
Ya dan papa izinkan untuk kau melakukan hal itu."
Richard hanya menganggukkan kepalanya dan memilih untuk diam
"Mengenai nona Vinny papa yakin ini hanyalah kecelakaan, dan kau melakukan hal ini pasti tidak dengan dasar cinta, para pengawal sudah menyelidiki latar belakang nona Vinny dan saat ini salah satu detektif Chandradinata sedang berdiskusi dengan pihak keluarga untuk bisa mendapatkan solusi terbaik."
"Karena papa yakin kau tidak akan menikahi nona Vinny."
"Ya pa, dan papa sudah mengetahui semua jawaban dari ku."
"Ya Richard papa akan mencoba mengerti apa yang aku rasakan saat ini."
"Pa, ma, kek Richard lelah dan ingin istirahat, apakah pembicaraan kali ini sudah cukup?
"
Richard yang sejak tadi sebenarnya sudah ingin pergi dari tempat tersebut kembali menanyakan hal itu."
"Ya pergilah nak, kami akan melakukan pembahasan berikutnya."
Dan Richard langsung beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke dalam kamar
__ADS_1
"Untuk saat ini lebih baik kita tidak memaksa Richard untuk melakukan lebih dari ini pa, keadaan mental Richard sampai saat ini belum pulih betul, akan sangat berat jika Richard kita ajak bergabung di dalam penyelidikan kita kali ini."
Nyonya Tiara mencoba untuk mengerti posisi Richard dan menyampaikan hal ini kepada tuan Adrian dan juga kakek Jaya.
"Ya Tiara, aku secara pribadi tidak akan pernah melibatkan Richard di dalam hal ini, karena mental Richard masih terguncang dengan semua hal yang telah dia dengarkan, namun tetap Richard harus mengetahui segala sesuatunya dengan sangat baik, agar dirinya mengetahui jika Keluarganya sangat mencintai dirinya."
Dan pada akhirnya tuan Adrian serta nyonya Tiara hanya bisa menganggukkan kepalanya dan mencoba untuk mengerti apa yang saat ini sedang dialami oleh Richard.
Sementara itu di bandara udara negara W, satu laki - laki paruh baya yang masih terlihat tampan hari ini telah turun dari dalam pesawat.
"Selamat datang kembali tuan Lauren."
Satu laki - laki membungkukkan badannya untuk menyapa tuan Lauren.
"Kami di minta oleh nona muda untuk menjemput tuan Lauren dan mengantarkan tuan Lauren ke dalam mansion pribadinya."
"Ya aku mengerti dan aku mengetahui semuanya, ayo kita pergi, aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan nona muda kalian."
"Silahkan tuan Lauren."
Dan laki - laki tersebut mengantarkan tuan Lauren kepada satu mobil yang sejak tadi sudah menunggunya.
__ADS_1
Perjalanan singkat tuan Lauren pada akhirnya telah tiba di mansion pribadi yang telah di maksudkan.
"Selamat kembali ke negara W kakek Lauren."
Satu wanita muda menyambut kedatangan tuan Lauren dengan penuh semangat.
"Cucu angkat ku Vinny, apa kabar sayang."
Tuan Lauren mengatakan hal tersebut sambil memeluk satu wanita cantik yang dia akui sebagai cucu angkatnya.
"Kabar Vinny baik kek, dan sangat baik."
"Apakah kau yakin kau baik - baik saja? pemberitaan tentang mu dan salah satu tuan muda Chandradinata sangat populer di media televisi."
"Ah ya aku tau itu, namun semua yang aku lakukan adalah sesuatu hal yang aku sengaja dengan baik."
"Kau sengaja dengan baik?
"
Tuan Lauren mengatakan hal tersebut dengan mengernyitkan dahinya.
__ADS_1
"Ya aku sengaja dengan baik, agar Richard bisa menjadi semakin terguncang."
"Ini menarik sayang, rupanya cucu ku sedang mempermainkan sesuatu hal yang belum di ceritakan."