SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)

SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)
PESAN UNTUK KAKEK LAUREN


__ADS_3

Apakah kau yakin kau baik - baik saja? pemberitaan tentang mu dan salah satu tuan muda Chandradinata sangat populer di media televisi."


"Ah ya aku tau itu, namun semua yang aku lakukan adalah sesuatu hal yang aku sengaja dengan baik."


"Kau sengaja dengan baik?


"


Tuan Lauren mengatakan hal tersebut dengan mengernyitkan dahinya.


"Ya aku sengaja dengan baik, agar Richard bisa menjadi semakin terguncang."


"Ini menarik sayang, rupanya cucu ku sedang mempermainkan sesuatu hal yang belum di ceritakan."


Tuan Lauren mengatakan hal tersebut kepada Vinny yang sejak tadi berada di dalam pelukannya.


"Apakah kakek ingin mendengarkan cerita ku ini yang tidak ada artinya."


"Tentu saja sayang, cerita mu akan sangat berarti untuk kakek."


"Jadi apa saja yang akan kau ceritakan kepada kakek mu ini?"


"Sederhana kek, aku ingin Richard bisa mendapatkan pelajaran bahwa dia bukan lah laki - laki yang paling tampan satu dunia ini."


Tuan Lauren langsung mengernyitkan dahi ketika mendengarkan penjelasan dari Vinny.

__ADS_1


"Apakah maksud perkataan mu itu Vinny?"


"Dulu aku pernah mencintai Richard, namun Richard menolak cinta ku, dan lebih memilih Clarissa, sebagai wanita terhormat dan bisa memiliki segalanya, aku merasa tersaingi oleh wanita derajat biasa."


"Selama ini aku menunggu untuk mewujudkan apa yang ingin aku wujudkan, dan aku bahagia sekali ketika Clarissa akhirnya menceritakan satu rahasia besarnya kepada ku."


"Rahasia besar? rahasia besar apa yang diceritakan oleh Clarissa kepada mu?"


"Kakek tau, ternyata selama ini Clarissa berselingkuh dengan tuan Edward Chandradinata, bayangkan saja kek betapa marahnya Richard ketika mengetahui hal ini."


"Saat Richard berada di dalam tempat hiburan malam, aku membawakan satu minuman beralkohol tinggi sekaligus obat perangsang untuk nya, tujuan ku hanya satu aku ingin tidur dengan Richard meskipun satu kali saja."


"Dan cucu kakek yang pintar ini pada akhirnya berhasil dengan caranya membuat satu tuan muda Chandradinata bertekuk lutut di hadapannya."


Dan Vinny pada akhirnya menganggukkan kepalanya.


"Tentu saja kakek bangga sayang."


Tuan Lauren mengatakan hal tersebut dengan tersenyum lebar.


"Baiklah karena kakek mu ini sudah lelah, boleh kakek minta sesuatu?"


"Ah katakan saja kek."


"Kakek ingin disiapkan air hangat untuk mandi, tapi kakek ingin kau yang menyiapkan sendiri.,"

__ADS_1


"Baiklah kakek ku sayang, aku akan segera menyiapkan untuk kakek."


Dan setelah mengatakan hal tersebut Vinny segera pergi untuk menyiapkan air hangat untuk tuan Lauren.


"Bersenang - senanglah gadis bodoh, karena malam nanti kau tidak akan pernah tertawa lagi."


Tuan Lauren mengatakan hal tersebut dengan penuh kebahagiaan.


Sementara itu di tempat yang lainnya.


"Silahkan nona."


Satu pelayan mengatakan hal tersebut sambil menuangkan beralkohol ke dalam gelas.


"Apakah nona akan tetap berada di sini dan menikmati permainan ini? kapan nona akan keluar dan menunjukkan jati diri nona?"


"Aku akan menunjukkan bila waktunya sudah tepat, apakah kakek Lauren sudah tiba?"


"Ya nona, kakek Lauren sudah tiba, apakah ada yang ingin nona sampaikan kepada kakek Lauren?"


"Katakan saja kepadanya semua persiapan nanti malam sudah di siapkan dengan baik."


"Apakah ada lagi nona?"


Dengan cepat wanita tersebut langsung menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Tidak ada lagi, kau hanya cukup mengatakan hal itu kepadanya maka dia akan mengerti."


__ADS_2