SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)

SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)
RENCANA KEBOHONGAN


__ADS_3

Sungguh saat ini dirinya seperti telah kehilangan sesuatu hal yang sangat berharga, yang selama ini dia jaga untuk satu orang


Darah, ada bercak darah di sini, ah sakit sekali."


Air mata Clarissa semakin menetes dengan sangat deras tak kala dirinya mendapatkan noda darah dan **** ************* yang perih


Apa yang telah aku lakukan semalam? aku seperti seorang wanita pelacur di hadapan Edward, arrrh aku benci kepada diriku sendiri.


Clarissa mengatakan hal tersebut di dalam hati sambil memukul - mukul badannya sendiri.


"Hei, Clarissa hentikan apa yang kau lakukan?"


Edward yang terbangun sangat kaget dengan hal yang saat ini dilakukan oleh Clarissa.


"Kita telah berbuat sesuatu hal yang jahat Edward, aku telah mengkhianati Richard, saat ini tubuhku sudah kotor, aku benci diriku sendiri."


Clarissa terus mengatakan hal tersebut sambil memukul - mukul badannya dengan tangan.


"Hentikan Clarissa, cukup!"


Edward mengatakan hal tersebut dengan suara lantang.

__ADS_1


"Ini bukan hanya kesalahan mu, tapi ini adalah kesalahan kita berdua, jadi kau tidak perlu melakukan hal ini, kau juga tidak perlu menghukum diri mu sendiri, cukup Clarissa!"


Edward meraih tubuh Clarissa dan mendekap erat di dalam pelukannya.


"Apa yang harus aku katakan kepada Richard? apa yang harus aku lakukan sekarang?"


Di dalam pelukan Edward, Clarissa mengatakan hal tersebut sambil menangis.


Kau tau Clarissa justru aku bahagia dengan semua hal yang telah kita lakukan bersama semalam, kini kau telah menjadi milik ku, dan aku bahagia, namun di satu sisi sungguh hatiku begitu terluka melihat mu menangis dengan perasaan bersalah seperti ini.


Edward mengatakan hal tersebut di dalam hati sambil terus memeluk erat Clarissa.


Deg


Tangisan Clarissa mendadak berhenti ketika dirinya mendengarkan apa yang telah dikatakan Edward kepadanya.


"Apa yang kau maksudkan Edward?"


"Kejadian semalam hanya kita berdua yang mengetahui, tidak ada seseorang pun yang boleh mengetahui kejadian semalam, kita simpan di hati kita, dan kita kembali kepada mereka seolah - olah tidak terjadi apa - apa."


"Tapi Edward."

__ADS_1


"Sstt, aku tau perasaan mu Clarissa, tapi kebohongan yang kita lakukan ini untuk menyelematkan hubungan mu dengan Richard bukan? aku sangat mengerti jika kau tidak mau kehilangan Richard."


"Dan aku juga tidak akan membayangkan reaksi Richard jika dia mengetahui bahwa aku telah tidur dengan tunangan dari sahabatnya sendiri, jadi kita melakukan ini semua untuk kebaikan kita bersama."


Clarissa yang mendengarkan perkataan demi Edward kini hanya bisa terdiam.


"Jadi apakah kau setuju dengan kesepakatan kita Clarissa?"


Edward yang sejak tadi melihat Clarissa hanya terdiam kembali menanyakan hal ini.


"Aku setuju Edward, mungkin pertama kalinya aku melakukan kebohongan di hadapan Richard, tapi seperti apa yang telah kau katakan, kita melakukan hal ini untuk kebaikan kita bersama, ya aku setuju Edward."


"Bagus, sekarang hapus air mata mu, maafkan aku jika semalam aku bermain terlalu kasar kepada mu, kini kau sudah mengetahui rahasia terbesar ku, ya aku laki - laki dengan kelainan seksual."


"Aku berjanji tidak akan membuka rahasia ini Edward."


"Ya Clarissa aku percaya kepada mu, sekarang bersihkan dirimu."


Clarissa menganggukkan kepalanya dan setelah itu dengan cepat turun dari tempat tidur dan masuk ke dalam kamar mandi.


"Dimana kau, aku ingin bertemu dengan mu."

__ADS_1


__ADS_2