
Aku akan menunjukkan bila waktunya sudah tepat, apakah kakek Lauren sudah tiba?"
"Ya nona, kakek Lauren sudah tiba, apakah ada yang ingin nona sampaikan kepada kakek Lauren?"
"Katakan saja kepadanya semua persiapan nanti malam sudah di siapkan dengan baik."
"Apakah ada lagi nona?"
Dengan cepat wanita tersebut langsung menggelengkan kepalanya.
"Tidak ada lagi, kau hanya cukup mengatakan hal itu kepadanya maka dia akan mengerti."
"Baik nona."
Dan setelah mengatakan hal tersebut satu pelayan itu pada akhirnya pergi dari hadapannya.
"Ada beberapa hal yang tidak perlu engkau tau, yang perlu engkau tau jika kau berhasil menghancurkan dia dengan sangat baik bukan?"
Dengan tersenyum wanita tersebut mengatakan hal itu.
Satu kekejaman besar akan dia lakukan bersama dengan orang - orang yang memiliki tujuan yang sama.
Sementara hari ini Clarissa dan juga Edward sedang sibuk untuk bisnis baru mereka yang sebentar lagi akan di keluarkan oleh Edward.
"Sempurna, ya ini yang aku ingin."
Edward berteriak kegirangan ketika melihat semua hal yang ingin dia capai pada akhirnya selesai.
__ADS_1
Menjelang malam Edward dan juga Clarissa saling berpelukan ketika semua hal yang telah mereka rencanakan berhasil dengan baik.
"Besok kita tinggal menghubungi pabrik pembuatan kosmetik, karena untuk langkah awal kita tidak perlu untuk membeli pabriknya langsung bukan? kita hanya tinggal meminta mereka memproduksi kosmetik dengan bahan yang telah rekomendasi dengan baik."
"Sungguh kau cerdas sekali Clarissa aku tidak menyangka jika kau bisa memiliki pemikiran seperti ini, aku sungguh bangga kepada mu."
Edward menatap manja kepada Clarissa.
"Tak mau kah kau memberikan hadiah kepada ku Edward?"
"Hadiah? apa yang kau inginkan? perhiasan? atau apa ? aku akan memberikan untuk mu."
Namun dengan cepat Clarissa langsung menggelengkan kepalanya.
"Aku tidak butuh itu semua Edward."
"Ini."
Dengan menundukkan wajahnya Clarissa memberikan ke dua tangannya untuk di ikat oleh Edward.
"Ah jadi kau menginginkan hal itu, apakah kau sangat merindukannya sayang?"
Sadar akan kekasihnya yang sedang bergairah, Edward sengaja menyentuh bibir lembut Clarissa.
"Tubuh ku sepertinya sangat membutuhkan hal ini Edward, jadi cukup kau memberi hal itu kepada ku."
Edward tersenyum dengan permintaan Clarissa yang sangat terbuka ini.
__ADS_1
"Apakah aku perlu menggunakan pengaman sayang?"
Dengan cepat Clarissa langsung menggelengkan kepalanya.
"Tidak perlu, karena aku sedang tidak dalam masa subur."
"Baiklah pejamkan ke dua mata mu."
Dengan cepat Clarissa memejamkan ke dua matanya.
Edward meraih tubuh Clarissa dan menggendongnya masuk ke dalam kamar
Dengan cepat Edward memasangkan penutup mata berwarna hitam dan membiarkan Clarissa berdiri dengan mata tertutup
"Aku akan memberikan mu hadiah yang kau inginkan sayang."
Edward mengatakan hal tersebut sambil membisikkan nya dengan lembut ke dalam telinga dari Clarissa.
"Lakukan apa saja yang ingin kau lakukan malam ini Edward."
Dan setelah mengatakan hal tersebut Edward melepaskan semua pakaiannya Clarissa dan membawanya ke tempat tidur.
Mengikat ke dua tangan dan kakinya serta memberikan cumbuan yang sangat liar kepada seluruh tubuh Clarissa.
"Dan terjadi lagi segala sesuatu hal yang selalu menyimpang dari sepasang kekasih ini.
Hentakan demi hentakan Edward lakukan tanpa memberikan Clarissa untuk bisa membalasnya, seperti biasa Edward akan bertindak sebagai laki - laki yang mendominasi dengan mengikat tangan dan kaki Clarissa untuk bisa merasakan kenikmatan.
__ADS_1