SANG DERMAWAN

SANG DERMAWAN
EPISODE 71


__ADS_3

Darma pun sampai di sebuah rumah makan, ia pun memarkirkan mobilnya di parkiran rumah makan itu. Setelah itu itu berjalan dan membeli makanan di rumah makan itu.


Saat sedang memesan, tiba-tiba lewat seorang pria di belakang Darma. Darma pun memperhatikan sosok itu dan ternyata sosok itu adalah sang ayah.


"Apakah kau bahagia sekarang?"tanya Darma pada pria itu.


Pria yang ditujukan Darma pun menoleh ke arah Darma. Ia menyipitkan matanya dan bingung dengan Darma yang berbicara pada pria itu. Namun ia pun tak menghiraukannya dan memilih pergi.


"Hahaha dasar laki-laki tak berperasaan, waktu itu kau usir aku dari rumahmu demi wanita sialan itu,"ujar Darma lagi.


Laki-laki itu menghentikan langkahnya dan tersentak dengan kata-kata Darma. Ia pun membalikkan badannya lalu berjalan mendekati Darma.


"Siapa kau?kenapa kau bicara seperti itu?"tanya pria itu sedikit curiga lalu menatap Darma dari atas sampai bawah.


"Apa kau lupa pada anak yang telah kau usir dari rumahmu setelah kau ambil aku dari ibuku?"tanya Darma tersenyum dengan perasaan sangat emosi.


"Dar...ma..."ujarnya tiba-tiba wajahnya shock dan kaget.


"Hahaha, iya ini aku ayah. Oh maaf kau sudah bukan ayahku, ya sudahlah kalau begitu. Sana kau pergi bersama istri barumu itu!"ujar Darma pada ayahnya sendiri.


Ayahnya Darma hanya menatap Darma tak menyangka bahwa ia akan bertemu Darma kembali. Sebenarnya masih ada perasaan menyesal karena telah membuang Darma.


"Mas, udah biarin aja mas!"ujar isttinya menarik tangan ayahnya Darma.


Ayahnya Darma ikut saja seperti sudah di hipnotis. Namun dia tetap memandang ke belakang, setelah itu merekapun pergi dari tempat itu. Darma meneteskan sedikit air matanya, ia masih merasakan sakit ketika dibuang ayahnya pada saat itu.


3 menit kemudian


"Ini mas,"ujar wanita muda itu menyerahkan pesanan Darma.


"Berapa kak?"tanya Darma.


"450 mas,"ujar wanita muda itu.


"Bisa pake ini kak?"tanya Darma menyerahkan kredit cardnya.


"Transfer aja mas!"ujar wanita muda itu menyerahkan nomor rekeningnya.


Darma pun menstransfer uang dengan jumlah yang di sebut oleh wanita tadi.


[Saldo dipotong: 450.000]


[Sisa saldo:11.530.499.121.000]


Lalu Darma pum membawa makanan itu ke mobilnya. Darma pun pulang untuk menemui ke 10 orang di perumahannya tadi. Ia pun masuk ke sebuah jalan tanah yang cukup lebar.

__ADS_1


Jalan tanah itu akhirnya berhenti di sebuah hutan. Di depannya ada sebuah rumah kayu yang teramat tua dan suasananya gelap. Darma pun membawa senter yang sempat ia beli dan mengetok rumah itu.


Setelah pintunya di ketok, pintu pun terbuka. Nampaklah, seorang nenek yang masih tegap badannya. Nenek itu sepertinya berusia 60 an tahun.


"Iya?"tanya nenek itu lalu ia batuk.


"Saya mau ngasih sumbangan nek untuk nenek dan suami nenek,"ujar Darma.


"Ya Tuhan, silahkan cu. Bawa masuk ke dalam saja sumbangannya!"ujar nenek itu.


Lalu Darma pun mengambil roti dan beberapa jajanan serta air mineral 1 dus. Darma pun membawa masuk roti-roti dan jajanan-jajanan itu masuk. Tak lupa juga ia berikan dua bungkus nasi padang yang ia beli tadi.


"Ini nek nasi bungkus, besok saya ke sini lagi bawa sembako."ujar Darma.


"Iyo, terimakasih ya cu. Semoga rezekimu lancar dan kamu makin kaya supaya bisa bantu orang kecil seperti kami."ujar nenek itu tersenyum.


"Iya nek sama-sama nek,"ujar Darma mengangguk.


Setelah itu, ia pun lanjut membagikan makanan ke tempat yang lain. Malam ini ia membagikan makanan-makanan itu ke 30 orang dan 30 keluarga yang ia rasa cocok di bantu.


[Bloop]


[Tugas mulia selesai]


Uang 10.000.000


10 poin


2 pcs bagian dari puzzle


Exp rumah: 300]


Total Keseluruhan


Uang: 11.530.509.121.000


Poin: 354


Exp level: 9.100(2/100)


Exp untuk rumah: 10.300(10.300/20.000)]


...


Besoknya pembagian sembako kembali dimulai. Namun Darma pun mengumpulkan karyawannya untuk mengumumkan sesuatu hal yang penting.

__ADS_1


"Selamat pagi!"ujar Darma.


"Pagi bos!!"ujar seluruh karyawannya.


"Baik, mulai hari ini saya akan membagi tim kita menjadi 2 kelompok. Yaitu tim di ruko dan tim diluar, untuk di ruko saya percayakan pada Beni dan Mita. Untuk di luar, akan saya pimpin sendiri. Setelah bubar laksanakan tugas seperti biasanya dan yang tim angkat barang khusus ekspedisi ikut saya. Kita ke gudang beras sama gudang sembako untuk ambil barang!"ujar Darma.


"Baik boss!!"ujar mereka kompak.


Setelah itu, mereka pun pergi ke pekerjaan masing-masing. Darma memimpin tim ekspedisi bagi-bagi sembako ke luar-luar, setelah itu mereka pun pergi ke gudang beras dan supermarket untuk memborong habis sembakonya untuk dibagikan.


Di gudang beras Darma membeli 50 karung beras pera merek Nasi Padang yang 25 kg dan dan 50karung beras pulen merek wangi pisang. Barang pun dimasukan ke dalam lori box itu, setelah itu merekapun pergi.


[Saldo dipotong: 27.400.000]


[Sisa Saldo: 11.530.481.600.000]


Setelah itu, mereka pun pergi ke supermarket untuk membeli 2 ikat Indomie, 2 papan telor yang isinya 10, 2 bungkus gula, 2 bungkus minyak, 2 bungkus tepung, dan 2 bungkus kopi hitam yang besar dan 2 renteng kopi bubuk, sirup 2 botol dan teh celup 2 kotak yag isi 50.


Di sebuah supermarket


"Oke kita bagi tugas ya, nanti pokoknya kita ketemu di kasir itu."ujar Darma menunjuk kasur yang paling depan.


"Siap, apa aja barangnya yang perlu saya ambil bos?"tanya Dirman.


"Barangnya apa aja bos dan berapa banyak yang harus diambil?"tanya Dirman pada Darma.


"Iya boss, biar gampang nyarinya."ujar Farel.


"Oke kita bagi ya, Mas Dirman ambil indomie 100 ikat yang isinya 5,telor yang isinya 10 itu 100 papan, sama Sirup 100 botol bebas mau rasa apa aja. Nah kalau kamu gula, minyak, sama teh celup dengan jumlah 100 per masing-masing item Rel, sisanya aku yang ambil."ujar Darma pada karyawannya.


"Siap boss!!"ujar mereka.


20 menit kemudian


Setelah memborong hampir semua stok di supermarket itu, barang pun di bawa ke kasir. Barang-barang mereka pun di tangani oleh kasir profesional karena jumlahnya sangat-sangat banyak. Orang-orang di tempat itu heran melihatnya.


[Saldo dipotong: 50.000.000]


[Sisa saldo: 11.530.431.600.000]


Kemudian merekapun pergi setelah barangnya naik semua ke lori box itu. Mereka membagikan seluruh sembako itu kepada seluruh warga miskin yang perlu dibantu.


Melihat keadaan dan kondisi warga yang miskin itu, Darma pun berpikir untuk mencari tanah untuk membangun perumahan baru untuk warga yang membutuhkan tempat tinggal. Contohnya yang tinggal di pinggir kali, di pinggir jalan, dan lain-lain yang memang harus dibantu.


Ia juga berniat membangun tempat makan gratis untuk semua orang tanpa memandang harta. Hewan seperti kucing, burung, guguk, dan lain-lain juga diberikan makan oleh Sang Dermawan yaitu Darma.

__ADS_1


__ADS_2