SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)

SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)
KEMBALI BERTEMU


__ADS_3

Tidak ada kata - kata yang bisa Clarissa katakan kecuali hanya tangisan belaka, begitu berat mulutnya untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi, karena memang sebenarnya Clarissa sama sekali tidak menghendaki perselingkuhan ini.


"Bagaimana jika aku melakukan karena di paksa?"


"Risssa tolong jangan kau ceritakan setengah - setengah, apa yang menyebabkan ini hal menjadi sebuah paksaan? Rissa, ayo ceritakan kepada ku, sudah tenangkan dulu diri mu."


"Aku melakukan hal itu di dalam keadaan ku yang tidak sadar, aku dan Edward, kami sudah tidur bersama beberapa kali."


Dan pada akhirnya Clarissa kembali menangis mengatakan hal tersebut kepada Vinny.


"Rissa, aku tidak begitu mengerti posisi mu saat ini, namun satu hal yang pasti, kau harus segera mengakhiri hubungan gelap mu dengan tuan muda Edward Chandradinata."


"Aku takut Vinny."


"Takut? apa yang kau takutkan?"


"Edward adalah laki - laki yang berkuasa, aku takut untuk menolaknya."


Clarissa terus mengatakan hal tersebut dengan air matanya yang tidak berhenti untuk menetes.

__ADS_1


"Rissa dengarkan aku memang tuan muda Edward adalah laki - laki yang berkuasa, namun satu hal yang juga harus kau ingat tuam muda Edward bukan laki - laki yang jahat."


Deg


Seketika itu juga Clarissa langsung tersadar dengan perkataan dari Vinny.


"Ketakutan demi ketakutan mu sendiri yang membuat mu pada akhirnya tidak berani mengatakan hal yang sebenarnya kepada tuan Edward bahwa aku sudah tidak menginginkan pertemuan lagi dengannya."


"Keluarga Chandradinata bukanlah keluarga yang jahat, semua orang mengenal keluarga ini dengan baik bukan?"


"Kau benar Vinny, mungkin selama ini aku terlalu tenggelam di dalam rasa ketakutan ku sendiri, dan aku sama sekali tidak mendengarkan hatiku."


"Terima kasih Vinny untuk setiap nasehat yang telah kau berikan."


"Tiga hari lagi ada pagelaran besar yang diadakan oleh keluarga Chandradinata untuk menjamu semua rekan kerjanya, di sana mungkin kau bisa mengatakan semuanya kepada tuan Edward, Rissa aku mohon untuk kau segera mengakhiri hubungan gelap mu ini."


"Aku tidak bisa membayangkan jika sampai Richard mengetahui perselingkuhan kalian."


"Iya, kau betul Vinny, sebaiknya aku segera menyelesaikan semuanya dengan baik, aku tidak ingin hubungan ku dengan Richard hancur karena hal ini."

__ADS_1


"Aku akan terus mendukung mu Rissa."


Dan pada akhirnya Vinny dan Clarissa saling berpelukan, persahabatan yang sudah lama terjalin, membuat mereka berdua lebih leluasa untuk bercerita dan mengungkapkan perasaannya.


"Jadi apa yang akan kau lakukan malam ini Rissa?"


"Aku akan beristirahat di apartemen, dan aku akan mempersiapkan hati untuk mengatakan semua kebenaran ini kepada Edward."


"Ya, ya itu akan lebih baik."


Vinny dan Clarissa mengatakan hal tersebut sambil kembali berdiri dan meninggalkan ruang VVIP untuk kembali ke kediamannya masing-masing.


Malam yang telah datang, dan saat ini Clarissa yang sudah berada di dalam apartemennya untuk bersiap tidur, namun semua aktivitas itu terhenti ketika malam ini Clarissa kedatangan satu laki - laki penting di dalam hidupnya.


"Sayang, kau datang lagi untuk bertemu dengan ku?"


"Kenapa? apakah aku tidak boleh sesuka hati untuk bertemu dengan calon istri ku sendiri?"


"Bukan seperti itu maksudku Richard, apakah kau tidak lelah dengan semua kegiatan mu hari ini?"

__ADS_1


__ADS_2