
Apa yang bisa aku lakukan untuk mendapatkan tuan muda tersebut tuan?"
"****, yah **** adalah satu hal yang paling disukai di keluarga Chandradinata, tidak ada yang akan menolak ketika bisa mendapatkan akan hal ini."
Dengan tersebut penuh kemenangan satu laki - laki paruh baya ini mengatakan satu rahasia yang selama ini di pendam.
"Aku mengerti tuan, akan aku pikat mereka dengan tubuh ku yang indah ini, aku tidak akan pernah malu untuk melakukan hal ini jika memang menghasilkan."
"Bagus lakukan saja apa yang bisa kau lakukan dan aku akan tetap memberikan mu dukungan."
Dengan tersenyum sinis laki - laki paruh baya tersebut memberikan kesempatan bagi satu orang wanita untuk menjalankan aksinya
Malam hari ini banyak yang sudah terjadi di dalam keluarga Chandradinata, dari sisi yang lainnya, ada beberapa orang yang juga tidak menyukai suksesnya keluarga Chandradinata dan hendak menghancurkan keluarga tersebut dan malam hari ini menjadi titik penentuan oleh Edward Chandradinata.
"Selamat pagi sayang."
Pagi ini Clarissa sengaja membangunkan Edward dengan kecupan sayangnya.
"Pagi juga Clarissa."
Edward langsung terduduk di tempat tidur dengan bertelanjang dada menerima kecupan sayang tersebut.
__ADS_1
"Apa kegiatan mu hari ini Edward?"
"Hari ini aku akan ke Chandrawinata."
Clarissa langsung mengernyitkan dahi ketika Edward mengatakan hal tersebut.
"Apa yang akan aku lakukan disana Edward bukankah mereka sudah meminta mu untuk keluar?"
"Justru karena aku harus keluar Rissa, aku harus mengembalikan semua barang yang masih ada kepada ku, ya semua akan aku kembalikan hari ini."
Edward dengan mantap mengatakan hal tersebut kepada Clarissa.
"Edward maafkan aku."
"Karena aku kau harus kehilangan semuanya."
Dan Clarissa mengatakan hal tersebut sambil menatap Edward dalam - dalam.
"Hei apa yang sedang kau katakan, semua ini adalah pilihan ku sendiri, aku memutuskan untuk pergi dari keluarga Chandradinata tidak ada hubungannya dengan mu Rissa."
"Ada Edward, karena kau menjalin cinta dengan ku, karena aku hanya lah wanita biasa, dulu aku di izinkan dengan Richard mungkin karena Richard bukan putra kandung mereka, namun saat ini semuanya berubah."
__ADS_1
"Kau adalah putra kandung Keluarga Chandrawinata, dan pewaris dari semua perusahaan yang dimiliki oleh Chandrawinata."
"Pasti mereka akan menolak ku apalagi aku adalah wanita yang tidak setia terhadap pasangannya, kita berawal dari perselingkuhan."
Clarissa mengatakan hal tersebut dengan menatap tajam ke arah Edward.
"Tidak ada yang boleh mengatakan hal itu kepada mu Rissa, jika orang tersebut melakukan hal itu, maka dia harus mengambil cermin yang besar dan mengaca melihat wajahnya di cermin."
"Tidak ada orang di dunia ini yang tidak pernah berbuat kesalahan, semua orang pasti akan melakukan hal itu, namun tidak semua orang akan menerima permintaan maaf mereka,, sudahlah aku tidak ingin kau merasa bersalah."
"Yang terpenting aku akan selalu menjanjikan bersama dengan diri mu sampai kapan pun Rissa"
Edward mengatakan hal tersebut sambil mengenggam tangan Clarissa.
"Aku akan menyiapkan baju mu Edward, kau pergilah mandi."
"Terima kasih Rissa."
Edward mengatakan hal tersebut sambil mencium kening Clarissa.
Dengan cepat Edward beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan menuju ke dalam kamar mandi.
__ADS_1
"Edward kau sudah banyak berkorban hal untuk ku, aku tidak tau lagi harus berkata apa."