SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)

SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)
DINGIN


__ADS_3

Aku Vinny akan membuat mu bertekuk lutut di hadapan ku Richard, ya aku akan membuat mu bertanggung jawab atas setiap hal yang telah kau lakukan kepada ku!"


Vinny mengatakan hal tersebut dengan mengepalkan ke dua tangannya dan bersumpah bahwa dirinya akan membuat Richard bertekuk lutut di hadapannya.


Sementara itu Richard yang saat ini sudah masuk ke dalam mobil dan sedang mengendarai mobilnya kembali mengeluarkan umpatan berkali -kali atas apa yang telah terjadi antara dirinya dengan Vinny semalam.


"Kau bodoh Richard, ya kau sangat bodoh, sangat bodoh!"


Richard mengatakan hal tersebut dengan memukul - mukul kemudinya sendiri.


"Aku benci kau Edward ya aku sangat membenci mu, jika bukan karena papa Adrian dan kakek Jaya aku sudah membunuh mu semalam."


Richard terus mengatakan hal tersebut dengan terus melajukan mobilnya tanpa arah.


Sementara itu menjelang sore Edward yang telah kembali ke apartemen langsung menemui Clarissa.


"Edward bagaimana?


"

__ADS_1


Begitu masuk ke dalam apartemen Clarissa langsung menyambutnya dan menanyakan tentang pertemuannya dengan keluarga Chandradinata."


"Aku sudah mengembalikan semua harta yang aku dapatkan dari keluarga ku, saat ini aku hanya laki - laki tanpa Pekerjaan ya laki - laki miskin yang menumpang di apartemen mu, apakah kau masih mau menerima ku Clarissa?"


Saat ini Edward begitu serius mengatakan hal ini kepada Clarissa


"Edward apapun yang telah terjadi dengan mu, apapun itu aku akan tetap menerimanya seperti kau yang telah meninggalkan semuanya demi aku, aku pun juga akan melakukan hal yang sama untuk hal ini."


Clarissa mengatakan hal tersebut dengan menggenggam tangan Edward.


"Terima kasih Clarissa aku tidak menyangka jika kau bisa betul - betul mendampingi aku sampai di titik seperti ini."


"Ayo Edward kita buktikan kepada mereka, jika apa yang telah mereka lakukan itu tidak benar."


"Sayang boleh aku meminta sesuatu kepada mu?"


"Katakan saja Edward."


"Ini"

__ADS_1


Dan Edward mengatakan hal tersebut sambil mengeluarkan borgol dari dalam sakunya.


"Aku ingin menyentuhmu dengan kau menggunakan ini."


Clarissa terdiam dengan satu benda yang saat ini diletakkan oleh Edward di depan ke dua matanya.


"Lakukan saja Edward."


Clarissa pada akhirnya mengatakan hal tersebut setelah menarik nafasnya dalam - dalam, entah mengapa saat ini dirinya sudah mulai jenuh dengan aktivitas aneh yang pada awalnya sangat dia gila.


Dengan cepat Edward mencumbu seluruh bagian tubuhnya, Edward melepaskan semua pakaiannya, menutup ke dua mata Clarissa dan memborgol ke dua tangannya.


Edward kembali melakukan penyatuannya berulang - ulang kepada Clarissa dalam keadaan ke dua mata Clarissa tertutup kain hitam dan juga ke dua tangannya terikat..


Aktivitas yang pada awalnya Clarissa begitu nikmati namun untuk kali ini sama sekali tidak Clarissa nikmati.


Semua suara yang Clarissa keluarkan adalah suara palsu, semua ******* yang Clarissa lakukan adalah ******* palsu, kali ini Clarissa sama sekali tidak mendapatkan kenikmatan itu.


Dan percintaan yang biasanya panas kali ini tiba - tiba saja berubah menjadi dingin bagi Clarissa.

__ADS_1


Sungguh hal yang sangat aneh dan Clarissa juga tidak mengerti apa yang telah terjadi dengan dirinya.


Saat Edward telah mencapai kepuasan dan melepaskan semua borgol dan juga penutup mata, Edward yang memeluk dan mencium Clarissa atas apa yang telah dituruti oleh Clarissa untuknya.


__ADS_2