SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)

SANG PENARI TUAN MUDA ( I LOVE MY CEO 3)
SKENARIO PERTAMA SELESAI


__ADS_3

Tidak ada yang Clarissa katakan kecuali air mata yang kini mengalir dengan sangat deras.


"Aku, aku tidak bisa memutuskan hari ini, akun."


"Ssst sayang kakek sangat mengerti bahwa apa yang akan kau putuskan itu sangat berat, untuk itulah kakek berikan kesempatan mu untuk berpikir."


Hari itu Clarissa pulang dari rumah tuan Lauren mendapatkan satu kebenaran yang selama ini dia cari,yaitu keberadaan keluarnya, namun di satu sisi ada satu luka luar biasa yang kini mulai hinggap di hati Clarissa.


"Sayang, darimana saja? aku pulang ke apartemen dan melihat apartemen ini kosong?"


Sesampainya di apartemen Clarissa langsung mendapatkan pelukan hangat dari satu laki - laki yang rasa cintanya kini telah berubah.


"Ah aku sedang berjalan - jalan saja, Edward tidak untuk hari ini, aku sedang menstruasi."


Clarissa langsung mengatakan hal tersebut saat Edward berusaha untuk memulai mencumbunya.


"Ah ya maafkan aku, tampaknya kau lelah sekali, istirahat lah karena ada kabar yang ingin aku sampaikan kepada mu "


"Katakan saja Edward apakah ini soal pernikahan kita?"


"Ya sayang, esok hari aku akan membawa mu menikah."


Tersentak sudah hati Clarissa ketika mendengarkan semua perkataan Edward.


"Edward ini pernikahan serius, bukan pernikahan main - main."

__ADS_1


"Aku tau sayang, namun esok hari kita akan melakukan pemberkatan di gereja kecil saja, untuk perayaannya akan kita tunda, bagaimana? aku hanya ingin hubungan kita ini sah di hadapan Tuhan."


"Terserah kau saja Edward aku percaya kepada keputusan mu."


"Terima kasih, sekarang kau istirahat lah."


Dan Clarissa hanya bisa menganggukkan kepalanya, saat ini ada satu rencana besar yang akan dia ambil ya rencana besar yang akan membuat perjalanan hidupnya berubah.


Sementara itu di kediaman keluarga Chandradinata.


"Richard apakah kau serius dengan keputusan mu ini?"


"Ya pa, malam hari ini aku akan kembali ke Paris dan memulai hidup ku disana, perusahaan Chandrawinata akan aku tangani dengan sangat baik, aku mohon kakek, papa, dan mama bisa mengerti akan keputusan yang aku ambil."


"Baiklah Richard jika ini merupakan keputusan mu yang terbaik."


Dan Richard kini hanya menganggukkan kepalanya, ya keputusan yang telah dia ambil kali ini akan membawanya kembali ke negara awal dimana Richard memulai segalanya dan kali ini hal tersebut akan dia lakukan sekali lagi.


Menjelang tengah malam saat semua orang sudah terlelap, ada satu wanita dengan langkah berburu - buru membuka pintu apartemen dan lari menelusuri tangga darurat.


"Selamat datang nona Clarissa Louis, saya diperintahkan oleh tuan Lauren untuk menjemput anda, perkenalkan nama ku Jean."


Satu wanita cantik mengatakan hal tersebut sambil membungkukkan badannya.


"Terima kasih Jean, ayo cepat pergi sebelum Edward sadar akan kepergian ku."

__ADS_1


"Baik nona Clarissa."


Setelah mengatakan hal tersebut Clarissa masuk ke dalam mobil dan mobil langsung melaju ke tengah jalan raya.


Maafkan aku Edward, aku harus melakukan hal ini kepada ku, cinta ku kepada mu rupanya tidak cukup untuk membuat ku memiliki kata maaf terhadap semua hal yang telah kau dan keluarga mu lakukan terhadap keluarga ku.


Ke dua tangan Clarissa mengepal dengan sangat kuat, dan ke dua matanya memerah.


Sementara itu di lain tempat.


"Bagaimana apakah semua berjalan dengan baik?"


"Ya sesuai prediksi mu, Rena, malam ini Clarissa sudah meninggalkan apartemennya."


"Ya prediksi ku tidak akan pernah salah kakek."


"Bersiap - siap lah untuk kembali kepada keluarga Chandradinata, dan mainkan peran mu dengan baik karena esok hari mungkin esok hari merupakan hari kiamat untuk satu putra kesayangan Keluarga Chandrawinata.


"Ya kakek benar, lebih baik aku segera pergi dari sini, tempat untuk Clarissa sudah aku persiapkan, termasuk jika pada akhirnya dia sampai mengandung anak dari Edward Chandradinata, kebenciannya terhadap Edward membuatku yakin jika Clarissa tidak akan pernah mempertemukan."


Setelah mengatakan hal tersebut dokter Rena berdiri dan memakai kacamata hitam dan keluar dari dalam ruangan.


"Kau sungguh cerdik Ren, aku akan menunggu kabar dari mu."


Hai, Sang penari tuan muda selesai yah, setelah ini masuk ke dalam novel i love my CEO

__ADS_1


__ADS_2