulai besok cari ruko."ujar Darma berdiri lalu ia pun berjalan ke motornya.
...
Besoknya
Darma pun kini telah ada di dunia manusia, ia mengubah wajahnya dengan wajah berkumis. Ia pun duduk di depan teras rumah yang menjadi pintu masuk ke alam teknologi. Darma pun membuka komputernya lalu ia ingin mengambil mobil Camverpan yang ada di gudang tekno.
[Gudang penyimpanan]
Darma pun mengklik pilihan itu.
[Mobil camverpan]
(Masukan) (Keluarkan)
Darma mengklik pilihan keluarkan. Lalu mobil camverpan itu muncul secara tiba-tiba di depannya. Untung saat itu belum ada orang yang lewat dan keadaan masih sangat sepi.
Lalu Darma pun masuk ke dalam mobil itu. Bagian depannya mode normal dan bagian belakanya cukup panjang dan lebar.
"Tekno, aku ingin membeli kemampuan mengendarai mobil."ujar Darma tekno.
[Harganya 10 poin tuan]
"Beli aja!"ujar Darma pada Tekno.
[Baiklah tuan]
[Kemampuan mengendarai mobil instan:
10%...20%....30%....40%....100%]
[Kemampuan masuk ke tubuh]
[Sisa poin: 71]
Darma merasa ada yang masuk ke kepalanya dan ia langsung bisa mengendarai mobil apa pun. Kemudian Darma pun langsung menghidupkan mobilnya dan langsung pergi dari tempat itu.
Lalu Darma pun sampai di sebuah ruko di samping toko buah. Ruko 2 lantai itu terlihat masih baru dan di folding gatenya di tulis"DIJUAL" lengkap dengan no handphonenya.
"Boleh juga nih ruko,"ujar Darma mengambil handphonenya lalu ia telpon pemilik ruko itu.
Tut...
Tut...
Tut...
"Halo!"Ucap pemilik ruko itu.
"Halo, ini yang menjual ruko di samping toko buah ya pak?"tanya Darma.
"Benar, masnya siapa ya?mau beli ruko saya?"tanya pemilik ruko itu.
"Iya pak, saya mau beli rukonya. Kayaknya bagus ini rukonya."ujar Darma.
"Owh boleh mas, masnya masih di ruko gak?"tanya pria itu antusias.
"Masih pak,"ujar Darma.
"Baik, saya ke sana sekarang mas."ujar pria itu .
Lalu Darma pun mematikan handphonenya dan menaruhnya di tas selempang kecil. Darma hanya memakai baju murah dengan harga 50 ribuan dan celananya juga. Ia juga hanya memakai sandal jepit bermerek"SANTAY".
Karena dari dulu sudah terbiasa sudah dan mengenakan pakaian murah, hal itu tak hilang ketika ia menjadi orang kaya. Ia tak terlalu suka mengenakan pakaian mahal seperti yang lainnya. Baju yang biasa ia pakai adalah yang membuat ia nyaman. Oleh karena itu baju kaos, celana pendek, dan jeans yang murah adalah pakaian yang selalu ia pakai jika tak ada kepentingan.
__ADS_1