
Ah Rena, kemana saja kau? sejak tadi aku dan Clarissa berada di rumah sakit dan belum melihat mu sama sekali."
Edward mengatakan hal tersebut kepada satu wanita yang sejak tadi memandang tajam ke arah Clarissa.
"Rena perkenalkan ini Clarissa tunangan dari Richard, dan Clarissa kenalkan ini dokter Rena, sahabat ku dan juga sahabat Richard, Rena lah yang membantu kami di dalam semua kegiatan sosial."
"Halo, dokter Rena, senang berkenalan dengan anda, terima kasih telah merawat anak - anak kecil ini dengan baik."
Clarissa Mengatakan hal tersebut sambil mengulurkan tangannya kepada Rena yang sejak tadi masih memandang tajam ke- arahnya.
"Ah senang berkenalan dengan mu nona Clarissa."
Sadar akan dirinya yang terus di perhatikan Rena segera meraih tangan Clarissa.
"Edward apakah setelah ini kalian ada acara yang lainnya lagi?"
"Hmm, tugas kami sudah selesai, namun kami baru akan kembali ke Negara W esok hari, apakah ada yang ingin kau bicarakan?"
"Jika kalian pulang esok hari, apakah tidak keberatan jika nanti malam aku mengundang untuk makan malam?"
"Tentu saja tidak Ren, aku sangat ingin makan masakan dimsum mu yang rasanya tetap enak."
Edward mengatakan hal tersebut sambil tersenyum ke arah Clarissa.
__ADS_1
"Nona Clarissa jangan lupa kau harus ikut dengan Edward, selama ini aku begitu banyak mendengarkan nama mu dari Richard, dan baru kali ini kita bertemu."
"Pasti dokter Rena, satu kehormatan di undang oleh seorang dokter yang luar biasa seperti anda."
Clarissa mengatakan hal tersebut sambil tersenyum.
"Baiklah aku tunggu kalian datang ke kediaman ku nanti malam."
Setelah mengatakan hal tersebut dokter Rena berjalan kembali ke arah ruang kerjanya.
"Hei ada apa dengan mu Clarissa?"
Edward menegur Clarissa yang sejak tadi hanya menatap kepergian Rena dengan tatapan yang tajam.
"Sudahlah tidak perlu kau memikirkan hal yang tidak berguna, ayo kita pulang dan beristirahat, nanti malam kita akan memenuhi undangan Rena, kau tau dia adalah satu - satunya wanita yang sangat mengerti akan selera makanan ku."
Clarissa hanya tersenyum dengan semua hal yang telah di ceritakan oleh Edward.
Hari ini setelah semua acara selesai, ke dua insan yang sudah sangat lelah kembali ke rumah sederhana mereka.
"Kalung itu, ya kalung itu aku seperti pernah mengenal kalung itu, dan itu tidak asing bagi ku."
Sesampainya di rumah Clarissa mengatakan hal tersebut di dalam kamar mandi sambil melihat cermin.
__ADS_1
Ingatan demi ingatan samar mulai muncul di kepala Clarissa, namun hingga saat ini Clarissa tidak dapat mengingatnya dengan utuh
Sementara itu di ruangan yang lainnya.
"Aku punya tugas baru untuk mu Don."
Hari ini Edward sengaja memanggil Donny untuk satu tugas penting berikutnya.
"Ada apa tuan muda Edward?"
"Dimana keberadaan Richard saat ini?"
"Menurut sumber dari para pengawal, hari ini tuan Richard dalam perjalanan kembali ke negara W."
"Kirim dia ke Alaska."
Deg
Donny langsung mengernyitkan dahi ketika mendengarkan perintah dari Edward.
"Tapi tuan muda, apakah tuan Adrian tidak akan bertanya - tanya dengan tugas yang anda berikan kepada tuan muda Richard?"
"Aku tidak peduli Don, semakin Richard jauh maka aku akan semakin cepat mendapatkan apa yang ingin aku dapatkan."
__ADS_1