SANG DERMAWAN

SANG DERMAWAN
EPISODE 28


__ADS_3

[Bloop]


[Lokasi gudang sembako:


-Gudang Beras Jaya Raya\=Jl. Keong joget, belakang Mall Bintang Kejora Km 10


-Gudang Beras Satu Rasa\=Jl. Masak Aer, di samping kantor DPRD, Km 15


-Gudang Beras Mutiara Pertama\=Jl. Jalanin aja dulu, perumahan Gold Village Blok H No 21, Km 16


-Pusat pembelian telur Pak Darman (peternakan ayam petelur):Jl. Cendol dawet,hutan lindung masuk lurus sampe ketemu sungai trus nyemplung eh salah maksudnya lurus sampe ketemu peternakan ayam petelur, Km 1.


-Gudang PT Garuda Sakti dengan produk Mie instan, tepung, sirup, sabun-sabunan, dan teh: Jl. Jalan Mulu Nikah Kaga, di samping Gudang beras Mutiara pertama


-Gudang PT Kopi Apa Hayo dengan produk Kopi hitam bubuk, kopi sachet, dan segala macam kopi dari seluruh Nusantara.]


"Lah si tekno bisa ngelawak juga,"ujar Darma membaca alamat yang dikirim tekno.


[Semua gudang dan pusat ini adalah tempat untuk membeli sembako yang tuan inginkan]


"Oke sistem, terimakasih sistem."ujar Darma.


Lalu datang seorang anak dan menatap makanan itu.


"Kak, laper kak mau makan itu."ujar seorang gadis kecil berambut panjang dengan pakaian gaun pink yang sudah lusuh dan kumal.


Kakaknya diam menatap makanan itu lalu ia menelan air ludahnya.


"Udah dek, kita cari makanan sisa aja!"ujar gadis berambut panjang, baju kaos abu-abu yang sudah sangat lusuh, celana panjang yang di jahit-jahit, dan wajahnya Kumal.


"Kak, aku mau itu kak mau itu."ujar adiknya merengek.


"Sini dek!"panggil Darma pada dua orang itu.


Mereka pun menatap Darma. Lalu kakaknya melangkah ke arah Darma dan diikuti adiknya.


"Kenapa bang?"tanya gadis yang umurnya sekitar 15 tahun itu.


"Pesen aja mau makan apa!"ujar Darma lalu ia mengelap makanannya.


Gadis itu diam sejenak dan tersenyum lalu ia berbicara.


"Gak mas, kami cari makanan sisa aja."ujarnya tersenyum lalu melangkah mundur.


[Tuan, mereka pernah di tipu oleh seorang pria kaya. Mereka diiming-imingi akan diberi makan gratis, namun orang kaya itu malah pergi tanpa membayar makanan mereka. Alhasil mereka terpaksa harus membayarnya dengan jadi babu tanpa ada gaji selama 1 hari untuk melunasi makanannya.]


"Astaga, pantes dia nolak."ujar Darma paham kenapa gadis itu menolak tawarannya.


"Bentar-bentar, bude buatkan apa yang mereka inginkan. Ini uangnya sekalian bayar yang punya saya tadi, dan kalau ada kembaliannya bude ambil aja!"ujar Darma mengeluarkan uang 50 ribu lalu ia pun memberikannya ke bude itu.


"Oke mas, matursuwun(terimakasih)."ujar Bude itu.


"Nah, udah saya bayar. Jadi gak usah khawatir kalau saya mau bohongin kalian, ini untuk kalian. Ini uang saya, jadi gak usah takut!"ujar Darma memberikan 2 lembar 100 ribu.


"Terimakasih bang,"ujar gadis itu tersenyum.


Darma pun tersenyum lalu ia pergi dan masuk ke mobilnya.


[Bloop]


[Hadiah sedekah: 240.000×5\=1.200.000]


[Total Saldo: 1.558.395.000]

__ADS_1


Lalu Darma pun pergi dari tempat itu. Darma pun pergi ke tempat untuk membeli lori box. Untuk rencana berikutnya adalah, ia akan mengumpulkan uang untuk membangun rumpah penampungan anak-anak miskin dan lansia masih bekerja walaupun harusnya ia sudah harus istirahat.


Darma pun sampai di gudang beras Jaya Raya. Setelah masuk dan memarkirkan mobilnya, ia pun berjalan ke arah orang yang berjaga di meja pembelian beras.


"Permisi kak saya mau beli beras,"ujar Darma.


"Owh iya, beras apa mas?"tanya wanita itu.


"Yang keras 1 dan yang pulen 1,"ujar Darma.


"Yang keras ada 5 jenis mas dan yang pulen juga, ada yang paling murah per karungnya dan ada yang mahal dengan kualitas bagus."ujar wanita itu.


"Beras apa yang paling bagus kak?"tanya Darma pada wanita itu.


"Padang Raya mas, kualitas bagus dan masuk ke golongan beras pera/berderai. Cap Burung merak paling bagus kualitasnya dan masuk golongan beras pulen atau lembut berasnya."ujar wanita itu.


"Owh gitu, berasnya ni yang isi berapa kg kak?"tanya Darma.


"Ada yang 25, ada yang 10, dan ada yang 5 kg mas."ujar wanita itu.


"Harganya kak?"tanya Darma.


"Ini mas, silahkan di lihat aja!"ujar wanita itu menunjukan daftar harga.


Daftar harga:


Berderai/Pera:


Padang Raya 25 kg: 338.000


Padang Raya 10 kg: 137.000


Padang Raya 5 kg: 69.000


Pulen:


Burung Merak 10 kg: 134.000


Burung Merak 5 kg: 69.500


"Boleh pinjem pena sama kertas kak?"tanya Darma pada wanita itu.


"Boleh mas,"ujar wanita itu memberikan kertas kosong dan pena.


Darma pun menerima pena dan kertas itu, lalu ia pun menuliskan daftar pesanan beras yang akan ia beli.


Pesanan beras


Padang Raya 25 kg: 5 Ton


Padang Raya 10 kg: 5 Ton


Padang Raya 5 kg: 5 Ton


Burung Merak 25 kg: 5 Ton


Burung Merak 10 kg: 5 Ton


Burung Merak 5 kg: 5 Ton


Alamat:


Jl. Paus main catur, ruko no 4, samping toko buah KM 12

__ADS_1


"Ini kak pesanan saya, yang dibawah alamat ruko saya!"ujar Darma.


Wanita itu pun menerima kertas itu.


"Mas ikut saya dulu ya, di data dulu supaya mudah di tulis di nota!"ujar wanita itu berdiri lalu ia berjalan ke sebuah tempat dengan tulisan"OFFICE".


Darma pun mengikuti wanita itu masuk ke ruangan itu.


5 menit kemudian


"Baik, mas boleh menunggu di luar. Kalau udah jadi notanya, nanti saya kasih!"ujar wanita itu


"Iya kak,"ujar Darma pergi dari tempat itu lalu ia langsung pergi ke mobilnya untuk mengambil uang.


Darma pun masuk ke mobilnya lalu ia menarik uang untuk membayar beras yang ia pesan tersebut.


[Bank Tekno:


Cek saldo➡️


Tarik(minimal 50.000)➡️


Transfer ke Bank Lain➡️]


[Tarik]


[Masukan jumlah uang]


[500.000.000]


[Tarik] [Tidak]


Darma pun memilih pilihan tarik dan muncullah sebuah kotak coklat di depannya.


(Sisa Saldo::1.158.695.000)


Darma pun keluar dengan menenteng tas coklat berisi uang itu. Lalu Darma pun duduk kembali di tempatnya yang awal. Setelah wanita tadi datang, ia memberikan Nota pembayaran beras itu. Darma pun harus membayar sebesar 460 juta.


"Kira-kira ini kapan diantar kak?"tanya Darma pada wanita itu.


"Kemungkinan besok mas, jadi mohon ditunggu dulu karena hari ini jadwal pengantaran sangat padat!"ujar wanita itu.


"Owh gitu, saya boleh minta no adminnya kak?supaya nanti saya tinggal nelpon kalau mau mesan."tanya Darma.


"Boleh mas,"ujar wanita itu.


...


Darma pun pergi ke rumah makan dan niatnya ia akan bersedekah kepada 200 orang. Darma pun sampai di sebuah rumah makan Padang. Setelah memarkirkan mobilnya, ia pun masuk ke tempat itu. Rumah makan itu nampak masih sepi karena belum siang.


"Bang, saya mau pesan 200 bungkus ya!"ujar Darma.


"Hah?200 bang?"tanya pria yang akan membungkus makanan yang akan di pesan Darma.


"I...iya bang, ada kan 200 bungkus?"tanya Darma.


"Owh ada bang, tunggu dulu di sini bang biar saya buatkan. Dulu dulu bang duduk dulu!"ujarnya bersemangat.


"Waah orderan gadang Iko,"ujar teman pria tadi.


Lalu Darma pun duduk di salah satu kursi di rumah makan itu.


"Saya mau pesen kopi ya bang, kopi susu!"ujar Darma lalu ia bermain game.

__ADS_1


"Oke bang siap, Nur buatkan kopi untuk abang itu!"ujar pria yang sepertinya pemilik rumah makan itu.


Lalu seorang wanita cantik, dengan tubuh ideal, pipi chubby, dan cantik itu pun pergi membuat kopi. Darma melanjutkan bermain gamenya sembari menunggu makanan yang ia pesan.


__ADS_2